Tahapan
Merumuskan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, dan Definisi
Operasional Variable dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
A. Merumuskan Masalah
Setelah kita memahami
cara mengidentifikasi masalah dalam penelitian tindakan kelas, kini kita masuk
pada tahapan merumuskan masalah yang telah diidentifikasi. Pada umumnya, rumusan
masalah dalam penelitian adalah inti dari penelitian itu sendiri, karena
masalah adalah awal dari munculnya sebuah penelitian. Hal ini disebabkan oleh
tujuan penelitian itu sendiri yang berusaha mencari atau menemukan penyebab
dari masalah yang timbul untuk mengatasi masalah tersebut atau memperoleh ilmu
baru yang dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang ada.
|
Contoh:
|
Kembali ke contoh di
atas yang berfokus pada proses belajar, maka alternative tindakan yang dapat
diambil adalah misalnya cara mengajar. Oleh karena itu sebagai seorang guru,
peneliti harus memahami jenis-jenis cara mengajar dan strategi pembelajaran.
Misalnya guru/peneliti memilih strategi bermain sebagai alternative tindakan
yang akan diterapkan, maka focus penelitiannya adalah pada strategi bermain peran. Maka dapat diidentifikasi 2 fokus
penelitian atau variable penelitian yaitu hasil
belajar dan strategi bermain peran.
|
Selanjutnya harus
dipahami pula bahwa dalam penelitian tindakan kelas karena tujuannya adalah
mengatasi masalah dengan cara meningkatkan, maka salah satu kata yang harus
dicantumkan pada rumusan masalah adalah “meningkatkan”. Jika kembali kepada
contoh di atas, maka terdapat 3 kata kunci yang akan digunakan dalam rumusan
masalah, yaitu: hasil belajar, strategi bermain peran, dan meningkatkan.
Apabila ketiga kata
kunci (variable) penelitian tersebut dirumuskan dalam sebuah metode penelitian
tindakan kelas, maka dapat dirumuskan dalam dua kalimat pertanyaan. Mengapa
kalimat pertanyaan, karena rumusan masalah adalah komponen penelitian yang
harus dijawab melalui hasil penelitian. Kalimat 1 : Dapatkah hasil belajar siswa
meningkat melalui penerapan strategi bermain peran? Kalimat 2 : Bagaimana
meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi bermain peran?
B. Tujuan Penelitian
Langkah selanjutnya yang
harus dilakukan setelah merumuskan masalah adalah menentukan tujuan penelitian.
Menentukan tujuan masalah sama pentingnya dengan merumuskan rumusan masalah.
Menentukan tujuan penelitian akan membawa kita pada teknik pengumpulan data,
alat pengumpulan data, dan teknik analisis data. Ketiga komponen tersebut
sangat menentukan prinsip-prinsip penelitian yaitu sistematis, rasional, empiric,
dan logis (Cresswell, 2018, hal: 5).
Tujuan penelitian harus
sejalan dengan rumsan masalah yang telah dirumuskan. Dengan demikian tidaklah
sulit menentukan tujuan penelitian, jika rumusan masalah sudah ada.
|
C. Manfaat/Kegunaan Penelitian
Penelitian dilakukan
untuk memecahkan masalah atau mengatasi masalah sehingga diperoleh pengetahuan
yang baru. Oleh karena itu, setelah melakukan penelitian harus ditemukan novelty (kebaruan) dari bidang ilmu yang
diteliti tersebut. Dengan demikian, penelitian harus menetapkan manfaat dari
penelitian tersebut terhadap bidang ilmu yang diteliti, baik secara teoritis
maupun secara praktis.
Menetapkan manfaat
penelitian harus berkaitan dengan bidang ilmu dan variable yang diteliti.
Kembali pada contoh di atas, variable penelitiannya adalah hasil belajar dan
strategi bermain peran, maka dapat ditetapkan manfaat penelitiannya sebagai
berikut:
1.
Secara teori: memberikan kontribusi
keilmuan terhadap peningkatan hasil belajar menggunakan strategi mengajar
2. Secara praktis: bagi guru: memberikan
panduan peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi belajar.
Bagi
lembaga pendidikan: memberikan rekomendasi untuk senantiasa memberikan
pelatihan peningkatan kompetensi pedagogic dan professional guru.
D.
Definisi
Operasional Variabel
Telah
disampaikan di awal bahwa sebuah penelitian berawal dari masalah yang timbul
dan terdapat variable yang ada dalam masalah tersebut. Oleh karena itu, untuk
menuntun peneliti melakukan penelitian secara terarah, maka perlu merumuskan variable
secara operasional. Makna kata operasional adalah jelas apa yang akan diukur
dan jelas indikator yang akan digunakan.
Jika
mengambil contoh di atas, maka terdapat 2 variabel yaitu: hasil belajar dan
strategi bermain peran. Maka definisi operasionalnya adalah
1.
Hasil belajar adalah nilai atau skor
yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan proses belajarnya, baik pada saat
semester, mid semester, dan tugas harian. Penelitian ini akan mengukur hasil
belajar siswa berdasarkan nilai semester.
2.
3.
Strategi bermain peran adalah
langkah-langkah pengajaran yang diterapkan guru di dalam kelas dengan cara member
peran kepada siswa sesuai materi yang dipelajari. Terdapat …langkah-langkah
yang diterapkan guru dalam strategi ini.
Silahkan
buka link berikut dan baca lebih jauh indikator langkah-langkah penerapan
strategi bermain peran.
https://repository.usd.ac.id/9856/2/121224022_full.pdf
http://jurnal.upi.edu/file/4-Yulia_Siska-edit.pdf
Tugas
Susunlah
kerangka penelitian PTK anda berdasarkan kerangka di atas, yaitu Bab 1.
Pendahuluan. A. Latar Belakang, 2. Rumusan Masalah, 3. Tujuan Penelitian, 4.
Manfaat Penelitian, 5. Definisi Operational Variabel.
Tulis jawaban di kolom komentar!