Senin, 28 Februari 2022

 

Tahapan Merumuskan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, dan Definisi Operasional Variable dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

 

A.    Merumuskan Masalah

Setelah kita memahami cara mengidentifikasi masalah dalam penelitian tindakan kelas, kini kita masuk pada tahapan merumuskan masalah yang telah diidentifikasi. Pada umumnya, rumusan masalah dalam penelitian adalah inti dari penelitian itu sendiri, karena masalah adalah awal dari munculnya sebuah penelitian. Hal ini disebabkan oleh tujuan penelitian itu sendiri yang berusaha mencari atau menemukan penyebab dari masalah yang timbul untuk mengatasi masalah tersebut atau memperoleh ilmu baru yang dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang ada.

RUMUSAN MASALAH ADALAH INTI PENELITIAN, KARENA DIGUNAKAN MENYUSUN LATAR BELAKANG PENELITIANNYA, MENYUSUN KERANGKA TEORI YANG AKAN DIJADIKAN ACUAN PENELITIAN, DAN MENYUSUN METODE PENELITIAN YANG AKAN DIGUNAKAN.   

 

 
Pentingnya merumuskan masalah dalam penelitian dikemukakan oleh para ahli bahwa rumusan masalah dijadikan acuan bagi peneliti untuk menyusun latar belakang penelitiannya, menyusun kerangka teori yang akan dijadikan acuan penelitian, dan menyusun metode penelitian yang akan digunakan.   
Namun, sebelum menentukan rumusan masalah penting juga bagi peneliti menentukan scope atau focus penelitian atau mengidentifikasi variable penelitian. Variabel penelitian adalah identitas masalah yang akan diteliti. Sugiyono (2007, hal. 38) menyatakan variabel penelitian dapat didefinisikan sebagai atribut seseorang, atau objek, yang mempunyai “variasi” antara satu orang dengan orang lainnya, antara satu objek dengan objek yang lainnya. Variasi merupakan kata kunci dari variable, dengan variasi peneliti dapat menentukan cara pengukuran data penelitian.

Contoh:

JIKA KITA TELAH MENGIDENTIFIKASI MASALAH DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS, MISALNYA MENURUNNYA HASIL BELAJAR SISWA, MAKA FOCUSNYA ADALAH PROSES BELAJAR DAN VARIABELNYA ADALAH HASIL BELAJAR.

 

 
Karena penelitian tindakan kelas menghendaki adanya tindakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi, maka peneliti harus menentukan terlebih dahulu tindakan apa yang harus diambil untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Berkaitan dengan proses belajar, maka secara teori terdapat 3 hal yang harus diperhatikan yaitu cara mengajar (metode atau strategi), materi pembelajaran (topik pembelajaran), dan media pembelajaran (jenis media pembelajaran).

Kembali ke contoh di atas yang berfokus pada proses belajar, maka alternative tindakan yang dapat diambil adalah misalnya cara mengajar. Oleh karena itu sebagai seorang guru, peneliti harus memahami jenis-jenis cara mengajar dan strategi pembelajaran. Misalnya guru/peneliti memilih strategi bermain sebagai alternative tindakan yang akan diterapkan, maka focus penelitiannya adalah pada strategi bermain peran. Maka dapat diidentifikasi 2 fokus penelitian atau variable penelitian yaitu  hasil belajar dan strategi bermain peran.

SEORANG GURU/ PENELITI HARUS MEMAHAMI JENIS-JENIS CARA MENGAJAR DAN STRATEGI PEMBELAJARAN

 
Berikut link untuk mempelajari lebih lanjut jenis-jenis strategi atau metode pembelajaran

https://www.sdn2rajekwesi.sch.id/blog/dummy-data http://repository.uinsu.ac.id/5094/1/1.%20Strategi%20Pembelajaran.pdf-6

Selanjutnya harus dipahami pula bahwa dalam penelitian tindakan kelas karena tujuannya adalah mengatasi masalah dengan cara meningkatkan, maka salah satu kata yang harus dicantumkan pada rumusan masalah adalah “meningkatkan”. Jika kembali kepada contoh di atas, maka terdapat 3 kata kunci yang akan digunakan dalam rumusan masalah, yaitu: hasil belajar, strategi bermain peran, dan meningkatkan.  

Apabila ketiga kata kunci (variable) penelitian tersebut dirumuskan dalam sebuah metode penelitian tindakan kelas, maka dapat dirumuskan dalam dua kalimat pertanyaan. Mengapa kalimat pertanyaan, karena rumusan masalah adalah komponen penelitian yang harus dijawab melalui hasil penelitian. Kalimat 1 : Dapatkah hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan strategi bermain peran? Kalimat 2 : Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi bermain peran?

B.     Tujuan Penelitian

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah merumuskan masalah adalah menentukan tujuan penelitian. Menentukan tujuan masalah sama pentingnya dengan merumuskan rumusan masalah. Menentukan tujuan penelitian akan membawa kita pada teknik pengumpulan data, alat pengumpulan data, dan teknik analisis data. Ketiga komponen tersebut sangat menentukan prinsip-prinsip penelitian yaitu sistematis, rasional, empiric, dan logis (Cresswell, 2018, hal: 5).

Tujuan penelitian harus sejalan dengan rumsan masalah yang telah dirumuskan. Dengan demikian tidaklah sulit menentukan tujuan penelitian, jika rumusan masalah sudah ada.

PATUT DIPERHATIKAN JIKA RUMUSAN MASALAH SATU POIN, MAKA TUJUAN PENELITIAN JUGA SATU POIN

 
 Kembali ke contoh di atas, rumusan masalah kalimat 1 adalah Dapatkah hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan strategi bermain peran? Kalimat 2 : Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi bermain peran? Tujuan penelitiannya adalah: 1. Mengukur peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi bermain peran. 2. Mengambarkan proses peningkatan hasil belajar siswa melalui strategi bermain peran.

C.    Manfaat/Kegunaan Penelitian

Penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah atau mengatasi masalah sehingga diperoleh pengetahuan yang baru. Oleh karena itu, setelah melakukan penelitian harus ditemukan novelty (kebaruan) dari bidang ilmu yang diteliti tersebut. Dengan demikian, penelitian harus menetapkan manfaat dari penelitian tersebut terhadap bidang ilmu yang diteliti, baik secara teoritis maupun secara praktis.

Menetapkan manfaat penelitian harus berkaitan dengan bidang ilmu dan variable yang diteliti. Kembali pada contoh di atas, variable penelitiannya adalah hasil belajar dan strategi bermain peran, maka dapat ditetapkan manfaat penelitiannya sebagai berikut:

1.      Secara teori: memberikan kontribusi keilmuan terhadap peningkatan hasil belajar menggunakan strategi mengajar

2.  Secara praktis: bagi guru: memberikan panduan peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi belajar.  

Bagi lembaga pendidikan: memberikan rekomendasi untuk senantiasa memberikan pelatihan peningkatan kompetensi pedagogic dan professional guru.

D.    Definisi Operasional Variabel

Telah disampaikan di awal bahwa sebuah penelitian berawal dari masalah yang timbul dan terdapat variable yang ada dalam masalah tersebut. Oleh karena itu, untuk menuntun peneliti melakukan penelitian secara terarah, maka perlu merumuskan variable secara operasional. Makna kata operasional adalah jelas apa yang akan diukur dan jelas indikator yang akan digunakan.

Jika mengambil contoh di atas, maka terdapat 2 variabel yaitu: hasil belajar dan strategi bermain peran. Maka definisi operasionalnya adalah

1.      Hasil belajar adalah nilai atau skor yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan proses belajarnya, baik pada saat semester, mid semester, dan tugas harian. Penelitian ini akan mengukur hasil belajar siswa berdasarkan nilai semester.

2.       

3.      Strategi bermain peran adalah langkah-langkah pengajaran yang diterapkan guru di dalam kelas dengan cara member peran kepada siswa sesuai materi yang dipelajari. Terdapat …langkah-langkah yang diterapkan guru dalam strategi ini.

Silahkan buka link berikut dan baca lebih jauh indikator langkah-langkah penerapan strategi bermain peran.

https://repository.usd.ac.id/9856/2/121224022_full.pdf

http://jurnal.upi.edu/file/4-Yulia_Siska-edit.pdf

Tugas

Susunlah kerangka penelitian PTK anda berdasarkan kerangka di atas, yaitu Bab 1. Pendahuluan. A. Latar Belakang, 2. Rumusan Masalah, 3. Tujuan Penelitian, 4. Manfaat Penelitian, 5. Definisi Operational Variabel.  

Tulis jawaban di kolom komentar!

 

 

 

 

 

 

 

65 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb..

    Nama: Fadilah Lahami
    NIM: 191012121

    Topik : "Meningkatkan Proses Pembelajaran Yang Efektif Melalui Kontrak Perkuliahan"

    Pendahuluan

    1. Latar Belakang -----

    2. Rumusan Masalah:
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana Meningkatkan Proses
    Pembelajaran Yang Efektif Melalui Kontrak Perkuliahan?

    3. Tujuan Penelitian:
    Untuk meningkatkan Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas melalui kontrak perkuliahan.

    4. Manfaat Penelitian:
    Untuk membantu dosen dalam menyusun kontrak perkuliahan/kontrak belajar bagi setiap
    mata kuliah yang diampu, agar pelaksanaan proses pembelajaran di kelas dapat terlaksana
    dengan baik, efektif dan efisien.

    5. Devinisi Operasional Variabel:
    Kontrak perkuliahan merupakan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa mengenai
    berbagai aspek perkuliahan termasuk di dalamnya mengenai bentuk dan isi program belajar.
    Fungsi kontrak perkuliahan adalah menjelaskan peranan dan tanggung jawab mahasiswa dan
    dosen dalam rangka meningkatkan efisiensi belajar.

    Terima Kasih..

    BalasHapus
  2. Bismillah...
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

    Nama : Yuliana A. Dunggio
    Nim. : 191012126

    Topik : Meningkatkan pemahaman siswa pada MK Fiqh Kontemporer melalui Voice Note

    Bab I Pendahuluan

    1. Latar Belakang...

    2. Rumusan Masalah :
    Tidak ada penjelasan materi pada pembelajaran online

    3. Tujuan penelitian :
    Untuk meningkatkan pembejaran online yang lebih efektif dan efisien melalui Voice Note

    4. Manfaat penelitian:
    Untuk membantu Dosen/guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai MK, agar pelaksanaan pembelajaran tetap terlaksanan dengan lebih baik.

    5. Definisi Operasional Variabel
    Ada 2 variabel dari topik di atas yaitu : Pertama pemahaman siswa pada MK Fiqh Kontemporer. Kedua Voice Note

    A. Pemahaman siswa adalah seberapa besar siswa tersebut dalam menangkap makna dan arti dari penjelasan MK Fiqh Kontemporer

    B. Voice Note adalah suatu fitur yang di sediahkan pada salah satu aplikasi, yang dimana voice note tersebut digunakan untuk mengirimkan pesan dalam bentuk suara atau audio kepada siapapun. Termasuk voice note ini bisa di gunakan untuk menjelaskan materi.

    Baik itulah jawaban saya,mohon maaf atas kesalahan🙏 dan terima kasih atas kesempatan🙏

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Nama: Nur Rahmiya D. Suleman
    Nim: 191012122

    Topik: Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Penggunaan Media Power Point Pada Pembelajaran Akidah Akhlak

    Bab I Pendahuluan

    1. Latar Belakang....

    2. Rumusan Masalah:
    Kurangnya pemahaman siswa terhadap pelajaran akidah akhlak

    3. Tujuan Penelitian:
    Untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media power point pada pembelajaran akidah akhlak

    4. Manfaat Penelitian:
    Dapat membantu/meringankan guru dalam mengkondisikan siswanya, karena melalui media pembelajaran siswa akan terpusat perhatiannya pada media pembelajaran tersebut, sehingga siswa dapat lebih efektif dalam belajar.

    5. Definisi Operasional Variabel.
    Ada 2 variabel dari topik di atas yaitu: hasil belajar dan media power point

    A. Hasil belajar adalah kompetensi/kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik setelah belajar yang mencakup 3 ranah yaitu, kognitif, afektif, dan psikomotorik.

    B. Media power point, adalah salah satu aplikasi yang dikhususkan untuk presentasi dalam bentuk slide dengan bantuan LCD proyektor. Powerpoint dapat membantu keberhasilan siswa dalam memahami materi yang disampaikan dengan gaya yang menarik.

    Sekian Terimakasih 🙏

    BalasHapus
  5. Bismillah
    Nama : Inang kobis
    Nim: 191012151


    Topik : meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab pada mata pelajaran tafsir Tarbawih

    Bab 1 Pendahuluan :


    Identifikasi masalah:
    materi kurang lengkap di jelaskan pada mata pelajaran tafsir Tarbawih

    Rumusan Masalah :
    Apakah penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tafsir Tarbawih ?

    Tujuan penelitian :
    Untuk mengetahui penerapan metode tanya jawab dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tafsir Tarbawih

    Manfaat penelitian :
    Dengan adanya metode tanya jawab dapat melatih dan merangsang daya nalar serta daya ingat siswa

    Definisi operasional variabel
    2 definisi variavel di atas
    Pertama : Hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab
    Kedua : metode tanya jawab

    Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru tentang pemahaman membaca.


    Terimakasih

    BalasHapus
  6. Bismillah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama memin Husain
    Nim 191012141
    Kelas Pai 6D


    Topik : "Meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Pembelajaran discovery learning

    Pendahuluan
    1. Latar Belakang -----

    2. Rumusan Masalah:
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana upaya seorang guru dalam Meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui model pembelajaran discovery learning?

    3. Tujuan Penelitian:
    Untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui media pembelajaran discovery learning

    4. Manfaat Penelitian:
    Dengan adanya media pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan pemahaman serta keaktifan belajar peserta didik agar pelaksanaan proses pembelajaran di kelas dapat terlaksana
    dengan baik, efektif dan efisien.


    5. Devinisi Operasional Variabel:
    1. Keaktifan belajar
    Keaktifan belajar merupakan proses kegiatan belajar mengajar yang subjek didiknya secara intelektual dan emosional sehingga siswa mampu berpartisipasi secara aktif dalam melakukan kegiatan belajar

    2. Discovery learning
    Discovery learning merupakan model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menemukan sendiri pengetahuan yang ingin disampaikan dalam pembelajaran

    BalasHapus
  7. Bismillah..
    Nama:Rahmawati Wolingo
    Nim:191012136

    Topik:"meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran interaktif"

    Pendahuluan

    1.Latar belakang.....

    2.rumusan masalah:
    Kurangnya motivasi belajar siswa di sebabkan cara penyampaian materi yg monoton,sulit di pahami dan kurangnya penggunaan media belajar.

    3.tujuan penelitian:
    Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajarn interaktif.

    4.manfaat penelitian:
    Dengan adanya media pembelajarn interaktif ini dapat menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar,dan juga materi pelajarn akan lebih jelas sehingga dapat di pahami oleh siswa dan dapat memungkinkan siswa untuk lebih menguasai tujuan pembeljrn.

    5.Devinisi operasional variabel:
    Ada 2 variabel dari topik di atas yakni:
    Motivasi belajar dan media pembelajarn interaktif
    1.motivasi belajar adalah dorongan yang berasal dari luar dan dalam diri seseorang untuk semngat belajar.
    2.media pembelajarn interaktif ialah suatu layanan digital (multimedia) yang di berikan oleh guru kepd siswa dngan menyajikan konten pembelajarn seprti teks,gambar atau animasi,vidio audio hingga vidio game.

    Sekian trimaksih🙏



    BalasHapus
  8. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Nama : Rifki bobihu
    Kelas : PAI 6.D

    Topik : ( Meningkatkan kualitas belajar siswa melalui penyampain teori yang disertai praktek) pada mata pelajaran Al-Qur'an dan hadits.

    Bab 1 PENDAHULUAN
    1. Rumusan masalah; Para peserta didik kurang mampu memahami materi yang disampaikan karena lebih banyak teori dibanding praktek

    2. Tujuan penelitian
    a. Memudahkan para peserta didik untuk memahami penjelasan yang disampaikan oleh guru secara teori dan praktek

    3. Manfaat penelitian
    a. demikian pembelajaran yang disampaikan oleh guru secara teori disertai praktek, maka dapat memudahkan para peserta didik untuk
    memahami materi yang disampaikan secara jelas dan detail

    4. Definisi operasional variabel
    a. Variabel pertama
    ~Kualitas belajar yang merupakan salah satu bentuk karakter atau sifat para peserta didik dalam proses belajar dimana para peserta didik diharuskan untuk mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa baik secara teori maupun praktek yang bertujuan untuk menggapai suatu nilai yang diinginkan
    b. Variabel kedua
    ~ penyampaian teori dan praktek
    -teori merupakan suatu kumpulan dari beberapa definisi untuk memberikan suatu pengertian atau pendapat yang disampaikan oleh seseorang dan diakui oleh orang lain.
    - praktek merupakan suatu tindakan atau pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memberikan suatu penjelasan secara jelas dan detail bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa secara jelas.

    Sekian terima kasih 🙏

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. bismillah
    assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

    nama : apriyanti payapo
    nim : 191012131
    kelas : pai 6 d

    topik : ( meingkatkan hasil belajar sejarah siswa melalui metode resitasi)

    Bab I
    a. latar belakang---

    b. rumusan masalah : kurang efektifnya metode yang doberikan guru terhadap siswa sehingga berdampak pada hasil belajar siswa dan tidak adanya peningkatannya

    c. tujuan penelitian : untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengunggunakan metode resitasi

    d. manfaat penelitian : dapat mempermudah pemahaman dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran terutama sejarah dengan menggunakan metode resitasi yang efektif

    e. definisi operasional variabe :
    1. hasil belajar : Menurut Gagne dan Briggs hasil belajar adalah sebagai kemampuan yang
    diperoleh seseorang sesudah mengikuti proses belajar

    kesimpulanya yaitu hasil belajar adalah siswa memperoleh kemapuan dalam meningkatkan hasil belajarnya ketika sudah mengikuti proses belajar

    2. metode resitasi : Menurut Djamarah dan Zein (2010), metode resitasi adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar yang bertujuan untuk merangsang anak agar aktif belajar, baik secara individual ataupun secara kelompok.

    kesimpulannya : dimana metode resitasi adalah metode yang diterapkan guru terhadap siwa untuk meningkatkan hasil belajarnya dari segi tugas dan keaktifan lainnya yang dapat merangsang siswa agar dapat belajar giat.

    sekian terimakasih
    wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Assalamu alaikum Wr. Wb.

    Nama : Fidyawati M.I. Banti
    NIM : 191012144

    Topik : Pemanfaatan penggunaan video YouTube dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh

    BAB I (PENDAHULUAN)
    A. Latar Belakang

    B. Rumusan Masalah
    1. Bagaimana penggunaan video Youtube sebagai media pembelajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?
    2. Apakah terdapat pengaruh media vedio youtube terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?
    3. Apakah terdapat pengaruh media video Youtube secara bersamaan terhadap motovasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?

    C. Tujuan Penelitian
    1. Mengetahui peggunaan video Youtube sebagai media pembelajaran
    PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh.
    2. Mengetahui pengaruh media vedio youtube terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh.
    3. Mengetahui pengaruh media video Youtube secara bersamaan terhadap motovasi belajar dan hasil belajar siswa kelas VII SMP N 1 Paleleh.

    D. Manfaat Penelitiam
    1. Dapat memberikan bantuan pemikiran
    terhadap dunia pendidikan, khususnya tentang pentingnya kreativitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan segala fasilitas internet terutama Youtube dalam sistem pembelajaran.
    2. Dapat memberikan informasi yang benar tentang
    penggunaan video dari Youtube dalam pembelajaran, agar menjadi pertimbangan positif dalamvmemaksimalkan proses belajar mengajar dan dapat mendesain ulang pemanfaatan Youtube kearah yang lebih
    positif dan kreatif serta dinamis bukan statis.

    E. Definisi Oprasional Variabel
    1. Youtube mempunyai pengertian sebagai situs media digital (video) yang dapat di download, diunggah, serta dibagikan (share) di seluruh penjuru negeri (Baskoro, 2009). Menurut Sianipar (2013) youtube ialah sebuah basis data berisi konten video yang popular di media sosial serta penyedia beragam informasi
    yang sangat membantu.

    2. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.

    Pendidikan agama islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa (kurikulum PAI, 3: 2002).

    Sehingga dapat di sumpulakn bahwa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah suatu upaya yang dilakukan oleh pendidik pendidikan Agama Islam untuk membelajarkan peserta didik agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu menjadi manusia paripurna atau insan kamil yang terefleksi dalam kehidupan sehari- hari.

    Sekian dan terimah kasih🙏🙏

    BalasHapus
  13. Bismillahirrohmanirrohim
    Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    Nama : Audyarsa R. Alam
    Nim : 191012134
    Kelas : PAI D 6

    Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode belajar konvensional dan praktek

    BAB I
    1. Pendahuluan
    A. Latar Belakang

    2. Rumusan Masalah

    Apakah metode belajar konvensional dan praktek dapat meningkatkan hasil belajar siswa di bandingakan dengan metode belajar lainnya

    3. Tujuan Penelitian

    Membandingkan hasil belajar siswa melalui metode belajar konvensional dan praktek dengan metode belajar lainnya

    4. Manfaat Penelitian

    Memudahkan siswa memahami materi pembelajaran yang di berikan oleh guru yang dibarengi dengan praktek

    5. Definisi Operational Variable
    Peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode belajar konvensional dan praktek

    Trimakasi

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
    Nama : Yudittira makalalag
    Nim : 191012128

    Topik : Penggunaan media projected motion untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

    Pendahuluan
    1. latar belakang

    2. Rumusan masalah :
    Apakah Penggunaan projected motion dapat meningkatkan hasil belajar siswa?

    3. Tujuan penelitian:
    Untuk mengetahui penggunaan projected motion dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

    4. Manfaat :
    a. Bagi peserta didik dapat menumbuhkan Minat belajar siswa Dan meningkatkan hasil belajar siswa.
    b. Bagi guru dapat meningkatkan mutu pembelajaran dikelas Dan dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pembelajaran.

    5. Definisi operasional variabel
    a. Projected motion
    b. Hasil belajar

    Projected motion adalah media yg mampu memprojeksikan berbagai Pesan melalui sabuah alat dalam bentuk audio, visual, maupun audio visual yg lbih menarik misalnya media gmbar atau gmbar Bergerak, video atau film.
    Hasil belajar adalah kemampuan yg diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar.

    Trimakasih.
    Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    BalasHapus
  15. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Nama: Rindiyani S. Hulamahe
    Nim: 191012140

    Topic: upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan beragam

    Bab I Pendahuluan

    A. Latar Belakang Masalah......

    B. Rumusan masalah
    Bagaimanakah cara menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan motivasi belajar siswa ?

    C. Tujuan penelitian
    1. Meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat

    D. Manfaat penelitian
    1. Memudahkan guru dalam mengetahui metode pembelajaran yang tepat dalam mengajar
    2. Menumbuhkan minat dan rasa ingin tahu siswa dalam belajar

    E. Definisi operasional variabel
    1. Motivasi belajar
    Motivasi belajar artinya adalah dorongan dari diri siswa untuk mencapai tujuan belajar, misalnya pemahaman materi atau pengembangan belajar. Motivasi dapat berasal dari luar maupun dari dalam diri peserta didik itu sendiri.

    2. Metode pembelajaran
    Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan dalam mengimplementasikan rencana belajar yang telah disusun melalui kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. sederhananya, metode pembelajaran merupakan alur kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan materi kepada siswa yang dilakukan dari awal sampai akhir proses pembelajaran.

    Thank you 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻

    BalasHapus
  16. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Nama: Pinkan Tulong
    Nim:191012155

    Topik:"meningkatkan hasil belajar siswa melalui proses pembelajaran interaktif dan motivasi pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan Budi pekerti melalui metode hasil belajar".

    Bab I Pendahuluan

    1.Latar belakang.....

    2.Rumusan masalah:
    Penjelasannya terlalu cepat dan materi nya hanya sedikit yang dijelaskan

    3.Tujuan penelitian:
    Untuk meningkatkan hasil belajar siswa serta pemahaman siswa dalam proses pembelajaran

    4.Manfaat penelitian:
    Manfaat penelitian ini yaitu dengan adanya proses pembelajaran yang interaktif ini dapat menambah minat siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa mampu dan bisa memahami pembelajaran ini.

    5.Devinisi operasional variabel:
    Ada 2 variabel dari topik di atas yakni:
    Motivasi belajar dan media pembelajarn interaktif :
    1.Motivasi belajar yaitu memberikan semangat dalam menjalani sesuatu agar keinginan tercapai.
    2.Media pembelajaran interaktif adalah suatu layanan digital (multimedia) yang di berikan oleh guru atau pengajar kepada siswa dengan menyajikan berbagai macam pembelajaran seperti LKS(lembar kerja siswa),video pembelajaran dan audio tentang pembelajaran.

    Sekian terimakasih 🙏

    BalasHapus
  17. Assalamualaikum Wr.Wb.
    saya mahasiswi PAI 6D Telah Menyelesaikan Tugas Yang Ibu Berikan...
    NAMA : Nurul Jihan Minarmi Lamama
    NIM: 191012139
    Topik : Meningkatkan hasil Belajar siswa melalui media powerpoint interaktif pada mata pelajaran fiqih

    BAB 1
    Pendahuluan
    1. Latar Belakang
    -
    2. Rumusan Masalah
    -Bagaimana Upaya Seorang Guru dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa

    3. Tujuan Penelitian
    Untuk mengetahui Upaya Seorang Guru dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa melalui media powerpoint interaktif

    4. Manfaat Penelitian

    Bagi guru : dapat memberikan solusi untuk mengajarkan materi kepada peserta didik melalui media powerpoint interaktif
    Bagi siswa : meningkatnya minat dan keaktifan dalam proses pembelajaran dikelas sehingga tidak jenuh dan membosankan

    5. Definisi operasional Variabel.

    Terdapat dua variabel yaitu :

    a. Hasil Belajar menurut W. winkel (dalam buku psikologi pengajaran 1989:82)Adalah keberhasilan yang di capai oleh siswa bagi kebanyakan orang berarti evaluasi/ulangan,ujian atau tes .dapat dilakukan pada rana Afektif,kognitif,dan psikomotorik
    b. Media Powerpoint
    Media adalah sebuah alat atau sarana komunikasi,penghubung,ataupun perantara,
    Sedangkan power point adalah suatu aplikasi dari microsof yang diperuntukkan sebagai media presentasi.


    BalasHapus
  18. Assalamu'alaikum wr.wb
    Nama : Helmita Harun
    Kelas : PAI 6D
    NIM : 191012157

    Topik : Meningkatkan prestasi belajar PAI dengan memanfaatkan media pembelajaran PAI

    Bab 1
    Pendahuluan
    1. Latar belakang
    -
    2. Rumusan masalah
    Bagaimana meningkatkan prestasi melalui media pembelajaran PAI
    3. Tujuan penelitian
    Untuk meningkatkan prestasi belajar PAI dengan menggunakan media pembelajaran
    4. Manfaat penelitian
    Dapat membantu mempermudah pengajar dalam menyampaikan materi siswa tidak akan merasa bosan atau jenuh, serta bisa menumbuhkan motivasi belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa.
    5. Definisi operasional variabel
    Ada dua variabel dari topik di atas yaitu:
    - Prestasi belajar dari siswa adalah hasil yang telah dicapai oleh siswa yang di dapat dari proses pembelajaran. Prestasi belajar adalah hasil pencapaian maksimal menurut kemampuan anak pada waktu tertentu terhadap sesuatu yang dikerjakan, di pelajari, di pahami dan di terapkan
    - Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat sisma untuk belajar

    BalasHapus
  19. nama : muhammad azsyhary mutu mokoagow
    nim : 191012137
    judul : UPAYA PENINGKATAN MAHAROH KITABAH MELALUI METODE GAMES PADA SISWA KELAS VI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KOTAMOBAGU TAHUN 2022
    bab i
    1. latar belakang
    2. rumusan masalah
    Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana pengaruh metode games dalam peningkatan maharoh kitabah pada siswa kelas VI Madrasah Tsanwiyah Negeri 1 Kotamobagu
    3. tujuan penulisan
    untuk mengetahui Bagaimana pengaruh metode games dalam peningkatan maharoh kitabah pada siswa kelas VI Madrasah Tsanwiyah Negeri 1 Kotamobagu
    4. manfaat penelitian
    terdapat manfaat teoritik dan praktis
    5. kajian operaional variable
    a. upaya peningkatan
    b. metode games

    BalasHapus
  20. Assalamualaikum wr.wb
    Nama: Nur Iman Pakaya
    Nim: 191012133

    Topik: Pengembangan Materi PAI dalam Pencegahan Radikalisme pada Siswa.
    BAB 1 Pendahuluan
    1. Latar Belakang..
    2. Rumusan Masalah
    Apa penyebab radikalisme tumbuh disekolah dan bagaimana cara Guru mengatasi hal tersebut melalui pengembangan materi PAI.
    3. Tujuan Penelitian
    Untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam mengajarkan materi PAI, serta mengatasi pemahaman radikalisme di kalangan siswa.
    4. Manfaat Penelitian
    Bagi peserta didik, penilitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan bahwa betapa bahayanya radikalisme yang tumbuh di lingkungan sekolah yang dapat menimbulkan perbedaan pendapat bahkan bisa mengarah pada tindakan kekerasan. Dan untuk Guru, kedudukan bahan ajar sangatlah penting agar peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran agama Islam dengan lebih baik bukan malah sebaliknya yang membuat siswa berpikir radikalisme.
    5. Definisi Operasional Variabel
    Dari topik yang saya tulis ini terdapat Dua Variabel yaitu : Materi PAI dan Radikalisme

    BalasHapus
  21. Bismillah...
    Assalamu'Alaikum wr wb. Saya Safina Akuba dengan NIM 191012159 izin mengirim tugas yang ke tiga.

    Topik :
    Meningkatkan hasil belajar siswa melalui media Audio Visual pada pelajaran SKI
    BAB 1
    1. Pendahuluan -
    2. Latar belakang -
    3. Rumus masalah
    Tidak ada media dalam proses pembljaran
    4. Manfaat Penelitian
    a. Membuat siswa lebih memahami materi
    b. Senang dalam proses pemlajaran
    c. Menumbuhkan motivasi blajar
    d. Dan lain-nya
    5. Devinisi Operasional Variabel

    Hasil belajar adalah nilai atau skor yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan proses belajarnya, baik pada saat semester, mid semester, dan tugas harian. Penelitian ini akan mengukur hasil belajar siswa berdasarkan nilai semester.

    Media Audio Vidio
    Media pembelajaran audio visual adalah media elektronik yang digunakan sebagai bahan ajar yang memanfaatkan sinyal audiodikombinasikan dengan gambar bergerak.

    WaAllahu'Alam akhir kalam Wassalamu'Alaikum Wr Wb. 🙏

    BalasHapus
  22. Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh
    Nama : Sinthia Lapian
    Nim : 191012149

    Topik : Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media audio visual

    Bab 1. Pendahuluan.
    A. Latar Belakang_____
    2. Rumusan Masalah,
    ‌pembelajaran yang kurang menarik dan membosankan

    3. Tujuan Penelitian,
    Untuk Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media audio visual

    4. Manfaat Penelitian,
    Dengan menggunanakan media audio visual pembelajaran dapat menarik perhatian siswa, sehingga dengan ini siswa juga dapat lebih memerhatikan materi yang disampaikan. Dan juga hal in dapat menumbuhkan motivasi belajar terhadap siswa.

    5. Definisi Operational Variabel.
    - motivasi belajar
    Motivasi belajar Menurut Djamarah (2008: 149), motivasi yang berasal dari dalam diri pribadi seseorang disebut “motivasi intrinsik”, yaitu motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar.
    Hal ini dikarenakan di dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan motivasi yang berasal dari luar diri seseorang disebut “motivasi ekstrinsik”, yaitu motif-motif yang aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar.
    Jadi motivasi belajar adalah dorongan yang timbul dari dalam diri siswa (intrinsik) dan dari luar diri siswa (ekstrinsik) untuk melakukan sesuatu.
    - Media audio visual
    (Rohani, 2007: 97-98). Media audio visual adalah merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh penegtahuan, keterampilan, atau sikap.
    Media audio visual adalah media penyalur pesan dengan memanfaatkan indera pendengaran dan penglihatan. Media udio Visual adalah media intruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi), meliputi media yang dilihat dan didengar.

    Sekian terimakasih
    Lebih kurangnya saya mohon maaf.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

    BalasHapus
  23. Bismillah
    Nama : Sry Wahyuni A. Dj. Panua
    NIM : 191012156

    Judul : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Bahasa yang Lebih Mudah Dipahami

    Pendahuluan
    A. Latar Belakang
    B. Rumusan Masalah : Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan bahasa yang lebih ringan
    C. Tujuan Penelitian : Untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan bahasa yang lebih ringan
    D. Manfaat Penelitian : Dapat membantu guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif melalui pemakaian bahasa lebih ringan, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami apa yang dijelaskan oleh guru.
    E. Definisi Operasional
    1. Hasil Belajar : Menurut Rusmono (2017) menyatakan bahwa hasil belajar adalah perubahan perilaku individu yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
    2. Bahasa : Menurut Harun Rasyid, Mansyur dan Suratni (2009: 126) bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan

    Terimakasih🙏🙏

    BalasHapus
  24. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Patma
    Nim. : 191012146

    Meningkatkan hasil Belajar melalui penggunaan media pembelajaran Yutube

    Pendahuluan
    A. Rumusan Masalah
    Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui media pembelajara Yutube serta mengembangkan media pembelajaran Yutube

    B. Tujuan Penelitian
    Tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar melalui media Yutube

    C. Manfaat Penelitian
    Agar dapat meringankan beban guru dalam menyampaikan pembelajaran dan cenderung media pembelajaran Yutube lebih menarik sehingga siswa tidak jenuh dalam belajar. Juga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar.

    D. Definisi operasional variabel

    1. Hasil Belajar
    hasil belajar adalah sebagai terjadinya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang dapat diamati dan diukur bentuk pengetahuan, sikap dan keterampilan.
    2. Media pembelajar Yutube
    YouTube merupakan sebuah situs web yang disediakan bagi mereka yang melakukan pencarian video, mendownloadnya atau menontonnya secara langsung. Menurut Ratna 2013 YouTube merupakan situs video yang menyediakan berbagai informasi berupa gambar bergerak dan bisa diandalkan dalam pembelajaran.

    Terimakasih

    BalasHapus
  25. Bismillah
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Gita Dewi
    Nim : 191012148
    Kelas : Pai 6 D

    Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode transitliterasi dalam materi kitab kuning

    Bab.1 pendahuluan
    A. Latar belakang masalah

    B. Rumusan masalah
    1). Apakah hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan metode transitliterasi?
    2). Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi dalam materi kitab kuning?

    C. Tujuan penelitian
    1). Mengukur peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi
    2). Untuk mengetahui proses peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi

    D. Manfaat/Kegunaan penelitian
    1) memberikan kontribusi yang tepat terhadap peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi
    2). Untuk mengetahui apakah metode transitliterasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    E. Definisi operasional variabel
    a. Secara umum pengertian hasil belajar adalah perubahan perilaku dan kemampuan secara keseluruhan yang dimiliki oleh siswa setelah belajar, yang wujudnya berupa kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor yang disebabkan oleh pengalaman dan bukan hanya salah satu aspek potensi saja.

    b. Transitliterasi dalam kamus istilah Filologi (1997;90), didefinisikan sebagai "pengetahuan teks dari suatu tulisan ke tulisan yang lebih atau dapat disebut alih huruf atau alih aksara, misalnya dari huruf Jawa ke huruf latin, dari huruf Sunda ke huruf latin, dan sebagainya.

    Sekian dan terimakasih 🙏
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    BalasHapus
  26. Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : khoffifa Potabuga
    NIM :191012147
    Kelas : PAI 6D
    Topik : Meningkatkan proses belajar menggunakan sosial media melalui handphone

    * Pendahuluan
    1. Latar belakang

    2. Rumusan masalah
    Apakah dengan menggunakan handphone dapat meningkatkan proses belajar siswa

    3.tujuan penelitian
    Untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa melalui handphone

    4. Manfaat
    Dapat memudahkan kegiatan pembelajaran yang dilangsungkan menggunakan media internet atau yang disebut daring, hal ini bertujuan agar siswa mampu belajar menggunakan Handphone.

    5.Definisi Operasional Variabel
    1.Meningkatkan proses belajar adalah cara seorang guru mendidik siswa dengan berbagai sarana dan prasarana yang tidak lepas dari 8 keterampilan dasar mengajar

    2.pembelajaran menggunakan Handphone adalah salah satu kegiatan belajar siswa yang mengguna sosial media guna untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam belajar menggunakan media sosial

    BalasHapus
  27. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Nama : Astin I Bau
    NIM : 191012132

    Topik : Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih

    * Pendahuluan
    A. Latar belakang

    B. Rumusan masalah
    1. Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media Audio visual pada mata pelajaran fiqih
    2. Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih sesudah menggunakan media audio visual

    C. Tujuan penelitian
    1. Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media audio visual
    2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sesudah menggunakan audio visual pada mata pelajaran fiqih

    D. Manfaat penelitian
    1. Manfaat Teoritis
    diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memecahkan masalah keberhasilan mutu pendidikan dan perbaikan pengajaran di madrasah. Sementara bagi peneliti berikutnya hasil penelitian ini dapat memberikan masukan dan gamabaran
    mengenai penggunaan media audio visual untuk dapat dijadikan sebagai
    pengalaman dan melaksanaan pembelajarn ke depan.
    2. Manfaat Praktis
    a. Bagi Guru
    Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambahkan
    pengetahuan guru dalam mengelola perencanaan, pelaksanaan, dan penilain pemebalajaran. Hasil penelitian ini secara praktis diharapkan
    mampu memotivasi guru untuk meningkatkan keterampilan dan
    kompetesinya dalam mengelola pembelajaran di kelas sehingga prestasi belajar siswa sesuai dengan kurikulum pendidikan.
    b. Bagi siswa
    Menambah wawasan bagi siswa untuk lebih memahami pelajaran fiqih dengan menggunakan audio visual

    E. Definisi Operasional Variabel
    1.Penggunaan media audio visual,
    Dalam kamus besar bahasa Indonesia, penggunaan merupakan faedah atau manfaat.
    Jadi penggunaan yang dimaksud dalam penulisan ini adalah perihal penggunaan media audio visual pada pelajaran fiqih
    untuk meningkatkan hasil belajar siswa media audio visual merupakan media perantara atau
    penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa
    mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.
    Sedangkan menurut Wina Sanjaya “Media audio visual
    merupakan jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat.
    Jadi dapat disimpulkan
    bahwa media audio visual adalah media yang dapat bersuara dan
    bergerak yang mampu dan mudah dicerna oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar

    2. Hasil belajar
    a. Menurut Jihad dan Haris, hasil belajar merupakan bentuk
    perubahan tingkah laku yang cenderung menetap dari ranah
    kognitif, afektif, dan psikomotor dari proses belajar yang
    dilakukan dalam waktu tertentu.
    c. Menurut Hamalik, hasil belajar merupakan sebagai tingkat
    penguasaan yang dicapai oleh pelajar dalam mengikuti
    proses belajar mengajar.
    Berdasarkan definisi yang dikemukakan oleh para ahli maka
    dapat disimpulkan bahwa hasil belajar yang dimaksud adalah prestasi belajar atau hasil yang di dapat dari pelatihan atau pengalaman selama proses belajar

    TerimaKasih🙏

    BalasHapus
  28. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Siti Nurlan K. Sajiu
    Nim : 191012160

    Topik "Meningkatkan hasil belajar siswa melalui media media yang mendukung dalam proses pembelajaran agar materi bisa dipahami"

    Bab 1 Pendahuluan

    Identifikasi masalah
    Materi yang diberikan kurangnya didukung oleh media media yang berkaitan dengan materi

    Rumusan Masalah
    Apakah penerapan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran statistika

    Tujuan penelitian
    Untuk mengetahui penerapan media dalam meningkatkan hasil belajar

    Manfaat penelitian
    Dengan adanya media media yang disediakan memudahkan siswa dapat belajar dan lebih paham lagi

    Definisi operasional variabel
    1. Media pembelajaran adalah suatu multimedia yang disediakan oleh guru untuk menyajikan materi pembelajaran seperti PPT, video dll

    2. Hasil belajar, peningkatan hasil belajar siswa dengan media yang sudah disediakan akan lebih berpengaruh untuk hasil belajar siswa dengan mencakup kognitif, Afektif dan psikomotorik.

    BalasHapus
  29. Assalamu’alaikum wr wb.

    Nama : Lalan Marsyah Buhohang
    NIM : 191012124

    Topik : Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Memahami Materi dengan Menggunakan Model Pembelajaran berbasis Visualisasi/Media.
    Pendahuluan
    Latar Belakang…….
    Rumusan Masalah:
    Rumusan masalah dalam penelitian saya ini adalah : Bagaimana meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Visualisasi/Media.
    3. Tujuan Penelitian:
    Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis visualisasi/media.
    4. Manfaat Penelitian
    menggunakan media dapat mempermudah siswa dalam memahami materi dan mempermudah pendidik dalam menyampaikan materi.
    5. Devinisi Operasional Variabel.
    Variabel yang dapat saya buat : meningkatkan pemahaman siswa dan media visualisasi
    A. Siswa/I sekarang ini sudah terbiasa dalam menggunakan teknologi baik untuk menonton, bermain, dan sebagai alat komunikasi jarat jauh. Tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak sehingganya mereka terbiasa dengan teknologi sehingganya anak-anak bisa dengan mudah memahami film yang mereka tonton dibandingkan materi yang mereka pelajari di sekolah.

    B. Media visualisasi merupakan semua alat peraga yang digunakan dalam proses pembelajaran yang bisa dinikmati lewat panca indra adapun media visual juga berupa foto, ilustrasi, falshcard, grafik dan media visual gerak berupa gambar-gambar proyeksi bergerak seperti video.

    BalasHapus
  30. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Muhammad Rizki Gunawan
    Nim : 191012135

    Topik : Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di Masa Pandemi
    Bab 1 : Pendahuluan
    Latar belakang....
    Rumusan Masalah : Bagaimana strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi?
    Bagaimana hasil dari penerapan strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi?
    3. Tujuan penelitian
    Agar meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi
    Untuk mengukur minat belajar siswa di masa pandemi yang di mana pandemi ini penyebab kurangnya minat belajar siswa
    4. Manfaat penelitian
    Bagi peserta didik, meningkatkan minat belajar siswa karena kita ketahui bersama bahwa dengan adanya Pandemi ini minat dalam belajarnya siswa ini berkurang
    Bagi guru, untuk mengembangkan kemampuan guru dalam menerapkan strategi dalam upaya meningkatkan minat belajar siswa dimasa pandemi
    Bagi sekolah, yaitu dengan adanya guru guru yang berkualitas sehingga membuat para siswa, minat nya dalam belajar meningkat. Sehingga membuat akreditasi sekolah naik. Dan sekolah tersebut menjadi sekolah favorit bagi para orang tua agar anaknya bisa masuk disekolah tersebut.
    5. Definisi operasional variabel
    A. Strategi
    Strategi adalah suatu perencanaan jangka panjang yang disusun untuk menghantarkan pada suatu pencapaian akan tujuan dan sasaran tertentu
    B. Minat Belajar
    Minat belajar adalah dorongan dalam diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang dapat membuatnya tertarik dan senang

    BalasHapus
  31. Bismillah
    Nama : Fadlian Panggi
    Nim. 191012199
    Baiklah ad beberapa masalah yang saya temui dikelas cukup Banyak apalagi ketika kuliah On-line Daring. Terlebih khusus Kuliah Administrasi Pendidikan .
    Pada Mata kuliah Administrasi Pendidikan ini Kami menggunakan Media WA dengan Metode diskusi.
    Kami dibagikan Tugas untuk membuat Makalah lalu didiskusikan Di WA .
    Namun Setelah kami berdiskusi tidak ada Penjelasan dari dosen terkait materi materi pelajaran yang kita diskusikan
    Dan Ketika Pemberian Nilai Banyak Yang mendapatkan Nilai E .
    Ketika saya Konfirmasi dengan dosennya langsung, dan Kata Bu dosen disebabkan Tidak Hadir Pada Perkuliahan padahal saya sering Mengisi daftar hadir Ketika Perkuliahan. Saat Itu banyak Yang Tidak setuju karena mendapat nilai E , dan mengkonfirmasikan kepada ibu apakah ada perbaikan untuk MK ini awalnya ibu mengatakan tidak ada perbaikan dan ibu meminta kita untuk mengikuti kuliah semester pendek .
    Namun banyak yang tidak setuju dan banyak yang Komplen .
    Akhirnya ibu memberikan solusi dengan mengerjakan tugas tugas .

    Dan Solusi Untuk masalah ini adalah seharusnya ketika Menjadi seorang pendidik seorang Guru selain dari Memberikan tugas tetapi juga memberikan Penjelasan dan juga Arahan kepada yang di didik. Dan seorang pendidik seharusnya Memantau Mengadakan pendekatan dengan Mahasiswa karena seorang pendidik bukan hanya sekedar menjelaskan Namun juga sebagai motivator bagi yang di didik sehingga menjadi pendidik yang disukai dan dirindukan ketika belajar oleh peserta didik.

    Sekian mohon maaf jika ad salah Kata
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. Nama : anggun angraini
    Nim. : 191012187

    Topik
    UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
    SISWA PADA MATA PELAJARAN (SKI)

    1.katar belakang

    2..rumusan masalah
    a.Bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran SKI
    B.Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa
    dalam pelajaran Sejarah Kebudayan Islam

    3.Tujuan penelitiana.
    a.Untuk mengetahui pelaksanaan proses belajar mengajar mata
    pelajaran SKI
    B.Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar
    siswa dalam pelajaran Sejarah Kebudayan Islam

    4.manfaat penelitian
    Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu
    pembelajaran peserta didik untuk meningkatkan minat dan
    prestasi belajar Sejarah Kebudayaan Islam.
    2. Membuat suasana yang menyenangkan, proses belajar lebih
    efektif.

    5.devinisi opersional fariabel
    Upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata
    pelajaran SKI melalui Strategi kooperatife Learningyaitu Pertama,
    menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi siswa
    untuk belajar dengan membagi buku paket atau LKS yang akan dibahas atau
    yang akan dipelajari. Kedua, menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan
    demonstrasi atau lewat bahan bacaan.

    BalasHapus
  34. Bismillah
    Nama : Ina Enjelina M. Ibrahim
    NIM : 191012200
    Kelas : PAI 6E

    Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa

    1. Latar Belakang
    2. Rumusan masalah
    a. Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
    b. Bagaimana faktor penghambat konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran

    3. Tujuan Penelitian
    a. Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
    b. Untuk mengetahui apa saja faktor pemghambat konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran

    4. Manfaat penelitian
    Hasil penelitian ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai cara guru meningkatkan konsentrasi belajar siswa serta mampu menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa berkonsentrasi lebih besar.

    5. Definisi Operasional Variabel
    Upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Pertama mengecek kesiapan belajar, kedua menanamkan minat dan motivasi belajar dengan cara mengembangkan “Imajinasi Berpikir”, ketiga Lingkungan belajar harus kondusif.

    BalasHapus
  35. Nama : Fadlian Panggi
    Nim. : 191012199

    Meningkatkan Keaktifan peserta didik melalui metode diskusi

    A. Latar Belakang...

    B. Rumusan Masalah

    1. Faktor Apa saja Yang Mempengaruhi keaktifan Belajar peserta didik?
    2. Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan metode diskusi yang tepat?

    C . Tujuan Penelitian

    1. Untuk Mengetahui Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar Peserta didik
    2. Dapat Mengetahui Metode Diskusi yang tepat agar dapat Menciptakan pembelajaran yang membuat siswa Aktif

    D. Manfaat Penelitian

    Penelitian ini dapat Menjadi Bahan Evaluasi untuk guru agar dapat mengetahui Faktor Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan belajar peserta didik, serta dapat membantu
    Menemukan masalah masalah dalam pembelajaran Khususnya Dalam menggunakan Metode diskusi.

    E . Definisi Operasional Variabel

    1 .Keaktifan siswa yaitu sesuatu yang mengajak siswa untuk belajar secara aktif. untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang di berikan oleh guru dalam mata pelajaran yang disajikan.

    2. Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan peserta didik pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode diskusi adalah untuk memecahkan permasalahan, menjawab pertanyaan dan memahami pengetahuan peserta didik, serta untuk membuat suatu keputusan.





    BalasHapus
  36. Bismillah
    Nama: Sintiya Sayiu
    Kelas: PAI 6 E
    Nim: 191012182

    STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR

    1.Latar Belakang
    2.Rumusan Masalah
    a.Apa saja jenis-jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik?
    b.Bagaimana strategi guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar?
    3.Tujuan Penelitian
    a.Untuk mengetahui jenis-jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik.
    b.Untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.
    4.Manfaat Penelitian
    Hasil penelitian ini digunakan untuk memberikan informasi terkait strategi yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar sehingga mampu menciptakan peserta didik yang cerdas.
    5.Definisi Operasional Variabel
    Strategi yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar yaitu menggunakan metode diskusi, audio visual, dan praktik dengan tujuan agar peserta didik tidak jenuh, dan meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan materi yang belum dipahami.

    BalasHapus
  37. Assalamualaikum wr.wb
    Nama: Agim Imam Pasue
    Kelas: PAI6E
    Nim: 191012181

    Peran Guru Memberi Tugas PR Untuk meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Setiap Pembelajaran


    1.Latar Belakang

    2.Rumusan Masalah
    a.Seperti apa model tugas pekerjaan rumah yang diberi guru.?
    b.bagaimana antusias siswa dalam mengerjakan tugas rumah yang diberi guru.?

    3.Tujuan Penelitian
    a.Untuk mengetahui cara guru memberi tugas rumah kepada siswa
    b.Untuk mengetahui proses pengerjaan siswa ketika di beri tugas rumah.

    4.Manfaat Penelitian
    Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui kerja sama antar guru dengan siswa dalam menyelesaikan pembelajaran yang efektif.

    5.Definisi Operasional Variabel
    Cara yang digunakan guru adalah mengefektifkan pembelajaran tidak hanya di sekolah tetapi juga para siswa bisa belajar di rumah dengan di adakan tugas rumah atau PR ini memabantu siswa untuk lebih memahami lagi setiap pembelajaran.

    BalasHapus
  38. Nama:Abd Rahman T Yunus
    Kelas:PAi 6 E
    Nim:191012176

    MASALAH-MASALAH YG DIHADAPI GURU DI DALAM KELAS

    1. Latar Belakang
    2. Rumusan Masalah
    A.apa saja masalah-masalah yang dihadapi guru di dalam kelas.?
    B.bagaimna strategi guru dalam menghadapi masalah-masalah di kelas.?
    3.Tujuan penelitian
    A.Untuk mengetahui masalah-masalah yg di hadapi guru di dalam Kelas
    B.untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi masalah yang ada di kelas.
    4.Manfaaf Penelitian
    Hasil penelitian ini di gunakan untuk memberikan informasi mengenai masalah-masalah yg di hadapi guru di dalam Kelas dan bagaimana Strategi guru menghadpi masalah di Dalam kelas sehingga Terciptanya ruangan Kelas Yg efektif.
    5.Definisi Operasional Variabel
    Strategi yang dilakukan Guru ketika menghadapi masalah-masalah didalam kelas,karena seorang guru harus profesional dalam menghadapi masalah-masalah di Dalam kelas.jadi kita sebagai calon seorang guru harus melakukan pendekatan terhadap siswa tersebut sehiga tidak terjadi masalah-maslah yg kita tidak Inginkan,Pendekatan anjuran dan larangan (untuk guru sendiri) :
    1). Jangan menegur siswa di hadapan kawan-kawannya
    2). Jangan menggunakan nada suara yang tinggi dalam memberi peringatan.
    3). Bersikap tegas dan adil terhadap semua siswa.
    4). Jangan pilih kasih.
    5). Buktikan terlebih dahulu siswa itu bersalah sebelum memberikan hukuman.
    6). Patuhilah aturan-aturan yang telah kita tetapkan.







    BalasHapus
  39. Nama : Andri S. Loing
    Kelas : PAI E
    Nim : 191012164

    Guru dituntut profesional dalam mengajar

    1.Latar belakang

    2.Rumusan masalah

    a.Hal hal apa yang harus guru kuasai sehingga dikatan profesional
    b.kenapa guru dituntut profesional

    3.Tujuan penelitian
    a.mengatasi siswa siswi yang maksimal dalam pembelajaran
    b.Kurangnya pemahaman siswa siswi terhadap pembelajaran

    4.Manfaat penelitian
    a.menumbuhkan semangat serta motifasi beserta dorangan terhadap pembelajaran
    b.meningkatkan intelektual siswa siswi

    5.Definisi variabel
    Dalam menciptakan generasi penerus bangsa tentu ada dasar, nah dasar seorang siswa ada pendidikan jika sekiranya pendidikan mereka tida maksimal karena ulah guru yang tidak profesional maka apa yang akan terjadi

    BalasHapus
  40. Nama :Rizal Thalib
    Kelas :Pai 6E
    Nim :191012177

    Pengaruh Model Research Based ELearning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran
    Fisika.
    1.Latar Belakang
    2.Rumusan masalah
    yaitu apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir
    kritis siswa dalam pembelajaran fisika antara yang belajar dengan model research
    based e-learning (RBeL) dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran
    direct e-learning (DeL)?
    3.tujuan penelitian
    Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan
    kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika antara yang belajar
    dengan model Research Based E-Learning (RBeL) dengan siswa yang belajar
    dengan model pembelajaran Direct e-learning (DeL).

    4.Manfaat penelitian

    Hasil penelitian ini dapat memberikan landasan teoritis sebagai upaya
    pemecahan masalah dalam pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran fisika
    yang selama ini dialami oleh siswa.Terdapat indikasi yang signifikan jika model
    pembelajaran ini dapat menggantikan pembelajara direct e-learning (DeL) yang
    selama ini digunakan di sekolah. Pembelajaran research based e-learning (RBeL)
    penting untuk diimplementasikan dalam pembelajaran agar siswa dapat
    memahami konsep fisika dalam kehidupan nyata, tidak terbatas pada teori dan
    tuntunan buku ajar.

    5.Definisi operasional Variabel
    Research based e-learning (RBL) merupakan model pembelajaran
    research based learning yang diajarkan dengan meggunakan metode daring.
    Research based learning sendiri merupakan salah satu metode Student Centered
    Learning (SCL) yang mengintegrasikan penelitian di dalam proses pembelajaran.




    BalasHapus
  41. Nama :Fandri A. Nodu
    Kelas :PAI 6E

    Pengaruh Sarana dan Prasarana terhadap Proses Pembelajaran

    BAB I PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang
    Pembelajaran merupakan sesuatu yang tercipta dari berbagai faktor pendukung seperti, pengajar, peserta didik, ruang kelas dan masih banyak lagi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas mengenai sarana dan prasaran.
    B. Rumusan Masalah
    1. Apakah sarana dan prasarana dapat mempengaruhi proses pembelajaran?
    C. Tujuan Penelitian
    1. Untuk mengetahui pengaruh sarana dan prasarana terhadap proses pembelajaran.
    D. Manfaat Penelitian
    Adapun manfaat dari penelitian ini menjadi landasan teoritis dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran
    E. Definisi Operasional Variabel
    1. Sarana merupakan segala sesuatu yang dipakai sebagai alat untuk mencapai makna dan tujuan
    2. Prasarana merupakan segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses.

    BalasHapus
  42. Nama : Febriyanto podilito
    Nim. : 191012167

    Topik :
    UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
    SISWA PADA MATA PELAJARAN AGAMA

    1.katar belakang

    2.rumusan masalah

    a. Bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran agama
    b. Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa
    dalam pelajaran agama

    3.Tujuan penelitian

    a. Untuk mengetahui pelaksanaan proses belajar mengajar mata
    pelajaran agama
    b. Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran agama

    4.manfaat penelitian

    Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu
    pembelajaran peserta didik untuk meningkatkan minat dan
    prestasi belajar Sejarah Agama.
    Membuat suasana yang menyenangkan, proses belajar lebih
    efektif.

    5.devinisi opersional fariabel
    Upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata
    pelajaran agama melalui Strategi kooperatife Learningya itu Pertama,
    menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi siswa
    untuk belajar dengan membagi buku paket atau LKS yang akan dibahas atau
    yang akan dipelajari. Kedua, menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan
    demonstrasi atau lewat bahan bacaan.

    BalasHapus
  43. Nama : Mohamat Syain Paputungan
    Nim : 191012197
    Kls : PAI 6 E

    Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang kondusif

    Bab I Pendahuluan
    Secara eksplisit dinyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
    proses pembelajaran di dalam kelas antara adalah kompetensi guru, metode
    pembelajaran yang dipakai, kurikulum, sarana dan prasarana, serta lingkungan
    pembelajaran baik lingkungan alam, (psiko)sosial dan budaya (Depdikbud, 1994).
    Dapat diartikan disini bahwa lingkungan sosial pembelajaran di kelas maupun di
    sekolah (kantor guru dan staf tata usaha) mempunyai pengaruh baik langsung
    maupun tak langsung terhadap proses KBM.

    B. Rumus Masalah
    1. Bagaimana Menciptakan pembelajaran yang kondusif?

    C. Tujuan Penelitian
    1. Untuk Mengetahui cara menciptakan pembelajaran yang kondusif

    D. Manfaat Penelitian
    untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

    E. Definisi Operasional Variabel
    1. Kondusif, berati "tenang", "mendukung" untuk memberikan hasil yang diinginkan.
    2. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.

    BalasHapus
  44. Bismillah
    Nama: Priska Fransiska Ibrahim
    NIM : 191012163
    Kelas : PAI 6 E

    Topik : "Pembelajaran yang dapat membangkitkan inovasi belajar siswa"

    BAB I
    A. Latar Belakang
    ---
    B. Rumusan Masalah
    1. Bagaimana teori-teori yang berhubungan dengan inovasi?
    2. Bagaimanakah pendekatan pembelajaran dengan membangkitkan inovasi siswa?

    C. Tujuan penelitian
    Untuk mengetahui serta menerapkan teori-teori yang berhubungan dengan inovasi juga mengetahui pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan inovasi siswa
    D. Manfaat Penelitian
    Manfaat penelitian untuk mendapatkan hasil dari proses pendidikan yang maksimal dan menghasilkan siswa-siswi yang inovatif.
    E. Definisi Variabel
    - Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia.
    - Pembelajaran inovatif adalah suatu proses pembelajaran pada umumnya yang dilakukan oleh guru dan lebih mengarah pada pembelajaran yang berpusat pada siswa yang prosesnya dirancang dan dikondisikan untuk siswa agar siswa belajar atau singkatnya pembelajaran inovatif adalah pembelajaran aktif.

    BalasHapus
  45. Nama : Nursakinah Baharudin
    Kelas : PAI 6E
    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1 Latar belakang
    1.2 Rumusan masalah
    Mengajar menggunakan LCD meningkatkan minat belajar siswa.
    1.3 Tujuan Penelitian
    Meningkatkan motivasi belajar siswa didalam kelas.
    1.4 Manfaat penelitian
    Membantu para siswa meningkatkan minat belajar dan membuat guru lebih mudah dalam mengajar.
    1.5 Definisi Operational variabel
    Penggunaan LCD dalam pembelajaran biasanya lebih mempermudah murid dalam mengingat pembelajaran, sebab terdapat gambar yang dapat dilihat secara langsung melalui LCD, dan Meningkatkan kreativitas guru dalam membuat materi yang lebih unik dan indah untuk menarik perhatian murid dalam belajar.

    BalasHapus
  46. Nama : Nursakinah Baharudin
    Kelas : PAI 6E
    Topik : Meningkatkan minat belajar siswa dalam mengajar melalui LCD.
    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1 Latar belakang
    1.2 Rumusan masalah
    Mengajar menggunakan LCD meningkatkan minat belajar siswa.
    1.3 Tujuan Penelitian
    Meningkatkan motivasi belajar siswa didalam kelas.
    1.4 Manfaat penelitian
    Membantu para siswa meningkatkan minat belajar dan membuat guru lebih mudah dalam mengajar.
    1.5 Definisi Operational variabel
    Penggunaan LCD dalam pembelajaran biasanya lebih mempermudah murid dalam mengingat pembelajaran, sebab terdapat gambar yang dapat dilihat secara langsung melalui LCD, dan Meningkatkan kreativitas guru dalam membuat materi yang lebih unik dan indah untuk menarik perhatian murid dalam belajar.

    Mohon maaf atas kesalahan.🙏

    BalasHapus
  47. Nama : Mascarena Refangheni Tristi
    Nim : 191012193

    Topik : membentuk pribadi siswa dan siswi yang beretika dengan mendemostrasikan sikap 5S .

    Bab I PENDAHULUAN
    A. Latar belakang

    Etika merupakan hal yang baik dan yang buruk yang harus dimiliki oleh semua orang. Terutama pada pelajar siswa dan siswi dalam proses pembelajaran, Pembelajaran sendiri merupakan sesuatu yang tercipta dari berbagai faktor pendukung seperti, pengajar, peserta didik, ruang kelas dan masih banyak lagi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas mengenai Membentuk pribadi siswa dan siswi yang beretika.

    B. RUMUSAN MASALAH

    1. Apa yang dimaksud sikap 5S!
    2. Bagaimana cara membentuk sikap siswa dan siswi yang yang beretika!

    C. Tujuan

    Adapun tujuan disini yaitu, diharapkan siswa dan siswi dapat beretika dan berakhlak yang baik dengan menerapkan sikap 5S yaitu ( senyum, Sapa, salam, sopan dan santun), pada kehidupan sehari-hari.

    D. MANFAAT

    Adapun manfaat yang didapatkan yaitu, lahirnya siswa dan siswi yang memiliki etika dan akhlak baik di era globalisasi saat ini.

    E. DEVINISI OPERASIONAL VARIABEL
    Strategi yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar yaitu menggunakan metode diskusi, audio visual, dan praktik dengan tujuan agar peserta didik tidak jenuh, dan meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan materi yang belum dipahami. Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan peserta didik pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode diskusi adalah untuk memecahkan permasalahan, menjawab pertanyaan dan memahami pengetahuan peserta didik, serta untuk membuat suatu keputusan.

    Afwan

    BalasHapus
  48. Nama :Windi afrianti gagamo
    Kelas : PAI 6E
    NIM : 191012346

    1.1 Latar belakang
    Salah satu kompetensi yang perlu dimiliki seorang guru dalam melaksanakan tugasnya adalah mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar merupakan suatu faktor penting dalam keaktifan sebuah pembelajaran terlebih di tingkat perguruan tinggi. Kurangnya bahan ajar tentunya dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran.

    1.2 Rumusan MasalahMasalah
    1. Bagaimana definisi pengembangan?
    2. Bagaimana asas materi ajar?

    1.3 Tujuan
    Untuk mengetahui definisi pengembangan dan mengetahui bagaimana asas materi ajar.

    1.4 Manfaat
    Adapun manfaat yang didapatkan yaitu seorang guru dapat melakukan pengembangan bahan ajar agar pembelajaran lebih efektif dan efisien.

    1.5 Definisi operasional variabel
    Pengembangan berarti pola pertumbuhan, perubahan secara perlahan dan perubahan secara bertahap. Materi ajar adalah salah satu komponen sistem pembelajaran yang memegang peranan penting dalam membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

    BalasHapus
  49. Nama :Windi afrianti gagamo
    Kelas : PAI 6E
    NIM : 191012346

    Topik : Pengembangan bahan ajar
    1.1 Latar belakang
    Salah satu kompetensi yang perlu dimiliki seorang guru dalam melaksanakan tugasnya adalah mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar merupakan suatu faktor penting dalam keaktifan sebuah pembelajaran terlebih di tingkat perguruan tinggi. Kurangnya bahan ajar tentunya dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran.

    1.2 Rumusan MasalahMasalah
    1. Bagaimana definisi pengembangan?
    2. Bagaimana asas materi ajar?

    1.3 Tujuan
    Untuk mengetahui definisi pengembangan dan mengetahui bagaimana asas materi ajar.

    1.4 Manfaat
    Adapun manfaat yang didapatkan yaitu seorang guru dapat melakukan pengembangan bahan ajar agar pembelajaran lebih efektif dan efisien.

    1.5 Definisi operasional variabel
    Pengembangan berarti pola pertumbuhan, perubahan secara perlahan dan perubahan secara bertahap. Materi ajar adalah salah satu komponen sistem pembelajaran yang memegang peranan penting dalam membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

    BalasHapus
  50. Nama: Pira
    Kelas : PAI 6E
    NIM 191012170

    Topik :Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Online Akibat Pandemi *COVID-19*

    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar belakang
    _
    B. Rumusan masalah

    1. Seberapa tinggi motivasi belajar siswa pada masa pandemi covid-19

    C. Tujuan penelitian

    Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mencari titik permasalahan yang menjadi kendala, faktor-faktor serta dampak yang ditimbulkan
    pada masa pandemi Covid-19. Namun secara khusus tujuan penelitian ini
    adalah:
    1. Untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19

    2. Untuk mengetahui kendala dalam memberikan motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19

    D. Manfaat penelitian.

    Motivasi belajar siswa pada pembelajaran online dapat di tingkatkan dengan memanfaatkan penggunaan media yang menarik, sehingga akan membuat siswa pembelajaran. Dalam hal ini, guru bisa membuat atau menggunakan media animasi untuk mendukung pembelajaran online.
    Contohnya, guru bisa membuat atau menggunakan media animasi untuk mendukung proses pembelajaran, yaitu dalam proses penyampaian materi pelajaran

    E. Definisi operasional variabel

    Strategi Meningkatkan Motivasi belajar siswa:
    *kebermaknaan*, siswa termotivasi belajar apabila hal-hal yang dipelajari mengandung makna tertentu baginya.
    *Komunikasi terbuka*, siswa lebih suka belajar bila penyajian terstruktur
    supaya pesan-pesan guru terbuka terhadap pengawasan siswa.
    *Latihan yang bermanfaat*, siswa lebih senang belajar, jika mengambil
    bagian yang aktif dari latihan/praktik untuk mencapai tujuan
    pengajaran.

    BalasHapus
  51. Bismillah
    Nama : Mutia kasim
    Kelas : PAI 6 E
    Nim : 191012192

    Topik : "Upaya guru meningkatkan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di Madrasah Aliyah"

    1. Latar belakang
    2. Rumusan masalah
    Bagaimana penerapan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di MA
    Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan metode drill yang tepat?

    3. Tujuan penelitian
    Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di MA.
    Untuk mengetahui metode drill yang tepat

    4. Manfaat penelitian
    Dengan adanya metode drill dapat meningkatkan pemahaman dan menambah motivasi belajar pada siswa. Dan juga materi akan lebih jelas dan mudah di terima oleh siswa.

    5. Devinisi operasional variabel
    a. Metode drill
    b. Pembelajaran

    Metode drill adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran pendidikan agama Islam dengan melatih peserta didik secara berulang-ulang dalam bentuk lisan, tulisan, maupun aktivitas fisik agar peserta didik memiliki keterampilan yang tinggi dalam menguasai bahan pelajaran

    Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan.

    BalasHapus
  52. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  53. Nama : Windi Dj Husain
    NIM : 191012161
    Kelas : PAI 6 E

    Topik :
    Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pelajaran PAI melalui penerapan motode pembelajaran Reading Guide.

    Bab I Pendahuluan
    A. Latar Belakang
    B. Rumusan Masalah
    1. Bagaimana penerapan metode pembelajaran reading guide pada pelajaran PAI?
    2. Apakah penerapan metode pembelajaran reading guide dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik?

    C. Tujuan
    1. Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran reading guide pada pelajaran PAI.
    2. Untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran reading guide dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

    D. Manfaat
    Dengan menerapkan metode pembelajaran reading guide ini di harapkan dapat memudahkan dan memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Diharapkan juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

    E. Definisi Operasional Variabel
    1. Hasil belajar adalah tingkat keberhasilan dalam menguasai bidang studi ilmu pengetahuan setelah memperoleh pengalaman atau proses belajar mengajar.
    2. Reading guide suatu metode pembelajaran yang dalam pelaksanaanya menitik beratkan pada unsur membaca, yakni memandu siswa untuk membaca panduan yang disiapkan oleh guru sesuai dengan materi yang akan diajarkan dengan waktu yang sudah ditentukan, disisi lain guru juga akan memberi pertanyaan yang membahas seputar materi yang telah dibaca siswa.

    Terima kasih🙏

    BalasHapus
  54. Nama: Sri Lilis Tambiyo
    Kelas : PAI-6E
    Nim : 191012173

    Topik: Bimbingan belajar untuk Siswa berkesulitan belajar membaca

    Bab I Pendahuluan
    A. Latar belakang
    B. Rumusan Masalah
    1. bagaimana cara mengetahui siswa sebelum dan sesudah diadakannya bimbingan
    2. pengaruh kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran terhadap dirinya dan lingkungannya
    3. usaha apa saja untuk mengatasi kendala tersebut
    4. peranan bimbingan dalam pembelajan siswa
    C. Tujuan
    1. mengetahui kesulitan apa yang dihadapi siswa sehingga ia tidak mampu mengikuti pelajaran bahasa Indonesia
    2. melakukan observasi, pengamatan langsung pada objek untuk mengetahui masalah-masalah apa yang dihadapi siswa khususnya siswa yang kesulitan belajar bahasa Indonesia
    3. memecahkan masalah/kendala-kendala yang dihadapi saat proses bimbingan
    4. menjadikan siswa yang kesulitan belajar menjadi mudah dan mau belajar dengan lebih baik dari sebelum diadakan bimbingan
    D. Manfaat
    1. memberi kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan isi hatinya akan butuhnya perhatian dari orangtua dan kita selaku pendidik, pembingbing dan orangtua
    2. memberikan perhatian atau mendapatkan perhatian khusus dari guru
    3. memberikan/membangkitkan semangat belajar siswa dan aktif dan tidak merasa minder lagi, jadi lebih percaya diri dan membuang jauh-jauh rasa putus asa
    4. setelah mendapatkan bimbingan, setidaknya mereka akan mencoba dan berusaha untuk menghadapi masalah yang mereka hadapi dengan bimbingan guru dan orangtua dan berusaha untuk lebih baik.
    E. Devinisi operasional Variabel
    Bimbingan merupakan suatu proses yang berkesinambungan melalui proses pemberian bantuan kepada siswa supaya individu itu dapat memahami dirinya sehingga ia mampu mangarahkan dirinya dan bertindak wajar sesuai dengan ketentuan dan keadaan keluarga serta masyarakat. Layanan bimbingan sangat dibutuhkan agar siswa siswi yang mempunyai masalah dapat terbantu, sehingga mereka dapat belajar lebih baik bimbingan itu, dapat dilakukan dengan cara motivasi, pengarahan dan penyuluhan kepada yang bersangkutan. Maka tujuan utama dari bimbingan itu untuk membantu mengatasi berbagai macam kesulitan yang dihadapi siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar yang efektif dan efisien dalam bidang bahasa Indonesia

    BalasHapus
  55. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu 🙏 🙏 🙏

    Nama : Indriyani M. Tuna
    Nim : 191012191

    Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"

    Bab 1
    Pendahuluan

    A. Latar belakang...

    2. Rumusan Masalah
    1. Faktor apa saja yang dapat mempengaruhi Efektivitas belajar?
    2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?

    3. Tujuan penelitian
    1. Dapat mengetahui Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Belajar
    2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif

    4. Manfaat Penelitian
    Dengan adanya Penelitian Ini dapat menambah wawasan bagi guru agar menjadikan pembelajaran yang Efektif

    5. Definisi Operasional Variabel
    Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
    pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan


    Terimakasih...

    BalasHapus
  56. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  57. Nama. : Susanti m lahami
    Kelas. : PAI 6 E
    Nim. : 191012174

    Topik : upaya meningkatkan motivasi belajar siswa

    1. Latar belakang
    2. Rumusan masalah
    1. Apakah penyebab rendahnya motivasi belajar pada siswa?
    2. Bagaimana cara meningkatkan motivasi belajar pada siswa?
    3. Tujuan
    Adapun tujuan yaitu me motivasi dalam proses belajar siswa adalah dapat membuat siswa menjadi semangat belajar.
    4. Menfaat
    Membuat siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran dan membantu siswa dalam menemukan mimpinya.
    5. Definisi operasional variabel
    Motivasi belajar adalah keseluruhan daya dorong yang berasal dari dalam diri maupun luar individu yang mendorong individu untuk belajar demi mengadakan perubahan tingkah laku melalui proses belajar dan pengalaman.



    Terima kasih 🙏

    BalasHapus
  58. Nama : Ismi Alamati
    Kelas : Pai 6e

    Cara Guru Dalam Memberi Penguatan Piskis Pada Pelajar

    PENDAHULUAN
    1.Latar belakang

    2.Rumusan masalah
    a. Apa yang harus dilakukan guru dalam memberi penguatan psikis pada pelajar
    b. Meagapa guru diharuskan memberi penguatan pada pelajar

    3.Tujuan penelitian
    a. Dapat memberi acuan dan penguatan pada para pelajar agar mengetahui kelemahan dan kekurangan
    b. Agar para pelajar bisa fokus pada tujuan melalui penguatan psikisnya


    4.Manfaat penelitian
    a.memberikan semangat agar bisa konsentrasi dan siswa terfokus pada tujuan yang terarah sesuai prosedur yang ia rencanakan
    b. Meningkatkan kekuatan mental para pelajar yang dimana Masing masing individu siswa mengetahui potensinya di bagian yang mereka ketahui

    5.Definisi variabel
    a. Sebagai seorang siswa atau pelajar di tempat apapun itu. Mereka diharuskan untuk bermental kuata atau mempuanyai psiskis yang bisa dikendalikan dengan baik, karena psikis atau kekuatam begitu berpengaruh bagi sebuah proses yang sudah diarahkan oleh sistem kependidikan. Sebagai seorang guru kita dituntut untul bisamem membuat generasi selanjutnya bisa lebih baik. Jika satu atau bahkan hanya beberapa orang saja yang mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi serta psikis yang kuat maka kita akan begitu di apresiasi oleh lingkungan manapun, karena menjadikan sesorang bermental dan psikis yang kuat itu tidak mudah.sebab jika intelektual mumpuni dan psikis kuat akan berpengaruh baik untuk proses belajar.
    b. Penguatan psikis sangat bermanfaat bagi pelajar. Dikarenakan akan membuat pelajar lebih terarah dalam belajar serta bersemangat fokus dan konsentrasi. Jika hanya logikanya yang berjalan baik dan berfikir cemerlang semntara jiwa dan mentalnya sedang jatuh. Semangat belajarnya akan menurun. Disebabkan tak ada yang memberi penguatan psikis di dalam diri pelajar tersebut. Dari sinilah Penguatan psikis begitu penting diberikan oleh para guru selaku tenaga pengajar yang tak hanya menciptakan orang orang terpelajar namun juga harus menghadirkan mental sehat dalam belajar agar tetap tercipta suatu tujuan yang baik bagi prestasi yang diinginkan serta jiwa yang sempurna dalam menggapai cita cita.

    Terima kasih..

    BalasHapus
  59. Nama : Guspina M Sulu
    Kelas : PAI 6E

    Pendahuluan
    1. Latar Belakang

    2. Rumusan masalah
    A. Bagaimana perkembangan motor (fisik) siswa?
    B. Bagaimana perkembangan kognitif siswa?
    C.bagaimna perkembangan sosial dan moral siswa?

    3. Tujuan Masalah
    A. Mengetahui perkembangan motor (fisik) siswa
    B. Mengetahui perkembangan kognitif siswa
    C. Mengetahui perkembangan sosial dan moral siswa

    4. Manfaat penelitian
    Untuk mengetahui hakikat perkembangan anak sehingga mereka akan mengerti bagaimana anak dan remaja tumbuh dan berkembang dalam hal kognitif,sosial,dan moral.Guru Taman kanak kanak juga harus mengerti seperti apa siswa siswi mereka,demikian juga dengan guru SD,SMP,SMA dan PT.

    5. Definisi operasional variabel
    Perkembangan motor ( motorvelopment) yakni proses perkembangaYang progresif dan berhungan dengan aneka ragam keterampilan fisik anak ( motor skills). perkembangan kognitif(cognitive delpmen), yakni perkembangan fungsi intelektual atau proses perkembangan kemampuan yang berhungan dengan pahaman,pertimbanga,pengelolaan informasi,pemecahan masalah, kesenangan dan keyakinan.

    Terima kasih 🙏

    BalasHapus
  60. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  61. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Nama : Royin Mamonto
    Nim : 191012165

    Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab pada mata pelajaran akidah ahlak

    Bab 1 pendahuluan:

    Identifikasi Masalah :
    Materi kurang lengkap di jelaskan pada mata pelajaran akidah ahlak

    Rumusan Masalah :
    Apakah penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah ahlak?

    Tujuan penelitian :
    Untuk dapat mengetahui penerapan metode tanya jawab dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah ahlak

    Manfaat penelitian:
    Dengan adanya metode tanya jawab dapat melatih dan merangsang daya nalar serta daya ingat siswa

    Definisi operasional variabel:
    Hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab

    Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru tentang pemahaman membaca siswa.

    Terimakasih🙏

    BalasHapus
  62. Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"

    Bab 1
    Pendahuluan

    A. Latar belakang...

    2. Rumusan Masalah
    1. Hal apa saja yang menyebabkan kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat belajar?
    2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?

    3. Tujuan penelitian
    1. Dapat mengetahui penyebab kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat Belajar
    2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif

    4. Manfaat Penelitian
    Dengan adanya Penelitian Ini dapat memberikan ilmu baru bagi seorang guru dalam memberikan pelajaran demi kelangsungan pembelajaran yg dinamis dan efektif

    5. Definisi Operasional Variabel
    Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
    pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan

    BalasHapus
  63. Nama: Adrian Albakir
    Kelas: PAI 6E
    NIM:191012184

    Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"

    Bab 1
    Pendahuluan

    A. Latar belakang...

    2. Rumusan Masalah
    1. Hal apa saja yang menyebabkan kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat belajar?
    2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?

    3. Tujuan penelitian
    1. Dapat mengetahui penyebab kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat Belajar
    2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif

    4. Manfaat Penelitian
    Dengan adanya Penelitian Ini dapat memberikan ilmu baru bagi seorang guru dalam memberikan pelajaran demi kelangsungan pembelajaran yg dinamis dan efektif

    5. Definisi Operasional Variabel
    Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
    pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan

    BalasHapus
  64. Nama : Alfandri Male
    Kelas : PAI 6E
    Nim. : 191012189

    Pendidikan akhlak di sekolah.

    A. Rumusan masalah

    1. Factor apa yg mempengaruhi pendidikan akhlak terhadap siswa di sekolah ?
    2. Bagaimana kah metode yg di gunakan dalam pendidikan akhlak ?

    B. Tujuan penelitian

    1. Untuk mengetahui factor2 yg mempengaruhi pendidikan akhlak terhadap siswa di sekolah.
    2. Untuk mengetahui metode yg di gunakan dalam pendidikan akhlak.

    C. Manfaat penelitian

    Dgn adanya penelitian dpt menambah wawasan tentang pendidikan akhlak bagi siswa di sekolah.

    D. Definisi operasional variabel

    Pendidikan akhlak adalah usaha yang dilakukan secara sadar untuk membimbing dan mengarahkan kehendak seseorang untuk mencapai tingkah laku yang mulia dan menjadikannya sebagai kebiasaan

    BalasHapus