Rabu, 23 Februari 2022


CARA MEMPEROLEH MASALAH PADA PTK

 

Setelah memahami pengertian dan karakteristik utama penelitian tindakan kelas, selanjutnya kita akan membahas bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan supaya dapat melakukan refleksi diri. Pada materi sebelumnya, telah disampaikan bahwa refleksi diri adalah ciri utama untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas. 

Refleksi berarti cerminan, ketika kita berdiri di depan cermin, kita dapat melihat bayangan kita sendiri dan pada umumnya kita bercermin untuk menemukan kekurangan dari penampilan kita. Pernahkan suatu hari anda mengusap muka dan tiba-tiba menemukan benjolan kecil di pipi. Anda berpikir bahwa itu jerawat dan untuk memastikannya anda bercermin. Maka cermin adalah tempat untuk memastikan masalah dan menemukan solusi untuk memecahkan masalah tersebut.

Demikian pula dengan refleksi diri yang dilakukan guru di kelas. Guru harus melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran di kelas dengan cara meninjau kembali aspek-aspek yang berkaitan dengan proses pembelajaran, seperti aspek materi, aspek media, dan aspek metode. Pertanyaan -pertanyaan berikut dapat dijadikan acuan untuk melakukan refleksi diri seorang guru:

1. apa yang membuat siswa tidak memahami materi yang saya ajarkan?

2. siswa yang mana saja yang mampu memenuhi nilai ketuntasan minimal?

3. mengapa media yang saya gunakan tidak membantu pemahaman siswa?

4. mengapa metode yang saya terapkan tidak membantu pemahaman siswa?

5. dari sekian pertemuan di kelas yang saya lakukan, pertemuan yang mana paling menarik perhatian siswa?

Jawaban pertanyaan di atas hanya dapat diperoleh dengan cara melakukan observasi dan membuat catatan harian tentang keadaan atau situasi yang terjadi di kelas. Dengan demikian, seorang guru sesungguhnya tidak layak meninggalkan ruang kelas sebelum pembelajaran berakhir. Sesungguhnya guru mempunyai waktu yang cukup terbatas, jika dia benar-benar bertanggungjawab terhadap profesinya. Oleh karena itu, ada istilah guru tanpa tanda jasa, meskipun saat ini pemerintah sudah menyiapkan dana sertifikasi bagi guru yang cukup besar. 

Refleksi di dalam kelas akan membuat guru menjadi lebih kreatif, karena selain menemukan akar masalah yang menyebabkan hasil belajar siswa tidak maksimal, guru juga dapat memikirkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Bukankah melakukan perbaikan merupakan salah satu ciri penelitian tindakan kelas. 

Hasil observasi dan catatan harian akan menunjukkan masalah mayoritas yang dialami oleh pebelajar. Guru akan mengidentifikasi masalah tersebut, kemudian secara kreatif menemukan solusi dari masalah dan menerapkan solusi tersebut di dalam kelas melalui tindakan mengajar yang merupakan fase percobaan yang diistilahkan siklus 1 dalam penelitian tindakan kelas.  

Bagi guru mengidentifikasi permasalahan dalam proses belajar mengajar cukup mudah, karena sudah mengalaminya sendiri. Namun bagi mahasiswa yang masih sedang mempelajari berbagai matakuliah pendidikan, pasti masih meraba-raba maksud dari identifikasi masalah. Oleh karena itu, berikut link  yang memberikan ilustrasi cara melakukan refleksi diri atau langkah-langkah mengidentifikasi masalah. 

https://www.matrapendidikan.com/2015/05/identifikasi-permasalahan-dalam-ptk.html

https://www.blogbarabai.com/2017/10/identifikasi-dan-analisis-masalah-dalam.html

Tugas

Identifikasilah masalah pembelajaran yang anda alami pada salah satu mata kuliah yang anda ikuti. Gunakan panduan sesuai hasil pemahaman anda pada bahan bacaan di atas?

Tulis jawaban pada kolom komentar 




   


63 komentar:

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Nama : Rifki bobihu

    Baik disini saya akan mengidentifikasi masalah yang terjadi pada pembelajaran khususnya mata kuliah misalnya, Al-Qur'an dan hadits! Pertanyaan nya ada masalah apa dengan mata kuliah tersebut! . Baik disini saya akan memberikan penjelasan bahwa dalam proses pembelajaran khususnya mata kuliah tersebut, kita dapat menemukan masalah misalnya dosen memberikan kita tugas untuk membaca Al-qur'an versi kita sendiri. Nah disinilah awal kita mendapatkan masalah karena menurut kita bacaan Al-qur'an yang kita lantunkan itu sudah betul, padahal itu belum tentu benar dan baik menurut dosen kita atau para ustadz. Jadi kesimpulannya bahwa kita sebelum nya harus mempersiapkan atau mengoreksi diri kita sendiri apakah bacaan ayat Al-Qur'an kita sudah benar atau tidak oleh karena itu pentingnya kita merefleksi diri sendiri sebelum melakukan suatu tindakan atau pekerjaan.

    Sekian terima kasih 🙏

    BalasHapus
  2. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Saya Rindiyani S. Hulamahe dengan Nim 191012140.

    Adapun masalah yang sering saya alami dalam proses pembelajaran, like the most difficult disease to get rid of lazy or bored, selalu menghakimi diri sendiri dengan kata I'm not smart and I don't have a brilliant brain, or anything else yang membuat saya sulit untuk memahami materi yang diajarkan dosen maupun guru.
    Salah satu masalah yang menurut saya sangat sulit untuk saya hadapi, dan penting untuk diperhatikan oleh dosen maupun guru dalam mengajar yaitu mengenai malas ataupun bosan dalam belajar. Penyakit yang satu ini bisa kambuh kapan saja dan bisa dialami oleh siapa saja.
    Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam menghadapi masalah malas ataupun bosan dalam belajar yaitu kita cari tahu dulu apa sih yang menyebabkan kita itu betul-betul nggak punya niat dalam melakukan sesuatu misalnya belajar? Terus apa yang membuat kita nggak ada dorongan motivasi sama sekali untuk belajar?
    Jika pertanyaan tersebut saya tanyakan pada orang lain mungkin jawabannya akan berbeda-beda. But if in my opinion that causes of the problem is, karena kegiatan tersebut saya anggap kurang menarik, nggak exciting, membosankan, saya juga nggak tahu dengan jelas tujuannya apa, dan yang paling susah itu adalah saya nggak paham dan gak ngerti dengan materi yang diajarkan sedang guru ketika masuk langsung bikin mood saya dalam belajar itu hilang seketika. Misal pas ngajar marah-marah, dan lainnya.
    Contohnya seperti ketika saya masih duduk di bangku SMA, mata pelajaran kimia dan juga matematika peminatan. Di mana saat masuk itu gurunya langsung ngasih tugas pada muridnya ataupun langsung mengarahkan muridnya untuk melakukan uji coba test terlebih dahulu tanpa adanya penjelasan secara mendetail. Dan yang kedua, ketika saya belajar di mata kuliah bahasa Arab. Di mana saya sama sekali nggak paham materinya, because Arabic bukan bidang saya dan saya nggak pernah mempelajarinya. Terus dari cara mengajar dosennya pun kurang menarik perhatian ataupun minat, itu menurut saya, sehingga menyebabkan minat saya dalam belajar itu nggak ada. Adapun masalah tersebut dapat terjadi karena mindset atau pola pikir saya.
    Terus cara mengatasinya bagaimana? Nah untuk menanggapi masalah tersebut, kita bisa langsung ke sumber masalahnya. Di mana selain adanya peran seorang guru maupun dosen, kita selaku peserta didik juga harus bisa untuk merefleksi diri kita, dan mengubah mindset atau pola pikir kita dalam belajar.

    keep the spirit and don't forget to be happy. Yah intinya dibawa enjoy aja.

    Sekian terimakasih 🙏🙏

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Saya Muhammad Rizki Gunawan Nim : 191012135
    Baiklah disini saya akan menyampaikan suatu masalah or problem sering saya hadapi di perkuliahan yaitu anggap saja MK Desain pembelajaran misalnya saya disuruh mempresentasikan makalah saya didepan teman" sekelas oke fine bagi orang lain it biasa saja tapi bagi saya adalah masalah besar karena saya adalah orang yang pemalu ketika berbicara didepan banyak orang bahkan sekalipun saya telah memahami atau belajar materi tsb sehingga saya selalu mencari tempat atw forum agar saya bisa mendapatkan bnyk ilmu termasuk ilmu agar tidak malu lagi berbicara didepan umum tapi jujur saja aku selalu mendapatkan ilmunya tapi saya tetap gak bisa bicara didepan umum klo pun ad saya berbicara didepan umum karena suatu keterpaksaan karena mau dan tdak mau tetap harus saya jalani sekian mohon maaf jika ad kata" yang salah wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    BalasHapus
  4. Bismillah
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Lalan Marsyah Buhohang
    Nim : 191012124
    Kelas : PAI 6D
    seorang pengajar atau guru kurang kreatif dalam menyampaikan materi yang akan disampaikan sehingga membuat siswa menjadi sedikit jenuh dan berpengaruh kepada menurunnya perhatian siswa terhadap apa yang disampaikan oleh pengajar. yang kedua pengajar kurang memanfaatkan fasilitas, yang saya maksud adalah seorang pengajar hnya mengandalkan metode ceramah saja tanpa mengandalkan fasilitas penunjang untuk menyampaikan materi yang akan disampaikan contoh: kurang maksimal dalam mengunakan media dalam penyampaian materi. pikir saya seorang pengajar yang memaksimalkan media dalam penyampaian materi akan lebih keliatan kreatif dan asik

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
    Nama: Nur Rahmiya D. Suleman
    Nim: 191012122

    Terima kasih sebelumnya Ibu..
    Baik saya akan mengidentifikasi suatu masalah yang saya alami saat pembelajaran. Sebagai pelajar pasti pernah tidak menyukai suatu mata pelajaran/kuliah.. Alasannya ada beberapa faktor karena pelajaran tersebut sulit, guru/dosen mengajar membosankan, atau metode yang digunakan kurang efektif, sehingga peserta didik/mahasiswa malas belajar. Khususnya pada mata kuliah/pelajaran Bahasa Arab/ Qur'an Hadis.. nah ada apa dengan mata kuliah tersebut! Why ??
    Pertama tidak memahami materi yang di berikan oleh dosen/guru. Misalnya pertama masuk menggunakan bahasa Arab tanpa ada kata terjemahan, cara pembawaan materinya kurang efektif atau minat sehingga mahasiswa/peserta didik itu jenuh dalam belajar, ataupun malas. Kadang langsung diberi tugas misalnya bahasa Arab tugasnya memberi sakal/tanda bacaan tanpa di ajari bagaimana cara memberi sakal pada huruf arab yang benar, begitu pula dengan Qur'an/hadis, tiba-tiba langsung diberi tugas misalny, menghafal hadis tanpa mengajari/latihan bagaimana cara membaca hadis dengan benar. Jadi semangat/mood belajarnya hilang karena tidak ada penjelasan-penjelasan yang detail sebelumnya.
    Karena selama disekolah tidak pernah mempelajarinya, dari cara dosen/guru membawa materi kurang menarik perhatian, dan tidak profesional. Itu menurut pendapat saya sehingga menimbulkan rasa malas pada peserta didik/mahasiswa saat belajar. Trus solusinya bgaimana ??
    Kita perlu merefleksikan diri dalam meningkatkan peran dan tanggungjawab profesionalnya. terutama belajar dan mengajar. Kita sebagai pelajar juga perlu kesadaran diri untuk mengubah hal-hal negatif ke positif. Oleh karenanya, dosen/guru sebagai pendidik perlu mendampingi para pelajar untuk merefleksikan diri dan memahami ilmu dengan lebih baik.
    Sekian Terima Kasih🙏

    BalasHapus
  6. Bismillah... Assalamu'Alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Safina Akuba dengan NIM 191012159.

    Saya sebagai Mahasiswa merasakan pada MK Bahasa Arab dalam aspek lingkungan belajar. Ada Mahasiswa yang selalu mengajukan tangan (Aktif) dan saya pribadi enggan untuk mengajukan tangan padahal dalam hati pengen sekali (pasif) dan parahnya juga Dosen yang bersangkutan selalu menunjuk dia yang selalu aktif. Padahal ada kemungkinan teman-teman yang berdiam diri belum paham dengan materi yang disampaikan termasuk saya. kami yang pasif tidak memenuhi keinginan hati untuk mengajukan tangan karena sudah terlanjur merasakan insecure dan nervous.

    Masalah yang diuraikan di atas salah satu masalah yang urgen dan harus diselesaikan sebab. Jika tidak, akan terus menjadi tradisi dan berakibat fatal bagi Mahasiswa yang lain.

    Jika disaat itu saya sebagai pengajar ataupun Dosen pasti saya tahu dalam hal ini ada hukum kausal, setiap masalah pasti ada penyebab. Saatnya tugas seorang pengajar untuk refleksi diri, dalam perspektif pribadi masalah ini sebab kurang kreatif seorang pengajar dalam membangun suasana kelas. Seharusnya pengajar mengayomi kami dan berpikir kreatif. Bagaiman kita sebagai Mahasiswa bisa aktif misalnya dengan memberi motivasi-motivasi yang membangun sprit dalam diri Mahasiswa. Mungkin dibanyaknya solusi itu salah satu yang bisa membuat Mahasiswa aktif...

    Terima kasih, mohon maaf jika dalam penyampaian masi ada yang kurang dipahami. Wallahualam, akhir kalam wassalamu'Alaikum wr wb. 🙏🤗

    BalasHapus
  7. Nama : Inang kobis
    Nim : 191012151
    Kls: PAI 6 D

    Bismillah
    Pertama saya akan menjelaskan masalah yang pernah saya temui di dalam proses pembelajaran salah satunya di pada mata kuliah Hadis Tarbawih di mana pada mata kuliah tersebut di tugaskan oleh Dosen untuk mencari hadis. Contoh nya hadis adab bertamu yang harus di lengkapi dengan sanad, matan dan perawi.
    Disinilah masalahnya/ kesulitan yang saya alami adalah belum terlalu paham tentang sanad, matan, perawi, sedangkan Dosen tanpa menjelaskan apa itu sanad, matan, perawi langsung di memberikan tugas, sehingga kesulitan saya dalam mengerjakan tugas tersebut

    Untuk mengantisipasi masalah di atas, yaitu dengan cara pengajar harus menjelaskan secara rinci materi. Sehingga jika di berikan tugas kepada mahasiswa/ siswa tersebut tidak mengalami kesulitan atau bingung dalam mengerjakan setiap tugas yang di berikan.

    Terimakasih🙏

    BalasHapus
  8. Nama : Astin I Bau
    Nim : 191012132
    Kelas : PAI 6 D

    Bismillah
    Baik disini saya akan menjelaskan masalah yang pernah saya alami saat pembelajaran.Sebagai pelajar tentunya ada yang tidak menyukai salah satu mata pelajaran/kuliah nah disini saya akan menjelaskan faktor dari permasalahan dimana dalam mengajar, mungkin guru atau dosen memiliki tantangan atau permasalahan tersendiri yang terkadang sulit dihadapi. Setiap tantangan tersebut bisa disebabkan karena faktor internal atau dalam diri guru/dosen itu sendiri dan faktor eksternal, yaitu Meski begitu, guru/dosen harus bisa mengatasi permasalahan tersebut agar pembelajaran tetap berjalan efektif. Faktor yang menyebabkan peserta didik/atau mahasiswa yang kurang berkonsentrasi ada banyak, seperti faktor lingkungan, psikologis, dan faktor internal dalam diri siswa.Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Anda untuk membuat siswa lebih fokus atau konsentrasi mendengarkan materi belajar. Cobalah membuat pembelajaran lebih menarik agar fokus mereka teralihkan untuk tetap belajar.jadi solusinya adalah guru/dosen harus bersikap hangat dan lebih sering berinteraksi dengan siswa. Hal ini akan membuat siswa tidak takut dan lebih nyaman bertanya dan meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Anda juga harus mampu mengenali berbagai karakter siswa supaya bisa memberikan solusi atas permasalahan siswa/mahasiswa itu sendiri.
    Terimakasih🙏

    BalasHapus
  9. Bismillah Assalamualaikum wr wb.
    Saya Fadilah Lahami dengan NIM 191012121
    Jadi sebelum membahas tentang refleksi diri saya ingin berbagi sedikit permasalahan dalam perkuliahan, misalnya permasalahan yang terjadi dalam mata kuliah Psikologi Pendidikan. Yah memang terdengar mudah untuk mempelajari matakuliah itu, tetapi ada beberapa hal yang menjadi permasalahan, dari mulai dosen yang hanya sekali bertemu memberikan materi kemudian sudah tidak pernah masuk lagi, cara penjelasan yang bisa dengan mudah kemudian dipersulit.
    Mungkin beberapa orang akan paham dengan penjelasan yang betele-tele seperti itu tetapi ada juga yang tidak akan paham.

    Masuk pada masalahnya adalah mata kuliah ini hanya lebih condong kepada seminar/webinar. Sedangkan kita para mahasiswa ingin penjelasan yang bukan hanya sebatas itu. Kadang seminar/webinar yang dijelaskan bukang berhubungan dengan mata kuliah itu sendiri.
    Memang sekarang sudah banyak aplikasi atau apa untuk belajar, tetapi perhatian dari seorang dosen itu sangat dibutuhkan untuk perkembangan mata kuliah. Setidaknya penjelasan yang detail dan terkesan mudah di mengerti dengan mata kuliah itu.

    Itu dia masalah yang harus menjadi catatan kecil bagi seorang dosen untuk mengintropeksi diri, tidak semua otak sama dalam memahami.

    Sekian Terima Kasih😊

    BalasHapus
  10. Bismillahirrohmanirrohim
    Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    Nama : Audyarsa R. Alam
    Nim : 191012134
    Kelas : PAI 6 D

    Adapun masalah yang saya alami yaitu pada mata kuliah Bahasa Arab dimana pada pembelajaran Bahasa Arab tersebut tentunya tidak mudah memahami bahasa yang tidak kita gunakan untuk berkomunikasi apalagi mahasiswa yang latar belakang pendidikan sekolah menengahnya berasal dari sekolah umum yang tidak mempunyai mata pelajaran Bahasa Arab, dan mahasiswa di tuntut harus mengerti dengan apa yang di sampaikan oleh dosen menggunakan bahasa Arab tanpa terjemahan, saya rasa di sinilah yang menjadi kendala yang menurunkan minat anak didik untuk belajar khususnya pada mata kuliah Bahasa Arab sehingga ketika di berikan kosa kata baru sudah tidak tertarik lagi memepelajarinya tidak hanya pada kosa kata yang panjang namun pada kosa kata yang pendek sekalipun, dan saya rasa solusinya yaitu bagaimana cara kita sebagai pengajar menarik minat belajar agar apa yang kita ajarkan tidak terasa membosankan, dengan memberikan metode belajar yang mudah di pahami seperti menyampaikan bahasa Arab dan memberikan terjemahan sehingga apa yang di sampaikan dapat di mengerti dan ketika memberikan kosa kata baru semakin menarik minat anak didik untuk belajar Bahasa Arab

    Terimakasi sekian dari saya
    Billahi fii sabililhaq fastabiqul khoirot
    Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    BalasHapus
  11. Bismillah..
    Nama:Rahmawati Wolingo
    Nim:191012136

    Baik sebelum saya ke inti permasalahan dalam pembeljrn, saya izin menyampaikan bahwa sebagai seorang pelajar tentunya tidak semua pelajaran di kelas itu kita senangi, ada beberapa mata pelajarn yg membuat kita sebagai pelajar itu menjdi jenuh dan bahkan menjadi manusia yg malas dalam mengerjakan tugas dri mata pelajrn tersbut. Nah maka dari itu perlu kesadaran dari dosen/guru yg mengajar di dlm kelas trsbut dan juga dari siswa/mahasiswa yg di ajarkn oleh dosen ataupun guru kelasnya agar konsen dalam mendengrkan ap yg di smpaikan oleh gurunya.
    Adapun masalah pembeljrn yg di alami pada salah satu MK mislnya pada MK Qiratul Kutub di mana pd MK ini masalah yg di temukan ykni ada beberapa mahasiswa yg malas dngan mata kuliah ini terutama saya sendri. Di mana pada mk ini dosen masuk ke kelas langsung memberikan tugas kepd mahasiswanya,tugas tersebut berupa memberikan syakal atau tanda baca pada huruf arab atau biasa di sebut dngan kitab gundul ,tnpa adanya latihan dan cara bagaimana kita menentukan syakal pd huruf arab trsebut. mengingat td semua mahasiswa yg di dalam kelas itu berasal dari sekolah madrasah ataupun pesantren. tntunya kita yg dri sekolah menengah atas tidak memiliki dasar dalam menulis kitab gundul tersebut.

    Maka dari itu perlu adanya antisipasi atau cara mengatasi masalh tersebut ykni dngan cara pengajar hrus memberikan latihan terlebih dhulu bagaiman cara membrikan syakal pada huruf arab yg gundul.agar kt sebagai mahasiswa td pusing dan tidak mls dlm mengerjakan tgs yg diberikan oleh dosen/guru.

    Sekian,trimkasih🙏

    BalasHapus
  12. Bismillah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Saya memin Husain
    Nim 191012141

    Saya pernah mengalami masalah disaat saya sedang belajars membuat proposal di salah satu MK kawasan penelitian Saya sudah tiga kali mengulang proposal karena proposal saya tidak sesuai dengan yang dosen inginkan,kenapa tidak sesuai yah karena saya belum terlalu paham dengan penjelasan dosen sedangkan dosen tersebut hanya menjelaskan secara online jadi saya lambat dalam memahami apa yang beliau katakan dan beliau hanya menyuruh kita menonton Vidio, Vidio dan Vidio terkait materi tersebut otomatis saya sebagai mahasiswa bosan dan jenuh tidak sama dengan yang di jelaskan secara tatap muka menurut saya itu lebih bagus nah sehingga itu problem yang membuat saya mengulang sampai 3x dalam pembuatan proposal, akan tetapi setelah yang kedua kalinya saya menyerahkan proposal saya tetap di kembalikan di suruh ganti lagi dan beliau menyuruh saya untuk memahami lagi materi terkait hal tersebut dan saat itu saya memberanikan diri untuk konsultasi dengan beliau secara langsung beliau menjelaskan begini lho cara mendapatkan judul yang bagus, metodenya bagini , dan permasalahannya begini . Nah dari penjelasan beliau Alhamdulillah saya pelan pelan sudah bisa mengerjakan proposal saya dengan baik .

    BalasHapus
  13. Bismillah
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Regina Reviana Kasu
    Nim : 191012150

    Mengingat cara pembelajaran sekarang yang kita alami, yang kadang pembelajaran secara tatap muka , kadang juga secara online. Yang membuat saya merasa sulit memahami materi yang saya ikuti dalam setiap mata kuliah. Terutama pada mata kuliah “ Qiratul Kutub”
    Hal ini karena mungkin karena jarang tatap muka dan lebih banyak ke system daring yang kebanyakan dosen lebih memberikan tugas dari pada mengajar. Seperti yang kita ketahui bersama untuk menjalankan proses belajar-mengajar, tentunya materi yang lebih diutamakan dulu.
    Pada waktu mata kuliah tersebut, saya kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Karena waktu itu diberikan tugas memberi tanda baca pada arab gundul serta membacanya. Dan pada waktu itu saya belum tahu sama sekali bagaimana caranya. Karena kurangnya wawasan dan pengetahuan pada materi tersebut. Dan latar belakang saya juga yang bukan dari pesantren jadi otomatis saya bisa dikatakan buta dalam hal arab gundul seperti itu .
    Kesimpulannya pada pembelajaran seperti ini diharapkan para dosen lebih memberikan dulu materinya. Jika sudah dirasa cukup baru bolehlah memberikan tugas. Atau kalau pun memberikan tugas boleh , anggap tugas yang diberikan adalah sebagai dasar mahasiswa untuk mencari tahu sendiri materi tersebut. Tapi tidak untuk dinilai. Kalau dalam pembelajaran bisa dikatakan apersepsi oleh para dosen kepada mahasiswa. Bahwa inilah gambaran materi yang akan kita pelajari.

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Patma
    Nim. : 191012146
    Baik disini saya akan mengidentifikasi masalah pada salah satu mata kuliah yang telah dipelajari sebelumnya yakni KAWASAN PENELITIAN, sebelumnya saya akan membahas terlebih dahulu tentang tugas yang diberikan, disini kami diberikan satu tugas tentang membuat proposal, metodenya yaitu dengan kami disuruh nonton Vidio yutubenya yang membahas tentang step by step pembuatan proposal.


    Nah problem yang saya temukan yaitu tentang bagaimana cara dosen itu mengajar yaitu dominan hanya mengirimkan Vidio. Dalam pembelajaran selain berusaha memahami saya juga butuh untuk dipahamkan, namun yang terjadi pada mata kuliah kawasan penelitian ini berbeda dengan apa yang di harapkan sehingga saya mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran.

    Terimakasih

    BalasHapus
  15. Bismillah...
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh,
    Baik jadi saya mengidentifikasi suatu masalah pada mata kuliah sebelumnya yaitu MK Fiqh Kontemporer dimana kami melaksanakan proses mata kuliah lewat online tepatnya menggunakan aplikasi WhatsApp,kemudian dalam proses belajar kami dibagikan digrup WhatsApp beberapa PDF,setiap 1 PDF dibagi perkelompok.kemudian setiap kelompok yang diskusi kami diberikan kesempatan untuk bertanya,menjawab atau memberikan kesimpulan.kemudian jika ada beberapa teman yang tidak bertanya atau menjawab bahkan memberikan kesimpulan maka di anggap tidak hadir. Maka inilah menjadi salah satu identifikasi masalah yang saya alami di mata kuliah fiqh kontemporer,karena disatu sisi proses pembelajarannya tersebut kurang efektif karena dari dosennya sendiri tidak ada penjelasan kembali pada setiap kelompok yang diskusi jadi hanya diskusi,berikan pertanyaan,jawaban dan kesimpulan dan sudah selesai.
    Seorang guru/dosen seharusnya merefleksi diri jika ada keadaan atau situasi seperti diatas dialami dalam proses belajar walaupun online,karena setiap siswa itu tidak semua langsung bisa paham atau pun mengerti jika hanya seperti itu. Sedangkan offline bisa saja terjadi masalah apalagi online seperti itu jadi saya hanya berharap semoga kejadian seperti di atas bisa menjadi perhatian bagi guru/dosen termasuk saya yang in Syaa Allah kelak menjadi guru bisa menjadi pelajaran untuk saya dan bisa memperbaiki dan bisa lebih baik lagi.
    Jadi jika saya sebagai seorang guru ataupun dosen In Syaa Allah kelak jika memang tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran secara langsung tetapi hanya bisa melalui online maka saya harus lebih perhatikan lagi setidaknya misalnya menjelaskan kembali materi setiap kelompok yang presentasi kemudian diberikan kesempatan lagi kepada siswa untuk bertanya jika ada siswa yang masih bingung atau penasaran atau bahkan belum paham. Maka sebagai guru kita harus menjelaskan kembali tetapi dengan penjelasan yang lebih mudah untuk siswa pahami mungkin dengan contoh sehari", tetapi di sesuaikan dengan materi.

    Terima kasih itulah jawabannya jadi saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan atau perkataan saya mengenai guru ataupun dosen🙏

    BalasHapus
  16. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Pinkan Tulong

    Saya pernah mengalami masalah pada saat pembelajaran atau perkuliahan dimana pembelajaran yang kita lakukan kebanyakan sekarang adalah pembelajaran secara online kadang juga pembelajaran dilakukan secara offline tetapi yang membuat saya kesulitan dalam proses pembelajaran dan memahami materi pada mata kuliah ulumul Qur'an dan hadits yaitu dimana pembelajarannya hanya dilakukan secara online dan dosen hanya membagikan kelompok lalu menyuruh kita mahasiswa untuk berdiskusi secara online lwat via WhatsApp, selama perkuliahan ulumul Qur'an dan hadits tdak pernah di adakan perkuliahan atau pembelajaran offline. Itu membuat mahasiswa jenuh bahkan sebagian mahasiswa tidak terlalu memahami materi yang hanya di sampaikan lewat diskusi secara online yang dimana hanya dilakukan di WhatsApp saja.

    Maka dari itu perlu adanya pembelajaran atau perkuliahan perlu di adakan secara offline agar mahasiswa lebih paham dan mengerti lagi dengan materi dan mata kuliah ulumul Qur'an dan hadits dan dosen perlu menjelaskan lagi materi ini secara jelas dan terperinci agar mahasiswa bisa mengerti dan paham bagaimana cara membuat tugas yang akan di berikan oleh dose.

    Terimakasih 🙏🏻

    BalasHapus
  17. Bismillah
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
    Nama: Apriyanti payapo
    Nim :191012131

    Baik kali ini saya akan menjelaskan penelitian saya terkait mata kuliah yang perna saya alami sendiri.
    Seperti yang diketahui jurusan PAI adalah jurusan yang umum untuk dilakukan begitu juga MK yang diberikan dari segi fiqih, ilmu Kalam, administrasi, dll sebagainya
    Sehingganya saya memilih MK administrasi Yang menjadi target saya dalam mengidentifikasi masalah pada MK di jurusan PAI
    Mata kuliah administrasi adalah salah satu mata kuliah yang saya sukai karena sebelum masuk di perguruan tinggi saya sudah menjenjang pendidikan di SMK DENGAN JURUSAN ADMINISTRASI.
    Seperti yang diketahui bahwasanya covid 19 ini adalah penghambat dalam proses pembelajaran sehingganya pembelajaran dilakukan secara online
    Pada mata kuliah administrasi inilah yang menjadi akar permasalahan adalah dilakukannya secara online dan menggunakan aplikasi WhatsApp, zoom dalam berdiskusi akan tetapi adahal yang tidak simetris didalam proses pembelajarannya dosen selaku pengajarnya tidak simetris dalam mengajar mahasiswa ada dari berbagai mahasiswa yang mendapatkan masalah hanya dikarenakan keluar masuk WhatsApp grupnya padahal mahasiswa yang mendapatkan masalah tersebut aktif didalam berdiskusi diruang grup dan bukan hanya itu dosen selaku pengajar mencikek mahasiswa dari bentuk nilai yang diberikannya

    Maka dari itu perihal ini perlu diteliti dari mahasiswa maupun dosennya yang bertingkah semena-mena dalam mengambil keputusan dan juga dalam proses pembelajaran dilakukan secara offline supaya tidak ada lagi perselisihan antar mahasiswa maupun dosen dalam persoalan keluar masuk kelas maupun ruang diskusi

    Maka dari itu

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. Nama : Fidyawati M.I. Banti
    NIM : 191012144

    Kalau masalah dari saya pribadi pada saat menerima mata pelajaran/Mata kuliah, saya merasa materi dapat saya pahami itu tergantung dari cara dosen mentranfer ilmunya kapada siswa/mahasiswa, contoh kalau guru/dosen cara mengajarnya menarik dan unik saya akan lebih mudah merespon dan dapat memahami apa yg guru/dosen itu ajarkan, dan adapun dosen yg terkesan sangat sangar (kiler) dalam mengajar saya akan merasa seperti di paksa untuk memahami apa yg dia ajarkan membuat saya malas menerima materi yg di ajarkan dan membuat saya akan tertekan dalam belajar.

    Nah beranjak pada Masalahnya ialah , jika guru/dosen itu kiler tidak semua siswa/mahasiswa akan senang dengan caranya mengajar. saya merasa hal ini sangat mempengaruhi mood siswa/mahasiswa apalagi guru/dosennya yg terkesan mood berubah2, hal itu akan mempersulit siswa/mahasiwa itu dalam belajar. karna tidak semua siswa/mahasiswa memiliki hati dan otak (pemahan) yang sama. Hal itu justru akan membuat siswa/mahasiswa tidak dapat menerapkan ilmu yang ia berikan, dan namanya akan cukup buruk di kalanagan siswa/mahasiswa, hal itu terkesan siswa/mahasiswa kurang dapat menghargai apa yang di ajarkannya.
    Sekian dan terimah kasih����

    BalasHapus
  20. Assalamualaikum wr.wb
    Nama: Nur Iman Pakaya
    Nim: 191012133

    Baik saya akan menjelaskan mengenai mata kuliah Ilmu Jiwa Belajar yang sulit saya pahami baik dari segi Materi, media, dan metode.
    Awalnya saya mengira bahwa ilmu jiwa belajar ini adalah ilmu yang membahas individu manusia dalam belajar lebih tepat saya sebut Spritual. Tapi ternyata ilmu jiwa ini jauh dari bayang-bayang yang saya pikirkan yang mana ilmu jiwa ini adalah Psikologi Belajar. Materinya bagus tapi cara dosen menjelaskan yang membuat saya kurang faham dan hanya monoton pada media yakni LCD.

    Sekian dari saya, Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  21. Bismillah
    Nama sinthia Lapian
    Nim 191012149

    Baik sesuai dengan yang di rasakan menurut saya.
    Pembelajaran yang kurang kondusif, materi dibawa kan dengan kurang menarik dan membosankan, penyelesaian tugas yang penjelasannya kurang dipahami, kurang efisien, sulit berpartisipasi, kurang terdorong dan termotivasi dengan dosen dan media digunakan kurang efektif.

    Sekian saya ucapkan terimakasih.

    BalasHapus
  22. Bismillah
    Nama : Sry Wahyuni A. Dj. Panua
    NIM : 191012156
    Dari saya sendiri permasalahan yang saya peroleh pada perkuliahan semester ini yakni, ada beberapa mata kuliah yang mana dosennya belum pernah masuk dan ada yang baru sekali masuk, sehingga hal ini menyebabkan berkurangnya perkuliahan tidak berjalan baik, efektif dan efisien serta hal ini berpengaruh pada lunturnya atau berkurangnya minat dan motivasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran.
    Terimakasih🙏🙏

    BalasHapus
  23. Nama : pramudia arista kewas
    Nim : 191012344

    Bismillah
    Asslamuallaikum wr wb

    Baik, sesuai pertanya'an di atas saya akan mengidentifikasi masalah apa yang biasa saya sering temukan dalam mata kuliah bahkan saya juga pernah mengalami masalah tersebut, yakni kebosanan dalam kelas bahkan sampai ngantuk karna kurang paham pada mata kuliah tersebut, contohnya mata kuliah yang saya hadapi ketika semester 1, yaitu mata kuliah bhs ingris dan arab ketika mata kuliah ini sedang berlanjut saya kurang paham dgn apa yang di jelaskan hingga saya sampai bosan dan mengantuk dalam kelas, kemudian ketika saya identifikasi mengapa saya sampai seperti itu ternyata di karenakan ketika saya duduk di bangku sekolah menengah saya kurang belajar dan meperhatikan pembalajaran dari mata kuliah tersebut hingga berdampak pada saya ketika sudah kuliah

    Terimakasih ��

    BalasHapus
  24. Bismillah Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
    Nama : Yudittira makalalag
    Nim : 191012128
    Baik permasalahan atau problem yg saya Alami pada salah satu mta kuliah yaitu akhlak tasawuf. Nah pasti kita semua sudah tau apa akhlak tasawuf itu, akhlak tasawuf sudah jelas memiliki peran yg pnting untuk kehidupan sehari-hari Dan sangat di haruskan untuk kita ketahui. Nah selama mata kuliah tasawuf dosen tidak pernah memberi kami kuliah Entah itu daring atau luring. Hanya mengirimkan file buku Dan memberikan tugas untuk mencatat ayat Dan Hadist untuk memenuhi tugas UTS Dan UAS tanpa menjelaskan mengenai mk tersebut, Smentara kami atau mngkin hanya saya sndri yg jujur waktu itu belum tau betul Apa sih akhlak tasawuf itu, Nah dsini sya mengalami kesulitan dalam mmahami atau mngrti dari mk tersebut. Dan menambah tingkat kemalasan dlm belajar karena dosen tidak pernah masuk Dan tidak adanya motivasi belajar. Padahal dosen sndiri memiliki peranan penting dalam menumbuhkembangkan semangat dan prestasi belajar mahasiswa. selain itu, dosen juga menjdi teladan bagi Mhasiswa, Dosen Harus memiliki perilaku dan kemampuan yang memadai untuk menggembangkan mahasiswanya secara utuh. Meski semuanya akan kembali kepada diri mahasiswa itu sndri, tapi peran dosen sungguh sangat diperlukan.
    Dosen Harus open minded, kreatif, inovatif. Dosen harus mampu memberikan suatu hal baru yg menarik agar proses belajar mengajar pun akan mnjadi lbih baik. Sehingga mhasiswa tidak akan merasa bosan atau malas dlm proses belajar.

    BalasHapus
  25. Nama : Gita Dewi
    Nim 191012148
    Kelas : PAI 6 D
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Permasalahan yang saya dapati dalam mata kuliah yaitu mata kuliah qiratul Qutub, Dimana pada mata kuliah tersebut kita diminta untuk memberikan syakal atau tanda baca beserta terjemahannya. Dan dosen itu sndiri pun tidak memberi tahu kami bagaimana cara untuk memberikan tanda baca dan terjemahan pada kitab gundul. Apalagi soal yang diberikan beliau terdiri dari banyak paragraf dan kita harus menguasai semuanya karena pada saat ujian dosen tersebut akan meminta kita untuk membaca dan memberi terjemahan pada kitab gundul tersebut secara acak. Inilah yang menimbulkan permasalahan pada kami salah satunya saya juga. Kami belum mengetahui caranya dan yang kami lakukan hanya menggunakan media google dan beberapa aplikasi lainnya untuk membantu kami. Namun, itu belum bisa memberikan kemudahan untuk kami.
    Seharusnya dosen tersebut memberikan kepada kami latihan atau metode yang bisa membantu kami dalam memberikan tanda baca dan terjemahan pada kitab gundul.
    Sekian dari saya, terimakasih banyak 🙏
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    BalasHapus
  26. Dalam pembelajaran selama mata kuliah permasalahan yang saya temui yaitu Statiska dimana mata kuliah tersebut mempelajari, mengolah data dsb disini saya menemui masalah dalam mata kuliah ini karena harus secara hati hati sekali apabila satunya salah maka kita harus mempelajari keseluruhan lagi dan juga apabila dosennya mentransfer ilmunya ke kita tidak sepenuhnya paham dan terlalu lama secara tidak langsung kita akan kurang paham karena untuk memahami dan menganalis data perlu waktu yang fokus.

    BalasHapus

  27. Bismillah
    Assalamualaikum wr.wb
    Saya Nurul Jihan minarmi Lamama, Nim :191012139

    Saya mengambil contoh pada matakuliah pembelajaran SKI dimana kita di berikan kesempatan oleh dosen untuk memberikan materi presentasi dengan cara melakukan praktik mengajar seolah olah kita adalah guru dan teman teman mahasiswa adalah murid,nahh disinah kita melihat bagaimana cara kita mengajarkan kepada teman teman dan di akhir juga kita dapat melihat apakah materi yang kita berikan dapat di terima oleh teman teman mahasiswa atau tidak,dengan memberikan beberapa pertanyaan yang ada pada materi yang saya ajarkan tadi,dan jika ada diantara mereka tidak memahami materi maka kita lihat dari segi apa yang membuat mereka tidak mengerti,apakah dari metode pengajaran yg kita berikan atau dari si mahasiswa itu sendiri sekian.

    BalasHapus
  28. Nama Helmita Harun
    NIM :191012157
    Kelas PAI 6D


    Masalah belajar ialah ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan, ada yang melihat sebagai ketidak penuhan kebutuhan seseorang dan terdapat pula yang melihat sebagai suatu hal yang dapat menghambat seseorang dalam mencapai sebuah tujuan. Masalah merupakan sesuatu hal yang tidak disukai yang menimbulkan kesulitan bagi diri sndiri atau pun bagi orang lain juga yang perlu dihilangkan. Masalah dapat muncul kapan saja dan dimana saja tidak terkecuali dalam hal belajar. Peserta didik akan berhasil dalam proses pembelajaran jika peserta didik tersebut tidak mengalami masalah-masalah dalam pembelajaran.

    Persoalan internal pada pembelajaran berkaitan dengan kondisi kepribadian siswa, baik scara fisik maupun mental. Dan berkaitan dengan aspek-aspek fisik akan relatif lebih mudah diamati dan dipahami dibandingkan dengan dimensi-dimensi mental dan emosional. Sementara pada kenyataannya, persoalan-persoalan pembelajaran lebih banyak dimensi mental/emosional. Masalah-masalah belajar yang berhubungan dengan dimensi siswa sebelum belajar yaitu berhubungan dengan minat dan kecakapan. Jika siswa memiliki minat yang tinggi untuk belajar maka ia akan berupaya untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang akan dipelajari dengan lebih baik dan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari kesediaan siswa untuk mencatat pelajaran, mempersipkan buku beserta alat-alat tulis, atau hal-hal lain yang diperlukan. Jika siswa tidak memiliki minat untuk belajar maka ia cenderung mengabaikan kesiapannya untuk belajar. Siswa kurang peduli apakah ia membawa buku pelajaran serta alat-alat tulis lainnya atau tidak, apalagi mempersiapkan materi yang perlu guna mendukung pemahaman materi baru yang akan dipelajari. Motivasi belajar sebagai kekuatan yang menjadi pendorong bagi siswa untuk menggunakan potensi yang ada pada dirinya dan potensi yang ada di luar dirinya guna mewujudkan tujuan belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar akan bersungguh-sungguh untuk terlibat didalam proses belajar, melalui keaktifan bertanya, mengemukakan pendapat, menyimpulkan pelajaran, mencatat, membuat resume, mempraktekkan sesuatu, mengerjakan latihan-latihan dan evaluasi sesuai dengan tuntutan pembelajaran. Didalam aktivitas belajar, motivasi individu dimanifestasikan dalam bentuk ketahanan dan ketekunan dalam belajar, kesungguhan dalam menyimak isi pelajaran yang dipelajari, kesungguhan dan ketelatenan dalam mengerjakan tugas. Sebaliknya siswa yang tidak atau kurang memiliki motivasi belajar umumnya kurang mampu bertahan untuk belajar lebih lama.

    BalasHapus
  29. nama : muhammad Azsyhary Mutu Mokoagow
    nim : 191012137
    adapun permasalahan yang teridentifikasi dalam kelas salah satunya adalah ketika tenaga pendidikan mengambil jam isitrahat siswa itu pernah terjadi di sekolah sewaktu saya SMA dan ada lagi contoh dekat di dalam perkuliahan yaitu ketika tenaga pendidik / perwakilan rekan dalam menghubungi tenaga pendidik (keting) tidak konsisten dengan jadwal yang telah di sediakan atau disepakati.

    BalasHapus
  30. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  31. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. Nim.:191012187

    Kelas:Pai 6 E

    Saya ingin menceritakan permasalahan saya dalam pembelajaran mata

    kuliah microteaching pada mata kuliah tersebut saya merasa tugas yang di beri kepada kami terlalu berlebihan sehingga membuat kami tidak nyaman di karena kan tugas yang di berikan sudah terlalu banyak dan membuat kami merasa tertekan bukan hanya itu mata kuliah ini yang seharusnya masuk 1 Minggu sekali kini menjadi 3 Minggu sekali sehingga membuat kami tergangu dalam melakukan pembelajaran mata kuliah yang lain.

    BalasHapus
  34. Bismillah
    Nama : mutia kasim
    Kelas : PAI 6 E
    Nim : 191012192

    Adapun masalah yang saya alami selama pembelajaran yaitu dengan dosen/guru yang hanya langsung memberikan tugas tanpa menjelaskan materi terlebih dahulu saya rasa ini pembelajaran yang kurang efektif. Karena saya adalah salah satu orang yg sedikit sulit memahami materi kalau tidak dijelaskan.

    Apalagi dosen yang memberikan tugas belum selesai tugasnya yang satu , dikasih lagi tugas yang lain sehingga kami sulit untuk me manage waktu contoh di MK micro teaching kemarin di suru turun ke sekolah yg bahkan belum selesai , sudah diberikan tugas membuat poster. Belum selesai kedua tugas itu, diberi lagi tugas membuat diary / harinya. Kami mahasiswa bukan hanya menyelesaikan satu tugas di satu MK tersebut tapi ada beberapa MK dengan berbagai macam jenis tugas tugas nya yang lain.

    Mungkin itu saja masalah yang bisa di jadikan catatan kecil bagi seorang dosen untuk mengintropeksi diri karna tidak semua otak sama dalam memahami.

    Sekian Terima Kasih
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    BalasHapus
  35. Bismillah
    Nama : Fadlian Panggi
    Nim. 191012199
    Baiklah ad beberapa masalah yang saya temui dikelas cukup Banyak apalagi ketika kuliah On-line Daring. Terlebih khusus Kuliah Administrasi Pendidikan .
    Pada Mata kuliah Administrasi Pendidikan ini Kami menggunakan Media WA dengan Metode diskusi.
    Kami dibagikan Tugas untuk membuat Makalah lalu didiskusikan Di WA .
    Namun Setelah kami berdiskusi tidak ada Penjelasan dari dosen terkait materi materi pelajaran yang kita diskusikan
    Dan Ketika Pemberian Nilai Banyak Yang mendapatkan Nilai E .
    Ketika saya Konfirmasi dengan dosennya langsung, dan Kata Bu dosen disebabkan Tidak Hadir Pada Perkuliahan padahal saya sering Mengisi daftar hadir Ketika Perkuliahan. Saat Itu banyak Yang Tidak setuju karena mendapat nilai E , dan mengkonfirmasikan kepada ibu apakah ada perbaikan untuk MK ini awalnya ibu mengatakan tidak ada perbaikan dan ibu meminta kita untuk mengikuti kuliah semester pendek .
    Namun banyak yang tidak setuju dan banyak yang Komplen .
    Akhirnya ibu memberikan solusi dengan mengerjakan tugas tugas .

    Dan Solusi Untuk masalah ini adalah seharusnya ketika Menjadi seorang pendidik seorang Guru selain dari Memberikan tugas tetapi juga memberikan Penjelasan dan juga Arahan kepada yang di didik. Dan seorang pendidik seharusnya Memantau Mengadakan pendekatan dengan Mahasiswa karena seorang pendidik bukan hanya sekedar menjelaskan Namun juga sebagai motivator bagi yang di didik sehingga menjadi pendidik yang disukai dan dirindukan ketika belajar oleh peserta didik.

    Sekian mohon maaf jika ad salah Kata
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  36. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  37. Bismillah assalamualaikum warahmatullahi

    Nama: Sri Lilis Tambiyo
    Kelas: PAI-6E

    Masalah yang saya hadapi saat perkuliahan yaitu disaat kita diberikan tugas untuk mempresentasikan sendiri di depan kelas. Mengapa hal tersebut saya katakan masalah? Ya karena saya orangnya pemalu dan tidak percaya diri. Saya sudah coba menghilangkan rasa malu dan tidak percaya diri tersebut tetapi usaha saya masih tetap gagal.
    Nah Alhamdulillah dari saya terus berusaha dan mencoba tampil di depan kelas saat mengajar siswa siswi saya sudah mulai percaya diri dan saya juga sudah meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya harus bisa tampil di depan kelas.

    Sekian mohon maaf bila ada salah kata🙏
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    BalasHapus
  38. Nama : Nursakinah Baharudin
    Kelas : PAI-6E

    Masalah pembelajaran yang saya alami ada pada mata kuliah SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) yang ada disemester 5 kemarin, penyajian atau metode yang digunakan menurut saya membosankan, say tidak bisa memahami maupun mengerti mata kuliah tersebut dikarenakan dia menggunakan metode ceramah sambil online. Penyebab dari hal tersebut bisa jadi dikarenakan saya tidak menyukai mata kuliah sejarah.
    Itulah masalah yang saya alami, seharusnya saya berusaha untuk menyukai sejarah dan menghilangkan rasa bosan dalam pembelajaran tersebut.🙏🙏

    BalasHapus
  39. Nama : Susanti m lahami
    Kelas: PAI 6 E

    Permasalahan yang saya alami terdapat pada mata kuliah , yang dimana dosenya itu selalu memberikan tugas tetapi ia jarang masuk, dari situlah saya mulai merasa bosan dengan karna hanya tugas-tugas dan tugas tapi tidak ada penjelasannya dari dosen

    BalasHapus
  40. Nama Guspina M Sulu
    Kelas : PAI 6 E

    Masalah yang saya alami yaitu dimana dosen hanya membagikan materi dan kemudia di bagi kelompok tanpa menjelaskan nah masalahnya saya adalah salah satu mahasiswa yang sulit memahami mata kulia tanpa di jelaskan dan merasa bosan jika hanya di bagikan materi terus menerus tanpa menjelaskannya
    Terimkasih🙏🙏

    BalasHapus
  41. Nama Guspina M Sulu
    Kelas: PAI 6 E
    Masalah yang saya alami yaitu dimana dosen hanya membagikan materi dan kemudia di bagi kelompok tanpa menjelaskan nah, saya adalah salah satu mahasiswa yang sulit memahami mata kulia tanpa di jelaskan dan merasa bosan jika hanya di bagikan materi terus menerus tanpa menjelaskannya
    Terimkasih🙏🙏

    BalasHapus
  42. Nama : Fandri A. Nodu
    Kelas: PAI 6E

    Salah satu MK di smester antara 3/4, dosennya tidak konsisten dan baper, sehingga mahasiswa kaget dengan pemberitahuan yang diberikan dan tugasnya tidak masuk akal.

    BalasHapus
  43. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  44. Kelas : Pai 6E
    Masalah yang saya temukan selama mengikuti perkuliahan ialah dosen-dosen yang tidak konsisten dengan perketaan mereka, contohnya dosen di semester 4 yang kadang membuat mahasiswa mengeluh. Dan tak pernah mau mendengarkan keluh kesah mahasiswa.

    BalasHapus
  45. Nama:Abd Rahman T Yunus
    Kelas:Pai 6E
    Nim:191012176

    Banyak masalah-masalah yg perna saya Alami pada masa pendemi,yg dulunya tatap muka sekarang menjadi pembelajaran online. Disaat pembelajaran online Sedang berlangsung banyak Mahasiswa yg kurang memahami pembelajaran Yg di Sampaikan oleh Dosen.dan masalah yang di Alami Oleh Mahasiswa di saat pembelajaran online
    Di sebabkan oleh Jarigan Sehingga para mahasiswa kurang mampu memahami materi yg di sampaikan oleh dosen di Saat melakukan Zoom atau Google Meet .

    BalasHapus
  46. Nama: Adrian Albakir
    Nim: 191012184
    Kelas: PAI 6E

    Masalah yg sering saya dapati dalam proses perkuliahan adalah ketidak konsistensi dari seorang dosen dalam menentukan jam perkuliahan dan sering tidak menepati janjinya dan tidak mau mengakui kesalahannya. Bahkan ada yang tidak konfirmasi kalau hari ini perkuliahan di tunda. Selalu membuat keputusan sepihak tidak mau mendengarkan aspirasi dari mahasiswa, memaksakan kehendak dari setiap mahasiswa yang seharusnya gak jadi masalah

    BalasHapus
  47. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  48. Nama : Andri S. Loing
    Nim : 191012164

    Pemaksimalan dalam tahap pembelajaran adalah tidak ada keterkaitan dengan sehingga mengidentifikasi suatu pembelakaran, nah terkadang mahasiswa itu ada keterkaitannya diluar contoh kegiatan, nah fokua mereka terbagii

    BalasHapus
  49. Bismillah
    Nama: Priska Fransiska Ibrahim
    Kelas: PAI 6 E

    Mengutip dari penjelasan yang ada pada blog, penulis mengatakan "Dalam melakukan refleksi, guru tidak boleh menghakimi atau menyalahkan siswa".
    Masalah yang saya dapati pada mata kuliah Bahasa Arab, saya yang berasal dari sekolah umum (bukan madrasah) tidak punya pengetahuan sebelumnya tentang Bahasa Arab. Penjelasan dari dosen masih sulit untuk saya pahami, terlebih kami diperintahkan untuk membaca teks Arab Gundul. Saya kesusahan saat itu hingga memperoleh nilai yang kurang bagus juga.
    Ada baiknya Dosen memberikan pengetahuan dasar yang mudah dipahami bagi mahasiswa pemula dalam belajar Bahasa Arab, sehingga, baik yang sudah pernah dan belum pernah belajar Bahasa Arab akan mudah memahami dan mempelajarinya.

    Sekian, Terimakasih

    BalasHapus
  50. Nama: Pira
    Kelas : PAI 6E
    NIM: 191012170

    Masalah yang pernah saya alami semasa kuliah yaitu, pada saat proses pembelajaran di lakukan secara daring, di mana dalam pembelajaran tersebut di haruskan hadir setiap saat pembelajaran di laksanakan. masalah yang saya rasakan yaitu pada saat mengakses internet tetapi jaringan tidak bagus sehingga proses pembelajaran terganggu di karenakan jaringan, di situlah salah satu masalah yang saya alami dalam melakukan pembelajaran secara daring sehingga kehadiran terganggu di karenakan jaringan sulit mengakses internet.

    BalasHapus
  51. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  52. Nama : Atriana Dentau
    Kelas : PAI 6 E
    Nim : 191012180

    Masalah yg saya dapatkan selama perkuliahan berlangsung yakni pada mata kuliah micro teaching, seperti yang sudah di jelaskan oleh teman" saya, pada MK tersebut kita selalu dibuat bingung dengan tugas" yg di berikan, tugas yg satunya belum kelar di tmbah lagi dengan tgs yg lainnya. Mengingat kita kuliah bukan hanya berfokus pada MK tersebut, tetapi msih ada matakuliah lain, bahkan dalam MK tersebut 1 pekan bisa sampai 3 kali pertemuan. Sungguh sangaaattt meresahkan.

    BalasHapus
  53. Nama:Riski yusup
    Kelas:PAI 6E
    Nim:191012190

    Masalah yang terdapat di bangku perkuliahan yang saya alami ketika mental mahasiswa di tekan dengan penugasan penugasan nah maka ini yang menjadi mereka rasa terbebani bkan terbantu atas pengetahuan sehingganya mereka merasa terbengkalai dengan stigma yg di ajar atau kuliah yang di ajar

    BalasHapus
  54. Siti utari abd muis kasim
    PAI 6E

    Masalah yang pernah di Alami pada salah satu matakuliah yaitu pada awal perkuliahan sudah dibuat kesepakatan dan telah di diskusikan bahwa para mahasiswa akan diberikan beberapa tugas yang dimana tugas tersebut diberikan semuanya sekaligus dan akan dikumpulkan sebelum akhir semester kemudian sudah tidak ada lagi tugas tugas lainnya dan hanya akan diadakan pertemuan beberapa kali saja dan itu sudah disepakati tetapi dosen disini tidak konsisten dan apa yang sudah disepakati diawal tidak terlaksana, sehingga itu waktu kuliah pun tidak beraturan, dosen pernah mengadakan 3 kali pertemuan dalam stu minggu dan tugas-tugas yang belum selesai malah ditambah lagi dengan tugas-tugas yang lain.

    BalasHapus
  55. Nama : Ina Enjelina M. Ibrahim
    NIM : 191012200
    Kelas : PAI 6E

    Bismillah
    Baik disini saya akan mengidentifikasi masalah yang saya dapati pada mata kuliah akhlak tasawuf.
    Masuk pada masalahnya dimana pada mata kuliah tersebut kami ditugaskan untuk menulis kembali ayat-ayat pada setiap BAB yang ada di dalam PDF yang sudah dosen bagikan ditulis disebuah album dan dikumpulkan pada saat UTS dan UAS.
    Penyebabnya pada mata kuliah ini mahasiswa semua hanya fokus pada ayat-ayat yang dari PDF tersebut tanpa adanya penjelasan materi.
    Solusi bagi seorang dosen dalam suatu pembelajaran mahasiswa masih membutuhkan penjelasan sedikit, karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan yang sama dalam memahami materi. Dosen harus menyadari bahwa metode yang di gunakan masih kurang karena hanya fokus pada tugas yakni ayat-ayat yang ditulis tersebut bukan materinya.
    Terimakasih🙏🏻

    BalasHapus
  56. Nama : Mohamat Syain Paputungan
    Nim : 191012197
    Kelas : PAI 6 E

    Masalah yang saya dapat dikelas saat melakukan proses pembelajaran itu ada siswa yang tidak menyukai mata pelajaran tersebut, Sampai-sampai dia bosan mencatat, mendengar dan lain-lain. sehingga proses pembelajaran tidak kondusif lagi.

    Solusi Dari saya itu.
    Ketika Proses pembelajaran dimulai guru itu harus memberikan semangat pada siswa-siswi walapun disalah satu mereka itu ada yang tidak dengan mata pelajaran nya. Lama-kelamaan siswa tersebut akan menyukai mata pelajaran tersebut ketika guru slalu memberikan kata-kata motivasi kepadanya

    BalasHapus
  57. Nama : Windi Dj Husain
    Nim : 191012161
    Kelas : PAI 6E

    Baik disini saya akan mengidentifikasi masalah yang terjadi pada mata kuliah Fiqih
    Masalah yang saya hadapi pada saat perkuliahan yakni pada mata kuliah Fikih dosen tersebut memberikan tugas tentang pembuatan Rpp sedangkan beliau tidak menjelaskan langkah-langkah pembuatan Rpp.
    Penyebabnya dalam hal ini membuat saya bingung dan otomatis saya melihat di sumber lain seperti google karena tidak ada bimbingan/panduan dari dosen.
    Solusi alangkah baiknya dosen menjelaskan dan membimbing mahasiswa untuk pembuatan Rpp, berhubung Rpp ini sangat penting bagi kami sebagai calon guru, agar kedepannya kami sudah mempunyai bekal untuk menjadi seorang guru.
    Terimakasih🙏🏻

    BalasHapus
  58. Nama : Ismi Alamati
    Nim : 191012162
    Kelas: pai 6e

    Terdapat beberapa masalah bagi saya selaku siswa di dalam beberapa mata kuliah, ialah adanya beberapa masalah tidak konsistennya waktu kuliah bagi dosen yang ingin masuk di jam kuliahnya, dan beberapa tekanan yang diberikan seperti tugas yang diberikan yang tida memiliki jeda seperti sudah diberikan satu tugas namun belum selesai dikerjkan satu tugas tersebut dengan jangka yang pendek sudah ada penambahan tugas lagi. Hal itu bisa memicu tekanan pada individu setaip mahasiswa selaku pelajar yang ingin belajar dan mengerjakan tugas dengan kondisi yang tenang.mungkin hanya itu.

    BalasHapus

  59. Nama : Ismi Alamati
    Nim : 191012162
    Kelas: pai 6e

    Terdapat beberapa masalah bagi saya selaku mahasiswa di dalam beberapa mata kuliah, ialah adanya beberapa masalah tidak konsistennya waktu kuliah bagi dosen yang ingin masuk di jam kuliahnya, dan beberapa tekanan yang diberikan seperti tugas yang diberikan yang tida memiliki jeda seperti sudah diberikan satu tugas namun belum selesai dikerjkan satu tugas tersebut dengan jangka yang pendek sudah ada penambahan tugas lagi. Hal itu bisa memicu tekanan pada individu setaip mahasiswa selaku pelajar yang ingin belajar dan mengerjakan tugas dengan kondisi yang tenang.mungkin hanya itu.

    BalasHapus
  60. Nama : Sunarti manika
    Kelas : PAI 6E
    Nim : 191012198
    Terdapat beberapa masalah yang saya dapatkan yaitu pada MK Mikro teaching .
    Terlalu banyak tugas yang diberikan kepada mahasiswa Sehingganya Membuat mahasiswa Merasa Tertekan dan bosan.
    Jika memberikan tugas satu atau dua adalah hal yang wajar namun jika terus berkelanjutan Akan membuat mahasiswa Kurang Fokus untuk mengerjakan tugas Di MK lainnya karena pasti Mahasiswa bukan hanya mengerjakan tugas pada satu mata kuliah saja.
    Dan solusi untuk hal ini adalah seharusnya dosen Melakukan pendekatan dengan mahasiswa bersikap Luwes dan menanyakan apa pengeluhan dari mahasiswa.
    Sekian Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  61. Nama : Indriyani M. Tuna
    Kelas : PAI_6E
    Nim : 191012191

    Masalah yang saya dapatkan selama perkuliahan, yaitu Kurangnya dosen yang menanyakan masalah Dari Mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan daring .
    terkhusus pada MK kewirausahaan saat proses pembelajaran yang di lakukan secara daring, di saat proses pembelajaran daring saya hadir dan mengikuti pelajaran tersebut dan di pertengahan proses pembelajaran daring pada saat pengambilan absen oleh dosen saya tidak hadir karena kendala jaringan, lalu saya mengkonfirmasikan ke dosen ada kendala jaringan, tetapi ibu tidak beri toleransi untuk masalah jaringan yang saya alami dan saya tetap ditulis tidak hadir dari masalah itu entah kenapa setiap masuk zoom lagi saya tidak bisa masuk.

    BalasHapus
  62. Nama : Mascarena Refangheni Tristi
    Nim : 191012193
    Kls : PAI 6E

    Dalam perkuliahan selama ini saya mendapatkan beberapa permasalahan yaitu antara lain saat kuliah online di hampir semua MK saya merasa kesulitan karena kurangnya data atau akses internet, dan kesulitan dalam mencari jaringan, kemudian saat kuliah di kampus saya merasa kurang efektif karena suasana kelas yang panas dan pengap sehingga dalam proses pembelajaran itu tidak fokus, kemudian yang terakhir pada MK qiroatul kutub 2 saya merasa itu kuliah yang sangat singkat dan tidak membawakan hasil karena pada mata pelajaran itu hanya masuk 2 kali pertemuan via Google meet, dan langsung ujian sehingga hasilnya pun tidak maksimal.
    Dan solusi untuk hal ini adalah yang pertama pihak kampus memberikan data untuk para mahasiswa sesuai dengan jadwal perkuliahan Aktif, kemudian yang kedua diharapkan bisa memperbaiki atau memperbaharui fasilitas dalam kelas agar dalam proses pembelajarannya pun enjoy, kemudian yang terakhir seharusnya dosen bisa lebih detail lagi dalam menjelaskan bagian-bagian sub materinya sehingga kami bisa mengerti dan menerima dengan baik. Dan dapat diterapkan untuk kedepannya nanti.

    BalasHapus
  63. Nama : Windi afrianti gagamo
    Kelas : PAI 6E
    NIM : 191012346

    Masalah yang saya dpati saat perkuliahan yaitu pada Mk qiratul kitub 2, dimana saya tidak paham mengenai penjelasannya dan susah untuk dimengerti, apalagi perkuliahan saat itu daring, jadi saya kesulitan untuk memahami mata kuliah tersebut, dan juga saya berasal dari sekolah umum jadi kurangnya pengetahuan mengenai kosa kata dalam bahasa arab.

    BalasHapus