Tahapan
Merumuskan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, dan Definisi
Operasional Variable dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
A. Merumuskan Masalah
Setelah kita memahami
cara mengidentifikasi masalah dalam penelitian tindakan kelas, kini kita masuk
pada tahapan merumuskan masalah yang telah diidentifikasi. Pada umumnya, rumusan
masalah dalam penelitian adalah inti dari penelitian itu sendiri, karena
masalah adalah awal dari munculnya sebuah penelitian. Hal ini disebabkan oleh
tujuan penelitian itu sendiri yang berusaha mencari atau menemukan penyebab
dari masalah yang timbul untuk mengatasi masalah tersebut atau memperoleh ilmu
baru yang dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang ada.
|
Contoh:
|
Kembali ke contoh di
atas yang berfokus pada proses belajar, maka alternative tindakan yang dapat
diambil adalah misalnya cara mengajar. Oleh karena itu sebagai seorang guru,
peneliti harus memahami jenis-jenis cara mengajar dan strategi pembelajaran.
Misalnya guru/peneliti memilih strategi bermain sebagai alternative tindakan
yang akan diterapkan, maka focus penelitiannya adalah pada strategi bermain peran. Maka dapat diidentifikasi 2 fokus
penelitian atau variable penelitian yaitu hasil
belajar dan strategi bermain peran.
|
Selanjutnya harus
dipahami pula bahwa dalam penelitian tindakan kelas karena tujuannya adalah
mengatasi masalah dengan cara meningkatkan, maka salah satu kata yang harus
dicantumkan pada rumusan masalah adalah “meningkatkan”. Jika kembali kepada
contoh di atas, maka terdapat 3 kata kunci yang akan digunakan dalam rumusan
masalah, yaitu: hasil belajar, strategi bermain peran, dan meningkatkan.
Apabila ketiga kata
kunci (variable) penelitian tersebut dirumuskan dalam sebuah metode penelitian
tindakan kelas, maka dapat dirumuskan dalam dua kalimat pertanyaan. Mengapa
kalimat pertanyaan, karena rumusan masalah adalah komponen penelitian yang
harus dijawab melalui hasil penelitian. Kalimat 1 : Dapatkah hasil belajar siswa
meningkat melalui penerapan strategi bermain peran? Kalimat 2 : Bagaimana
meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi bermain peran?
B. Tujuan Penelitian
Langkah selanjutnya yang
harus dilakukan setelah merumuskan masalah adalah menentukan tujuan penelitian.
Menentukan tujuan masalah sama pentingnya dengan merumuskan rumusan masalah.
Menentukan tujuan penelitian akan membawa kita pada teknik pengumpulan data,
alat pengumpulan data, dan teknik analisis data. Ketiga komponen tersebut
sangat menentukan prinsip-prinsip penelitian yaitu sistematis, rasional, empiric,
dan logis (Cresswell, 2018, hal: 5).
Tujuan penelitian harus
sejalan dengan rumsan masalah yang telah dirumuskan. Dengan demikian tidaklah
sulit menentukan tujuan penelitian, jika rumusan masalah sudah ada.
|
C. Manfaat/Kegunaan Penelitian
Penelitian dilakukan
untuk memecahkan masalah atau mengatasi masalah sehingga diperoleh pengetahuan
yang baru. Oleh karena itu, setelah melakukan penelitian harus ditemukan novelty (kebaruan) dari bidang ilmu yang
diteliti tersebut. Dengan demikian, penelitian harus menetapkan manfaat dari
penelitian tersebut terhadap bidang ilmu yang diteliti, baik secara teoritis
maupun secara praktis.
Menetapkan manfaat
penelitian harus berkaitan dengan bidang ilmu dan variable yang diteliti.
Kembali pada contoh di atas, variable penelitiannya adalah hasil belajar dan
strategi bermain peran, maka dapat ditetapkan manfaat penelitiannya sebagai
berikut:
1.
Secara teori: memberikan kontribusi
keilmuan terhadap peningkatan hasil belajar menggunakan strategi mengajar
2. Secara praktis: bagi guru: memberikan
panduan peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi belajar.
Bagi
lembaga pendidikan: memberikan rekomendasi untuk senantiasa memberikan
pelatihan peningkatan kompetensi pedagogic dan professional guru.
D.
Definisi
Operasional Variabel
Telah
disampaikan di awal bahwa sebuah penelitian berawal dari masalah yang timbul
dan terdapat variable yang ada dalam masalah tersebut. Oleh karena itu, untuk
menuntun peneliti melakukan penelitian secara terarah, maka perlu merumuskan variable
secara operasional. Makna kata operasional adalah jelas apa yang akan diukur
dan jelas indikator yang akan digunakan.
Jika
mengambil contoh di atas, maka terdapat 2 variabel yaitu: hasil belajar dan
strategi bermain peran. Maka definisi operasionalnya adalah
1.
Hasil belajar adalah nilai atau skor
yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan proses belajarnya, baik pada saat
semester, mid semester, dan tugas harian. Penelitian ini akan mengukur hasil
belajar siswa berdasarkan nilai semester.
2.
3.
Strategi bermain peran adalah
langkah-langkah pengajaran yang diterapkan guru di dalam kelas dengan cara member
peran kepada siswa sesuai materi yang dipelajari. Terdapat …langkah-langkah
yang diterapkan guru dalam strategi ini.
Silahkan
buka link berikut dan baca lebih jauh indikator langkah-langkah penerapan
strategi bermain peran.
https://repository.usd.ac.id/9856/2/121224022_full.pdf
http://jurnal.upi.edu/file/4-Yulia_Siska-edit.pdf
Tugas
Susunlah
kerangka penelitian PTK anda berdasarkan kerangka di atas, yaitu Bab 1.
Pendahuluan. A. Latar Belakang, 2. Rumusan Masalah, 3. Tujuan Penelitian, 4.
Manfaat Penelitian, 5. Definisi Operational Variabel.
Tulis jawaban di kolom komentar!
Assalamualaikum wr wb..
BalasHapusNama: Fadilah Lahami
NIM: 191012121
Topik : "Meningkatkan Proses Pembelajaran Yang Efektif Melalui Kontrak Perkuliahan"
Pendahuluan
1. Latar Belakang -----
2. Rumusan Masalah:
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana Meningkatkan Proses
Pembelajaran Yang Efektif Melalui Kontrak Perkuliahan?
3. Tujuan Penelitian:
Untuk meningkatkan Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas melalui kontrak perkuliahan.
4. Manfaat Penelitian:
Untuk membantu dosen dalam menyusun kontrak perkuliahan/kontrak belajar bagi setiap
mata kuliah yang diampu, agar pelaksanaan proses pembelajaran di kelas dapat terlaksana
dengan baik, efektif dan efisien.
5. Devinisi Operasional Variabel:
Kontrak perkuliahan merupakan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa mengenai
berbagai aspek perkuliahan termasuk di dalamnya mengenai bentuk dan isi program belajar.
Fungsi kontrak perkuliahan adalah menjelaskan peranan dan tanggung jawab mahasiswa dan
dosen dalam rangka meningkatkan efisiensi belajar.
Terima Kasih..
Bismillah...
BalasHapusAssalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Nama : Yuliana A. Dunggio
Nim. : 191012126
Topik : Meningkatkan pemahaman siswa pada MK Fiqh Kontemporer melalui Voice Note
Bab I Pendahuluan
1. Latar Belakang...
2. Rumusan Masalah :
Tidak ada penjelasan materi pada pembelajaran online
3. Tujuan penelitian :
Untuk meningkatkan pembejaran online yang lebih efektif dan efisien melalui Voice Note
4. Manfaat penelitian:
Untuk membantu Dosen/guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai MK, agar pelaksanaan pembelajaran tetap terlaksanan dengan lebih baik.
5. Definisi Operasional Variabel
Ada 2 variabel dari topik di atas yaitu : Pertama pemahaman siswa pada MK Fiqh Kontemporer. Kedua Voice Note
A. Pemahaman siswa adalah seberapa besar siswa tersebut dalam menangkap makna dan arti dari penjelasan MK Fiqh Kontemporer
B. Voice Note adalah suatu fitur yang di sediahkan pada salah satu aplikasi, yang dimana voice note tersebut digunakan untuk mengirimkan pesan dalam bentuk suara atau audio kepada siapapun. Termasuk voice note ini bisa di gunakan untuk menjelaskan materi.
Baik itulah jawaban saya,mohon maaf atas kesalahan🙏 dan terima kasih atas kesempatan🙏
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama: Nur Rahmiya D. Suleman
Nim: 191012122
Topik: Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Penggunaan Media Power Point Pada Pembelajaran Akidah Akhlak
Bab I Pendahuluan
1. Latar Belakang....
2. Rumusan Masalah:
Kurangnya pemahaman siswa terhadap pelajaran akidah akhlak
3. Tujuan Penelitian:
Untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media power point pada pembelajaran akidah akhlak
4. Manfaat Penelitian:
Dapat membantu/meringankan guru dalam mengkondisikan siswanya, karena melalui media pembelajaran siswa akan terpusat perhatiannya pada media pembelajaran tersebut, sehingga siswa dapat lebih efektif dalam belajar.
5. Definisi Operasional Variabel.
Ada 2 variabel dari topik di atas yaitu: hasil belajar dan media power point
A. Hasil belajar adalah kompetensi/kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik setelah belajar yang mencakup 3 ranah yaitu, kognitif, afektif, dan psikomotorik.
B. Media power point, adalah salah satu aplikasi yang dikhususkan untuk presentasi dalam bentuk slide dengan bantuan LCD proyektor. Powerpoint dapat membantu keberhasilan siswa dalam memahami materi yang disampaikan dengan gaya yang menarik.
Sekian Terimakasih 🙏
Bismillah
BalasHapusNama : Inang kobis
Nim: 191012151
Topik : meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab pada mata pelajaran tafsir Tarbawih
Bab 1 Pendahuluan :
Identifikasi masalah:
materi kurang lengkap di jelaskan pada mata pelajaran tafsir Tarbawih
Rumusan Masalah :
Apakah penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tafsir Tarbawih ?
Tujuan penelitian :
Untuk mengetahui penerapan metode tanya jawab dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tafsir Tarbawih
Manfaat penelitian :
Dengan adanya metode tanya jawab dapat melatih dan merangsang daya nalar serta daya ingat siswa
Definisi operasional variabel
2 definisi variavel di atas
Pertama : Hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab
Kedua : metode tanya jawab
Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru tentang pemahaman membaca.
Terimakasih
Bismillah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama memin Husain
Nim 191012141
Kelas Pai 6D
Topik : "Meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Pembelajaran discovery learning
Pendahuluan
1. Latar Belakang -----
2. Rumusan Masalah:
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana upaya seorang guru dalam Meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui model pembelajaran discovery learning?
3. Tujuan Penelitian:
Untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui media pembelajaran discovery learning
4. Manfaat Penelitian:
Dengan adanya media pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan pemahaman serta keaktifan belajar peserta didik agar pelaksanaan proses pembelajaran di kelas dapat terlaksana
dengan baik, efektif dan efisien.
5. Devinisi Operasional Variabel:
1. Keaktifan belajar
Keaktifan belajar merupakan proses kegiatan belajar mengajar yang subjek didiknya secara intelektual dan emosional sehingga siswa mampu berpartisipasi secara aktif dalam melakukan kegiatan belajar
2. Discovery learning
Discovery learning merupakan model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menemukan sendiri pengetahuan yang ingin disampaikan dalam pembelajaran
Bismillah..
BalasHapusNama:Rahmawati Wolingo
Nim:191012136
Topik:"meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran interaktif"
Pendahuluan
1.Latar belakang.....
2.rumusan masalah:
Kurangnya motivasi belajar siswa di sebabkan cara penyampaian materi yg monoton,sulit di pahami dan kurangnya penggunaan media belajar.
3.tujuan penelitian:
Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajarn interaktif.
4.manfaat penelitian:
Dengan adanya media pembelajarn interaktif ini dapat menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar,dan juga materi pelajarn akan lebih jelas sehingga dapat di pahami oleh siswa dan dapat memungkinkan siswa untuk lebih menguasai tujuan pembeljrn.
5.Devinisi operasional variabel:
Ada 2 variabel dari topik di atas yakni:
Motivasi belajar dan media pembelajarn interaktif
1.motivasi belajar adalah dorongan yang berasal dari luar dan dalam diri seseorang untuk semngat belajar.
2.media pembelajarn interaktif ialah suatu layanan digital (multimedia) yang di berikan oleh guru kepd siswa dngan menyajikan konten pembelajarn seprti teks,gambar atau animasi,vidio audio hingga vidio game.
Sekian trimaksih🙏
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
BalasHapusNama : Rifki bobihu
Kelas : PAI 6.D
Topik : ( Meningkatkan kualitas belajar siswa melalui penyampain teori yang disertai praktek) pada mata pelajaran Al-Qur'an dan hadits.
Bab 1 PENDAHULUAN
1. Rumusan masalah; Para peserta didik kurang mampu memahami materi yang disampaikan karena lebih banyak teori dibanding praktek
2. Tujuan penelitian
a. Memudahkan para peserta didik untuk memahami penjelasan yang disampaikan oleh guru secara teori dan praktek
3. Manfaat penelitian
a. demikian pembelajaran yang disampaikan oleh guru secara teori disertai praktek, maka dapat memudahkan para peserta didik untuk
memahami materi yang disampaikan secara jelas dan detail
4. Definisi operasional variabel
a. Variabel pertama
~Kualitas belajar yang merupakan salah satu bentuk karakter atau sifat para peserta didik dalam proses belajar dimana para peserta didik diharuskan untuk mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa baik secara teori maupun praktek yang bertujuan untuk menggapai suatu nilai yang diinginkan
b. Variabel kedua
~ penyampaian teori dan praktek
-teori merupakan suatu kumpulan dari beberapa definisi untuk memberikan suatu pengertian atau pendapat yang disampaikan oleh seseorang dan diakui oleh orang lain.
- praktek merupakan suatu tindakan atau pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memberikan suatu penjelasan secara jelas dan detail bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa secara jelas.
Sekian terima kasih 🙏
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusbismillah
BalasHapusassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
nama : apriyanti payapo
nim : 191012131
kelas : pai 6 d
topik : ( meingkatkan hasil belajar sejarah siswa melalui metode resitasi)
Bab I
a. latar belakang---
b. rumusan masalah : kurang efektifnya metode yang doberikan guru terhadap siswa sehingga berdampak pada hasil belajar siswa dan tidak adanya peningkatannya
c. tujuan penelitian : untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengunggunakan metode resitasi
d. manfaat penelitian : dapat mempermudah pemahaman dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran terutama sejarah dengan menggunakan metode resitasi yang efektif
e. definisi operasional variabe :
1. hasil belajar : Menurut Gagne dan Briggs hasil belajar adalah sebagai kemampuan yang
diperoleh seseorang sesudah mengikuti proses belajar
kesimpulanya yaitu hasil belajar adalah siswa memperoleh kemapuan dalam meningkatkan hasil belajarnya ketika sudah mengikuti proses belajar
2. metode resitasi : Menurut Djamarah dan Zein (2010), metode resitasi adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar yang bertujuan untuk merangsang anak agar aktif belajar, baik secara individual ataupun secara kelompok.
kesimpulannya : dimana metode resitasi adalah metode yang diterapkan guru terhadap siwa untuk meningkatkan hasil belajarnya dari segi tugas dan keaktifan lainnya yang dapat merangsang siswa agar dapat belajar giat.
sekian terimakasih
wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusAssalamu alaikum Wr. Wb.
BalasHapusNama : Fidyawati M.I. Banti
NIM : 191012144
Topik : Pemanfaatan penggunaan video YouTube dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh
BAB I (PENDAHULUAN)
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana penggunaan video Youtube sebagai media pembelajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?
2. Apakah terdapat pengaruh media vedio youtube terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?
3. Apakah terdapat pengaruh media video Youtube secara bersamaan terhadap motovasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh ?
C. Tujuan Penelitian
1. Mengetahui peggunaan video Youtube sebagai media pembelajaran
PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh.
2. Mengetahui pengaruh media vedio youtube terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembalajaran PAI di kelas VII SMP N 1 Paleleh.
3. Mengetahui pengaruh media video Youtube secara bersamaan terhadap motovasi belajar dan hasil belajar siswa kelas VII SMP N 1 Paleleh.
D. Manfaat Penelitiam
1. Dapat memberikan bantuan pemikiran
terhadap dunia pendidikan, khususnya tentang pentingnya kreativitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan segala fasilitas internet terutama Youtube dalam sistem pembelajaran.
2. Dapat memberikan informasi yang benar tentang
penggunaan video dari Youtube dalam pembelajaran, agar menjadi pertimbangan positif dalamvmemaksimalkan proses belajar mengajar dan dapat mendesain ulang pemanfaatan Youtube kearah yang lebih
positif dan kreatif serta dinamis bukan statis.
E. Definisi Oprasional Variabel
1. Youtube mempunyai pengertian sebagai situs media digital (video) yang dapat di download, diunggah, serta dibagikan (share) di seluruh penjuru negeri (Baskoro, 2009). Menurut Sianipar (2013) youtube ialah sebuah basis data berisi konten video yang popular di media sosial serta penyedia beragam informasi
yang sangat membantu.
2. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.
Pendidikan agama islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa (kurikulum PAI, 3: 2002).
Sehingga dapat di sumpulakn bahwa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah suatu upaya yang dilakukan oleh pendidik pendidikan Agama Islam untuk membelajarkan peserta didik agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu menjadi manusia paripurna atau insan kamil yang terefleksi dalam kehidupan sehari- hari.
Sekian dan terimah kasih🙏🙏
Bismillahirrohmanirrohim
BalasHapusAssalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Nama : Audyarsa R. Alam
Nim : 191012134
Kelas : PAI D 6
Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode belajar konvensional dan praktek
BAB I
1. Pendahuluan
A. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
Apakah metode belajar konvensional dan praktek dapat meningkatkan hasil belajar siswa di bandingakan dengan metode belajar lainnya
3. Tujuan Penelitian
Membandingkan hasil belajar siswa melalui metode belajar konvensional dan praktek dengan metode belajar lainnya
4. Manfaat Penelitian
Memudahkan siswa memahami materi pembelajaran yang di berikan oleh guru yang dibarengi dengan praktek
5. Definisi Operational Variable
Peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode belajar konvensional dan praktek
Trimakasi
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
BalasHapusNama : Yudittira makalalag
Nim : 191012128
Topik : Penggunaan media projected motion untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pendahuluan
1. latar belakang
2. Rumusan masalah :
Apakah Penggunaan projected motion dapat meningkatkan hasil belajar siswa?
3. Tujuan penelitian:
Untuk mengetahui penggunaan projected motion dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
4. Manfaat :
a. Bagi peserta didik dapat menumbuhkan Minat belajar siswa Dan meningkatkan hasil belajar siswa.
b. Bagi guru dapat meningkatkan mutu pembelajaran dikelas Dan dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pembelajaran.
5. Definisi operasional variabel
a. Projected motion
b. Hasil belajar
Projected motion adalah media yg mampu memprojeksikan berbagai Pesan melalui sabuah alat dalam bentuk audio, visual, maupun audio visual yg lbih menarik misalnya media gmbar atau gmbar Bergerak, video atau film.
Hasil belajar adalah kemampuan yg diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar.
Trimakasih.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama: Rindiyani S. Hulamahe
Nim: 191012140
Topic: upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan beragam
Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah......
B. Rumusan masalah
Bagaimanakah cara menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan motivasi belajar siswa ?
C. Tujuan penelitian
1. Meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat
D. Manfaat penelitian
1. Memudahkan guru dalam mengetahui metode pembelajaran yang tepat dalam mengajar
2. Menumbuhkan minat dan rasa ingin tahu siswa dalam belajar
E. Definisi operasional variabel
1. Motivasi belajar
Motivasi belajar artinya adalah dorongan dari diri siswa untuk mencapai tujuan belajar, misalnya pemahaman materi atau pengembangan belajar. Motivasi dapat berasal dari luar maupun dari dalam diri peserta didik itu sendiri.
2. Metode pembelajaran
Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan dalam mengimplementasikan rencana belajar yang telah disusun melalui kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. sederhananya, metode pembelajaran merupakan alur kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan materi kepada siswa yang dilakukan dari awal sampai akhir proses pembelajaran.
Thank you 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama: Pinkan Tulong
Nim:191012155
Topik:"meningkatkan hasil belajar siswa melalui proses pembelajaran interaktif dan motivasi pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan Budi pekerti melalui metode hasil belajar".
Bab I Pendahuluan
1.Latar belakang.....
2.Rumusan masalah:
Penjelasannya terlalu cepat dan materi nya hanya sedikit yang dijelaskan
3.Tujuan penelitian:
Untuk meningkatkan hasil belajar siswa serta pemahaman siswa dalam proses pembelajaran
4.Manfaat penelitian:
Manfaat penelitian ini yaitu dengan adanya proses pembelajaran yang interaktif ini dapat menambah minat siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa mampu dan bisa memahami pembelajaran ini.
5.Devinisi operasional variabel:
Ada 2 variabel dari topik di atas yakni:
Motivasi belajar dan media pembelajarn interaktif :
1.Motivasi belajar yaitu memberikan semangat dalam menjalani sesuatu agar keinginan tercapai.
2.Media pembelajaran interaktif adalah suatu layanan digital (multimedia) yang di berikan oleh guru atau pengajar kepada siswa dengan menyajikan berbagai macam pembelajaran seperti LKS(lembar kerja siswa),video pembelajaran dan audio tentang pembelajaran.
Sekian terimakasih 🙏
Assalamualaikum Wr.Wb.
BalasHapussaya mahasiswi PAI 6D Telah Menyelesaikan Tugas Yang Ibu Berikan...
NAMA : Nurul Jihan Minarmi Lamama
NIM: 191012139
Topik : Meningkatkan hasil Belajar siswa melalui media powerpoint interaktif pada mata pelajaran fiqih
BAB 1
Pendahuluan
1. Latar Belakang
-
2. Rumusan Masalah
-Bagaimana Upaya Seorang Guru dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui Upaya Seorang Guru dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa melalui media powerpoint interaktif
4. Manfaat Penelitian
Bagi guru : dapat memberikan solusi untuk mengajarkan materi kepada peserta didik melalui media powerpoint interaktif
Bagi siswa : meningkatnya minat dan keaktifan dalam proses pembelajaran dikelas sehingga tidak jenuh dan membosankan
5. Definisi operasional Variabel.
Terdapat dua variabel yaitu :
a. Hasil Belajar menurut W. winkel (dalam buku psikologi pengajaran 1989:82)Adalah keberhasilan yang di capai oleh siswa bagi kebanyakan orang berarti evaluasi/ulangan,ujian atau tes .dapat dilakukan pada rana Afektif,kognitif,dan psikomotorik
b. Media Powerpoint
Media adalah sebuah alat atau sarana komunikasi,penghubung,ataupun perantara,
Sedangkan power point adalah suatu aplikasi dari microsof yang diperuntukkan sebagai media presentasi.
Assalamu'alaikum wr.wb
BalasHapusNama : Helmita Harun
Kelas : PAI 6D
NIM : 191012157
Topik : Meningkatkan prestasi belajar PAI dengan memanfaatkan media pembelajaran PAI
Bab 1
Pendahuluan
1. Latar belakang
-
2. Rumusan masalah
Bagaimana meningkatkan prestasi melalui media pembelajaran PAI
3. Tujuan penelitian
Untuk meningkatkan prestasi belajar PAI dengan menggunakan media pembelajaran
4. Manfaat penelitian
Dapat membantu mempermudah pengajar dalam menyampaikan materi siswa tidak akan merasa bosan atau jenuh, serta bisa menumbuhkan motivasi belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa.
5. Definisi operasional variabel
Ada dua variabel dari topik di atas yaitu:
- Prestasi belajar dari siswa adalah hasil yang telah dicapai oleh siswa yang di dapat dari proses pembelajaran. Prestasi belajar adalah hasil pencapaian maksimal menurut kemampuan anak pada waktu tertentu terhadap sesuatu yang dikerjakan, di pelajari, di pahami dan di terapkan
- Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat sisma untuk belajar
nama : muhammad azsyhary mutu mokoagow
BalasHapusnim : 191012137
judul : UPAYA PENINGKATAN MAHAROH KITABAH MELALUI METODE GAMES PADA SISWA KELAS VI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KOTAMOBAGU TAHUN 2022
bab i
1. latar belakang
2. rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana pengaruh metode games dalam peningkatan maharoh kitabah pada siswa kelas VI Madrasah Tsanwiyah Negeri 1 Kotamobagu
3. tujuan penulisan
untuk mengetahui Bagaimana pengaruh metode games dalam peningkatan maharoh kitabah pada siswa kelas VI Madrasah Tsanwiyah Negeri 1 Kotamobagu
4. manfaat penelitian
terdapat manfaat teoritik dan praktis
5. kajian operaional variable
a. upaya peningkatan
b. metode games
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusNama: Nur Iman Pakaya
Nim: 191012133
Topik: Pengembangan Materi PAI dalam Pencegahan Radikalisme pada Siswa.
BAB 1 Pendahuluan
1. Latar Belakang..
2. Rumusan Masalah
Apa penyebab radikalisme tumbuh disekolah dan bagaimana cara Guru mengatasi hal tersebut melalui pengembangan materi PAI.
3. Tujuan Penelitian
Untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam mengajarkan materi PAI, serta mengatasi pemahaman radikalisme di kalangan siswa.
4. Manfaat Penelitian
Bagi peserta didik, penilitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan bahwa betapa bahayanya radikalisme yang tumbuh di lingkungan sekolah yang dapat menimbulkan perbedaan pendapat bahkan bisa mengarah pada tindakan kekerasan. Dan untuk Guru, kedudukan bahan ajar sangatlah penting agar peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran agama Islam dengan lebih baik bukan malah sebaliknya yang membuat siswa berpikir radikalisme.
5. Definisi Operasional Variabel
Dari topik yang saya tulis ini terdapat Dua Variabel yaitu : Materi PAI dan Radikalisme
Bismillah...
BalasHapusAssalamu'Alaikum wr wb. Saya Safina Akuba dengan NIM 191012159 izin mengirim tugas yang ke tiga.
Topik :
Meningkatkan hasil belajar siswa melalui media Audio Visual pada pelajaran SKI
BAB 1
1. Pendahuluan -
2. Latar belakang -
3. Rumus masalah
Tidak ada media dalam proses pembljaran
4. Manfaat Penelitian
a. Membuat siswa lebih memahami materi
b. Senang dalam proses pemlajaran
c. Menumbuhkan motivasi blajar
d. Dan lain-nya
5. Devinisi Operasional Variabel
Hasil belajar adalah nilai atau skor yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan proses belajarnya, baik pada saat semester, mid semester, dan tugas harian. Penelitian ini akan mengukur hasil belajar siswa berdasarkan nilai semester.
Media Audio Vidio
Media pembelajaran audio visual adalah media elektronik yang digunakan sebagai bahan ajar yang memanfaatkan sinyal audiodikombinasikan dengan gambar bergerak.
WaAllahu'Alam akhir kalam Wassalamu'Alaikum Wr Wb. 🙏
Bismillahirrahmanirrahim
BalasHapusAssalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh
Nama : Sinthia Lapian
Nim : 191012149
Topik : Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media audio visual
Bab 1. Pendahuluan.
A. Latar Belakang_____
2. Rumusan Masalah,
pembelajaran yang kurang menarik dan membosankan
3. Tujuan Penelitian,
Untuk Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media audio visual
4. Manfaat Penelitian,
Dengan menggunanakan media audio visual pembelajaran dapat menarik perhatian siswa, sehingga dengan ini siswa juga dapat lebih memerhatikan materi yang disampaikan. Dan juga hal in dapat menumbuhkan motivasi belajar terhadap siswa.
5. Definisi Operational Variabel.
- motivasi belajar
Motivasi belajar Menurut Djamarah (2008: 149), motivasi yang berasal dari dalam diri pribadi seseorang disebut “motivasi intrinsik”, yaitu motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar.
Hal ini dikarenakan di dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan motivasi yang berasal dari luar diri seseorang disebut “motivasi ekstrinsik”, yaitu motif-motif yang aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar.
Jadi motivasi belajar adalah dorongan yang timbul dari dalam diri siswa (intrinsik) dan dari luar diri siswa (ekstrinsik) untuk melakukan sesuatu.
- Media audio visual
(Rohani, 2007: 97-98). Media audio visual adalah merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh penegtahuan, keterampilan, atau sikap.
Media audio visual adalah media penyalur pesan dengan memanfaatkan indera pendengaran dan penglihatan. Media udio Visual adalah media intruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi), meliputi media yang dilihat dan didengar.
Sekian terimakasih
Lebih kurangnya saya mohon maaf.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Bismillah
BalasHapusNama : Sry Wahyuni A. Dj. Panua
NIM : 191012156
Judul : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Bahasa yang Lebih Mudah Dipahami
Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah : Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan bahasa yang lebih ringan
C. Tujuan Penelitian : Untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan bahasa yang lebih ringan
D. Manfaat Penelitian : Dapat membantu guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif melalui pemakaian bahasa lebih ringan, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami apa yang dijelaskan oleh guru.
E. Definisi Operasional
1. Hasil Belajar : Menurut Rusmono (2017) menyatakan bahwa hasil belajar adalah perubahan perilaku individu yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
2. Bahasa : Menurut Harun Rasyid, Mansyur dan Suratni (2009: 126) bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan
Terimakasih🙏🙏
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : Patma
Nim. : 191012146
Meningkatkan hasil Belajar melalui penggunaan media pembelajaran Yutube
Pendahuluan
A. Rumusan Masalah
Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa melalui media pembelajara Yutube serta mengembangkan media pembelajaran Yutube
B. Tujuan Penelitian
Tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar melalui media Yutube
C. Manfaat Penelitian
Agar dapat meringankan beban guru dalam menyampaikan pembelajaran dan cenderung media pembelajaran Yutube lebih menarik sehingga siswa tidak jenuh dalam belajar. Juga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar.
D. Definisi operasional variabel
1. Hasil Belajar
hasil belajar adalah sebagai terjadinya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang dapat diamati dan diukur bentuk pengetahuan, sikap dan keterampilan.
2. Media pembelajar Yutube
YouTube merupakan sebuah situs web yang disediakan bagi mereka yang melakukan pencarian video, mendownloadnya atau menontonnya secara langsung. Menurut Ratna 2013 YouTube merupakan situs video yang menyediakan berbagai informasi berupa gambar bergerak dan bisa diandalkan dalam pembelajaran.
Terimakasih
Bismillah
BalasHapusAssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Gita Dewi
Nim : 191012148
Kelas : Pai 6 D
Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode transitliterasi dalam materi kitab kuning
Bab.1 pendahuluan
A. Latar belakang masalah
B. Rumusan masalah
1). Apakah hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan metode transitliterasi?
2). Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi dalam materi kitab kuning?
C. Tujuan penelitian
1). Mengukur peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi
2). Untuk mengetahui proses peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi
D. Manfaat/Kegunaan penelitian
1) memberikan kontribusi yang tepat terhadap peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode transitliterasi
2). Untuk mengetahui apakah metode transitliterasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa
E. Definisi operasional variabel
a. Secara umum pengertian hasil belajar adalah perubahan perilaku dan kemampuan secara keseluruhan yang dimiliki oleh siswa setelah belajar, yang wujudnya berupa kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor yang disebabkan oleh pengalaman dan bukan hanya salah satu aspek potensi saja.
b. Transitliterasi dalam kamus istilah Filologi (1997;90), didefinisikan sebagai "pengetahuan teks dari suatu tulisan ke tulisan yang lebih atau dapat disebut alih huruf atau alih aksara, misalnya dari huruf Jawa ke huruf latin, dari huruf Sunda ke huruf latin, dan sebagainya.
Sekian dan terimakasih 🙏
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : khoffifa Potabuga
NIM :191012147
Kelas : PAI 6D
Topik : Meningkatkan proses belajar menggunakan sosial media melalui handphone
* Pendahuluan
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
Apakah dengan menggunakan handphone dapat meningkatkan proses belajar siswa
3.tujuan penelitian
Untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa melalui handphone
4. Manfaat
Dapat memudahkan kegiatan pembelajaran yang dilangsungkan menggunakan media internet atau yang disebut daring, hal ini bertujuan agar siswa mampu belajar menggunakan Handphone.
5.Definisi Operasional Variabel
1.Meningkatkan proses belajar adalah cara seorang guru mendidik siswa dengan berbagai sarana dan prasarana yang tidak lepas dari 8 keterampilan dasar mengajar
2.pembelajaran menggunakan Handphone adalah salah satu kegiatan belajar siswa yang mengguna sosial media guna untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam belajar menggunakan media sosial
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : Astin I Bau
NIM : 191012132
Topik : Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih
* Pendahuluan
A. Latar belakang
B. Rumusan masalah
1. Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media Audio visual pada mata pelajaran fiqih
2. Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih sesudah menggunakan media audio visual
C. Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media audio visual
2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sesudah menggunakan audio visual pada mata pelajaran fiqih
D. Manfaat penelitian
1. Manfaat Teoritis
diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memecahkan masalah keberhasilan mutu pendidikan dan perbaikan pengajaran di madrasah. Sementara bagi peneliti berikutnya hasil penelitian ini dapat memberikan masukan dan gamabaran
mengenai penggunaan media audio visual untuk dapat dijadikan sebagai
pengalaman dan melaksanaan pembelajarn ke depan.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi Guru
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambahkan
pengetahuan guru dalam mengelola perencanaan, pelaksanaan, dan penilain pemebalajaran. Hasil penelitian ini secara praktis diharapkan
mampu memotivasi guru untuk meningkatkan keterampilan dan
kompetesinya dalam mengelola pembelajaran di kelas sehingga prestasi belajar siswa sesuai dengan kurikulum pendidikan.
b. Bagi siswa
Menambah wawasan bagi siswa untuk lebih memahami pelajaran fiqih dengan menggunakan audio visual
E. Definisi Operasional Variabel
1.Penggunaan media audio visual,
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, penggunaan merupakan faedah atau manfaat.
Jadi penggunaan yang dimaksud dalam penulisan ini adalah perihal penggunaan media audio visual pada pelajaran fiqih
untuk meningkatkan hasil belajar siswa media audio visual merupakan media perantara atau
penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa
mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.
Sedangkan menurut Wina Sanjaya “Media audio visual
merupakan jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat.
Jadi dapat disimpulkan
bahwa media audio visual adalah media yang dapat bersuara dan
bergerak yang mampu dan mudah dicerna oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar
2. Hasil belajar
a. Menurut Jihad dan Haris, hasil belajar merupakan bentuk
perubahan tingkah laku yang cenderung menetap dari ranah
kognitif, afektif, dan psikomotor dari proses belajar yang
dilakukan dalam waktu tertentu.
c. Menurut Hamalik, hasil belajar merupakan sebagai tingkat
penguasaan yang dicapai oleh pelajar dalam mengikuti
proses belajar mengajar.
Berdasarkan definisi yang dikemukakan oleh para ahli maka
dapat disimpulkan bahwa hasil belajar yang dimaksud adalah prestasi belajar atau hasil yang di dapat dari pelatihan atau pengalaman selama proses belajar
TerimaKasih🙏
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : Siti Nurlan K. Sajiu
Nim : 191012160
Topik "Meningkatkan hasil belajar siswa melalui media media yang mendukung dalam proses pembelajaran agar materi bisa dipahami"
Bab 1 Pendahuluan
Identifikasi masalah
Materi yang diberikan kurangnya didukung oleh media media yang berkaitan dengan materi
Rumusan Masalah
Apakah penerapan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran statistika
Tujuan penelitian
Untuk mengetahui penerapan media dalam meningkatkan hasil belajar
Manfaat penelitian
Dengan adanya media media yang disediakan memudahkan siswa dapat belajar dan lebih paham lagi
Definisi operasional variabel
1. Media pembelajaran adalah suatu multimedia yang disediakan oleh guru untuk menyajikan materi pembelajaran seperti PPT, video dll
2. Hasil belajar, peningkatan hasil belajar siswa dengan media yang sudah disediakan akan lebih berpengaruh untuk hasil belajar siswa dengan mencakup kognitif, Afektif dan psikomotorik.
Assalamu’alaikum wr wb.
BalasHapusNama : Lalan Marsyah Buhohang
NIM : 191012124
Topik : Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Memahami Materi dengan Menggunakan Model Pembelajaran berbasis Visualisasi/Media.
Pendahuluan
Latar Belakang…….
Rumusan Masalah:
Rumusan masalah dalam penelitian saya ini adalah : Bagaimana meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Visualisasi/Media.
3. Tujuan Penelitian:
Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis visualisasi/media.
4. Manfaat Penelitian
menggunakan media dapat mempermudah siswa dalam memahami materi dan mempermudah pendidik dalam menyampaikan materi.
5. Devinisi Operasional Variabel.
Variabel yang dapat saya buat : meningkatkan pemahaman siswa dan media visualisasi
A. Siswa/I sekarang ini sudah terbiasa dalam menggunakan teknologi baik untuk menonton, bermain, dan sebagai alat komunikasi jarat jauh. Tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak sehingganya mereka terbiasa dengan teknologi sehingganya anak-anak bisa dengan mudah memahami film yang mereka tonton dibandingkan materi yang mereka pelajari di sekolah.
B. Media visualisasi merupakan semua alat peraga yang digunakan dalam proses pembelajaran yang bisa dinikmati lewat panca indra adapun media visual juga berupa foto, ilustrasi, falshcard, grafik dan media visual gerak berupa gambar-gambar proyeksi bergerak seperti video.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : Muhammad Rizki Gunawan
Nim : 191012135
Topik : Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di Masa Pandemi
Bab 1 : Pendahuluan
Latar belakang....
Rumusan Masalah : Bagaimana strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi?
Bagaimana hasil dari penerapan strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi?
3. Tujuan penelitian
Agar meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi
Untuk mengukur minat belajar siswa di masa pandemi yang di mana pandemi ini penyebab kurangnya minat belajar siswa
4. Manfaat penelitian
Bagi peserta didik, meningkatkan minat belajar siswa karena kita ketahui bersama bahwa dengan adanya Pandemi ini minat dalam belajarnya siswa ini berkurang
Bagi guru, untuk mengembangkan kemampuan guru dalam menerapkan strategi dalam upaya meningkatkan minat belajar siswa dimasa pandemi
Bagi sekolah, yaitu dengan adanya guru guru yang berkualitas sehingga membuat para siswa, minat nya dalam belajar meningkat. Sehingga membuat akreditasi sekolah naik. Dan sekolah tersebut menjadi sekolah favorit bagi para orang tua agar anaknya bisa masuk disekolah tersebut.
5. Definisi operasional variabel
A. Strategi
Strategi adalah suatu perencanaan jangka panjang yang disusun untuk menghantarkan pada suatu pencapaian akan tujuan dan sasaran tertentu
B. Minat Belajar
Minat belajar adalah dorongan dalam diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang dapat membuatnya tertarik dan senang
Bismillah
BalasHapusNama : Fadlian Panggi
Nim. 191012199
Baiklah ad beberapa masalah yang saya temui dikelas cukup Banyak apalagi ketika kuliah On-line Daring. Terlebih khusus Kuliah Administrasi Pendidikan .
Pada Mata kuliah Administrasi Pendidikan ini Kami menggunakan Media WA dengan Metode diskusi.
Kami dibagikan Tugas untuk membuat Makalah lalu didiskusikan Di WA .
Namun Setelah kami berdiskusi tidak ada Penjelasan dari dosen terkait materi materi pelajaran yang kita diskusikan
Dan Ketika Pemberian Nilai Banyak Yang mendapatkan Nilai E .
Ketika saya Konfirmasi dengan dosennya langsung, dan Kata Bu dosen disebabkan Tidak Hadir Pada Perkuliahan padahal saya sering Mengisi daftar hadir Ketika Perkuliahan. Saat Itu banyak Yang Tidak setuju karena mendapat nilai E , dan mengkonfirmasikan kepada ibu apakah ada perbaikan untuk MK ini awalnya ibu mengatakan tidak ada perbaikan dan ibu meminta kita untuk mengikuti kuliah semester pendek .
Namun banyak yang tidak setuju dan banyak yang Komplen .
Akhirnya ibu memberikan solusi dengan mengerjakan tugas tugas .
Dan Solusi Untuk masalah ini adalah seharusnya ketika Menjadi seorang pendidik seorang Guru selain dari Memberikan tugas tetapi juga memberikan Penjelasan dan juga Arahan kepada yang di didik. Dan seorang pendidik seharusnya Memantau Mengadakan pendekatan dengan Mahasiswa karena seorang pendidik bukan hanya sekedar menjelaskan Namun juga sebagai motivator bagi yang di didik sehingga menjadi pendidik yang disukai dan dirindukan ketika belajar oleh peserta didik.
Sekian mohon maaf jika ad salah Kata
Wassalamu'alaikum
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : anggun angraini
BalasHapusNim. : 191012187
Topik
UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
SISWA PADA MATA PELAJARAN (SKI)
1.katar belakang
2..rumusan masalah
a.Bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran SKI
B.Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa
dalam pelajaran Sejarah Kebudayan Islam
3.Tujuan penelitiana.
a.Untuk mengetahui pelaksanaan proses belajar mengajar mata
pelajaran SKI
B.Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar
siswa dalam pelajaran Sejarah Kebudayan Islam
4.manfaat penelitian
Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu
pembelajaran peserta didik untuk meningkatkan minat dan
prestasi belajar Sejarah Kebudayaan Islam.
2. Membuat suasana yang menyenangkan, proses belajar lebih
efektif.
5.devinisi opersional fariabel
Upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata
pelajaran SKI melalui Strategi kooperatife Learningyaitu Pertama,
menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi siswa
untuk belajar dengan membagi buku paket atau LKS yang akan dibahas atau
yang akan dipelajari. Kedua, menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan
demonstrasi atau lewat bahan bacaan.
Bismillah
BalasHapusNama : Ina Enjelina M. Ibrahim
NIM : 191012200
Kelas : PAI 6E
Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa
1. Latar Belakang
2. Rumusan masalah
a. Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
b. Bagaimana faktor penghambat konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
3. Tujuan Penelitian
a. Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
b. Untuk mengetahui apa saja faktor pemghambat konsentrasi belajar siswa pada saat pembelajaran
4. Manfaat penelitian
Hasil penelitian ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai cara guru meningkatkan konsentrasi belajar siswa serta mampu menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa berkonsentrasi lebih besar.
5. Definisi Operasional Variabel
Upaya guru PAI dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Pertama mengecek kesiapan belajar, kedua menanamkan minat dan motivasi belajar dengan cara mengembangkan “Imajinasi Berpikir”, ketiga Lingkungan belajar harus kondusif.
Nama : Fadlian Panggi
BalasHapusNim. : 191012199
Meningkatkan Keaktifan peserta didik melalui metode diskusi
A. Latar Belakang...
B. Rumusan Masalah
1. Faktor Apa saja Yang Mempengaruhi keaktifan Belajar peserta didik?
2. Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan metode diskusi yang tepat?
C . Tujuan Penelitian
1. Untuk Mengetahui Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar Peserta didik
2. Dapat Mengetahui Metode Diskusi yang tepat agar dapat Menciptakan pembelajaran yang membuat siswa Aktif
D. Manfaat Penelitian
Penelitian ini dapat Menjadi Bahan Evaluasi untuk guru agar dapat mengetahui Faktor Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan belajar peserta didik, serta dapat membantu
Menemukan masalah masalah dalam pembelajaran Khususnya Dalam menggunakan Metode diskusi.
E . Definisi Operasional Variabel
1 .Keaktifan siswa yaitu sesuatu yang mengajak siswa untuk belajar secara aktif. untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang di berikan oleh guru dalam mata pelajaran yang disajikan.
2. Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan peserta didik pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode diskusi adalah untuk memecahkan permasalahan, menjawab pertanyaan dan memahami pengetahuan peserta didik, serta untuk membuat suatu keputusan.
Bismillah
BalasHapusNama: Sintiya Sayiu
Kelas: PAI 6 E
Nim: 191012182
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR
1.Latar Belakang
2.Rumusan Masalah
a.Apa saja jenis-jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik?
b.Bagaimana strategi guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar?
3.Tujuan Penelitian
a.Untuk mengetahui jenis-jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik.
b.Untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.
4.Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini digunakan untuk memberikan informasi terkait strategi yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar sehingga mampu menciptakan peserta didik yang cerdas.
5.Definisi Operasional Variabel
Strategi yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar yaitu menggunakan metode diskusi, audio visual, dan praktik dengan tujuan agar peserta didik tidak jenuh, dan meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan materi yang belum dipahami.
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusNama: Agim Imam Pasue
Kelas: PAI6E
Nim: 191012181
Peran Guru Memberi Tugas PR Untuk meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Setiap Pembelajaran
1.Latar Belakang
2.Rumusan Masalah
a.Seperti apa model tugas pekerjaan rumah yang diberi guru.?
b.bagaimana antusias siswa dalam mengerjakan tugas rumah yang diberi guru.?
3.Tujuan Penelitian
a.Untuk mengetahui cara guru memberi tugas rumah kepada siswa
b.Untuk mengetahui proses pengerjaan siswa ketika di beri tugas rumah.
4.Manfaat Penelitian
Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui kerja sama antar guru dengan siswa dalam menyelesaikan pembelajaran yang efektif.
5.Definisi Operasional Variabel
Cara yang digunakan guru adalah mengefektifkan pembelajaran tidak hanya di sekolah tetapi juga para siswa bisa belajar di rumah dengan di adakan tugas rumah atau PR ini memabantu siswa untuk lebih memahami lagi setiap pembelajaran.
Nama:Abd Rahman T Yunus
BalasHapusKelas:PAi 6 E
Nim:191012176
MASALAH-MASALAH YG DIHADAPI GURU DI DALAM KELAS
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
A.apa saja masalah-masalah yang dihadapi guru di dalam kelas.?
B.bagaimna strategi guru dalam menghadapi masalah-masalah di kelas.?
3.Tujuan penelitian
A.Untuk mengetahui masalah-masalah yg di hadapi guru di dalam Kelas
B.untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi masalah yang ada di kelas.
4.Manfaaf Penelitian
Hasil penelitian ini di gunakan untuk memberikan informasi mengenai masalah-masalah yg di hadapi guru di dalam Kelas dan bagaimana Strategi guru menghadpi masalah di Dalam kelas sehingga Terciptanya ruangan Kelas Yg efektif.
5.Definisi Operasional Variabel
Strategi yang dilakukan Guru ketika menghadapi masalah-masalah didalam kelas,karena seorang guru harus profesional dalam menghadapi masalah-masalah di Dalam kelas.jadi kita sebagai calon seorang guru harus melakukan pendekatan terhadap siswa tersebut sehiga tidak terjadi masalah-maslah yg kita tidak Inginkan,Pendekatan anjuran dan larangan (untuk guru sendiri) :
1). Jangan menegur siswa di hadapan kawan-kawannya
2). Jangan menggunakan nada suara yang tinggi dalam memberi peringatan.
3). Bersikap tegas dan adil terhadap semua siswa.
4). Jangan pilih kasih.
5). Buktikan terlebih dahulu siswa itu bersalah sebelum memberikan hukuman.
6). Patuhilah aturan-aturan yang telah kita tetapkan.
Nama : Andri S. Loing
BalasHapusKelas : PAI E
Nim : 191012164
Guru dituntut profesional dalam mengajar
1.Latar belakang
2.Rumusan masalah
a.Hal hal apa yang harus guru kuasai sehingga dikatan profesional
b.kenapa guru dituntut profesional
3.Tujuan penelitian
a.mengatasi siswa siswi yang maksimal dalam pembelajaran
b.Kurangnya pemahaman siswa siswi terhadap pembelajaran
4.Manfaat penelitian
a.menumbuhkan semangat serta motifasi beserta dorangan terhadap pembelajaran
b.meningkatkan intelektual siswa siswi
5.Definisi variabel
Dalam menciptakan generasi penerus bangsa tentu ada dasar, nah dasar seorang siswa ada pendidikan jika sekiranya pendidikan mereka tida maksimal karena ulah guru yang tidak profesional maka apa yang akan terjadi
Nama :Rizal Thalib
BalasHapusKelas :Pai 6E
Nim :191012177
Pengaruh Model Research Based ELearning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran
Fisika.
1.Latar Belakang
2.Rumusan masalah
yaitu apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir
kritis siswa dalam pembelajaran fisika antara yang belajar dengan model research
based e-learning (RBeL) dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran
direct e-learning (DeL)?
3.tujuan penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan
kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika antara yang belajar
dengan model Research Based E-Learning (RBeL) dengan siswa yang belajar
dengan model pembelajaran Direct e-learning (DeL).
4.Manfaat penelitian
Hasil penelitian ini dapat memberikan landasan teoritis sebagai upaya
pemecahan masalah dalam pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran fisika
yang selama ini dialami oleh siswa.Terdapat indikasi yang signifikan jika model
pembelajaran ini dapat menggantikan pembelajara direct e-learning (DeL) yang
selama ini digunakan di sekolah. Pembelajaran research based e-learning (RBeL)
penting untuk diimplementasikan dalam pembelajaran agar siswa dapat
memahami konsep fisika dalam kehidupan nyata, tidak terbatas pada teori dan
tuntunan buku ajar.
5.Definisi operasional Variabel
Research based e-learning (RBL) merupakan model pembelajaran
research based learning yang diajarkan dengan meggunakan metode daring.
Research based learning sendiri merupakan salah satu metode Student Centered
Learning (SCL) yang mengintegrasikan penelitian di dalam proses pembelajaran.
Nama :Fandri A. Nodu
BalasHapusKelas :PAI 6E
Pengaruh Sarana dan Prasarana terhadap Proses Pembelajaran
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembelajaran merupakan sesuatu yang tercipta dari berbagai faktor pendukung seperti, pengajar, peserta didik, ruang kelas dan masih banyak lagi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas mengenai sarana dan prasaran.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah sarana dan prasarana dapat mempengaruhi proses pembelajaran?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh sarana dan prasarana terhadap proses pembelajaran.
D. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini menjadi landasan teoritis dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran
E. Definisi Operasional Variabel
1. Sarana merupakan segala sesuatu yang dipakai sebagai alat untuk mencapai makna dan tujuan
2. Prasarana merupakan segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses.
Nama : Febriyanto podilito
BalasHapusNim. : 191012167
Topik :
UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
SISWA PADA MATA PELAJARAN AGAMA
1.katar belakang
2.rumusan masalah
a. Bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran agama
b. Bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa
dalam pelajaran agama
3.Tujuan penelitian
a. Untuk mengetahui pelaksanaan proses belajar mengajar mata
pelajaran agama
b. Untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran agama
4.manfaat penelitian
Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu
pembelajaran peserta didik untuk meningkatkan minat dan
prestasi belajar Sejarah Agama.
Membuat suasana yang menyenangkan, proses belajar lebih
efektif.
5.devinisi opersional fariabel
Upaya guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata
pelajaran agama melalui Strategi kooperatife Learningya itu Pertama,
menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi siswa
untuk belajar dengan membagi buku paket atau LKS yang akan dibahas atau
yang akan dipelajari. Kedua, menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan
demonstrasi atau lewat bahan bacaan.
Nama : Mohamat Syain Paputungan
BalasHapusNim : 191012197
Kls : PAI 6 E
Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang kondusif
Bab I Pendahuluan
Secara eksplisit dinyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
proses pembelajaran di dalam kelas antara adalah kompetensi guru, metode
pembelajaran yang dipakai, kurikulum, sarana dan prasarana, serta lingkungan
pembelajaran baik lingkungan alam, (psiko)sosial dan budaya (Depdikbud, 1994).
Dapat diartikan disini bahwa lingkungan sosial pembelajaran di kelas maupun di
sekolah (kantor guru dan staf tata usaha) mempunyai pengaruh baik langsung
maupun tak langsung terhadap proses KBM.
B. Rumus Masalah
1. Bagaimana Menciptakan pembelajaran yang kondusif?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk Mengetahui cara menciptakan pembelajaran yang kondusif
D. Manfaat Penelitian
untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.
E. Definisi Operasional Variabel
1. Kondusif, berati "tenang", "mendukung" untuk memberikan hasil yang diinginkan.
2. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.
Bismillah
BalasHapusNama: Priska Fransiska Ibrahim
NIM : 191012163
Kelas : PAI 6 E
Topik : "Pembelajaran yang dapat membangkitkan inovasi belajar siswa"
BAB I
A. Latar Belakang
---
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana teori-teori yang berhubungan dengan inovasi?
2. Bagaimanakah pendekatan pembelajaran dengan membangkitkan inovasi siswa?
C. Tujuan penelitian
Untuk mengetahui serta menerapkan teori-teori yang berhubungan dengan inovasi juga mengetahui pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan inovasi siswa
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian untuk mendapatkan hasil dari proses pendidikan yang maksimal dan menghasilkan siswa-siswi yang inovatif.
E. Definisi Variabel
- Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia.
- Pembelajaran inovatif adalah suatu proses pembelajaran pada umumnya yang dilakukan oleh guru dan lebih mengarah pada pembelajaran yang berpusat pada siswa yang prosesnya dirancang dan dikondisikan untuk siswa agar siswa belajar atau singkatnya pembelajaran inovatif adalah pembelajaran aktif.
Nama : Nursakinah Baharudin
BalasHapusKelas : PAI 6E
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.2 Rumusan masalah
Mengajar menggunakan LCD meningkatkan minat belajar siswa.
1.3 Tujuan Penelitian
Meningkatkan motivasi belajar siswa didalam kelas.
1.4 Manfaat penelitian
Membantu para siswa meningkatkan minat belajar dan membuat guru lebih mudah dalam mengajar.
1.5 Definisi Operational variabel
Penggunaan LCD dalam pembelajaran biasanya lebih mempermudah murid dalam mengingat pembelajaran, sebab terdapat gambar yang dapat dilihat secara langsung melalui LCD, dan Meningkatkan kreativitas guru dalam membuat materi yang lebih unik dan indah untuk menarik perhatian murid dalam belajar.
Nama : Nursakinah Baharudin
BalasHapusKelas : PAI 6E
Topik : Meningkatkan minat belajar siswa dalam mengajar melalui LCD.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.2 Rumusan masalah
Mengajar menggunakan LCD meningkatkan minat belajar siswa.
1.3 Tujuan Penelitian
Meningkatkan motivasi belajar siswa didalam kelas.
1.4 Manfaat penelitian
Membantu para siswa meningkatkan minat belajar dan membuat guru lebih mudah dalam mengajar.
1.5 Definisi Operational variabel
Penggunaan LCD dalam pembelajaran biasanya lebih mempermudah murid dalam mengingat pembelajaran, sebab terdapat gambar yang dapat dilihat secara langsung melalui LCD, dan Meningkatkan kreativitas guru dalam membuat materi yang lebih unik dan indah untuk menarik perhatian murid dalam belajar.
Mohon maaf atas kesalahan.🙏
Nama : Mascarena Refangheni Tristi
BalasHapusNim : 191012193
Topik : membentuk pribadi siswa dan siswi yang beretika dengan mendemostrasikan sikap 5S .
Bab I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Etika merupakan hal yang baik dan yang buruk yang harus dimiliki oleh semua orang. Terutama pada pelajar siswa dan siswi dalam proses pembelajaran, Pembelajaran sendiri merupakan sesuatu yang tercipta dari berbagai faktor pendukung seperti, pengajar, peserta didik, ruang kelas dan masih banyak lagi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas mengenai Membentuk pribadi siswa dan siswi yang beretika.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud sikap 5S!
2. Bagaimana cara membentuk sikap siswa dan siswi yang yang beretika!
C. Tujuan
Adapun tujuan disini yaitu, diharapkan siswa dan siswi dapat beretika dan berakhlak yang baik dengan menerapkan sikap 5S yaitu ( senyum, Sapa, salam, sopan dan santun), pada kehidupan sehari-hari.
D. MANFAAT
Adapun manfaat yang didapatkan yaitu, lahirnya siswa dan siswi yang memiliki etika dan akhlak baik di era globalisasi saat ini.
E. DEVINISI OPERASIONAL VARIABEL
Strategi yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar yaitu menggunakan metode diskusi, audio visual, dan praktik dengan tujuan agar peserta didik tidak jenuh, dan meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan materi yang belum dipahami. Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan peserta didik pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode diskusi adalah untuk memecahkan permasalahan, menjawab pertanyaan dan memahami pengetahuan peserta didik, serta untuk membuat suatu keputusan.
Afwan
Nama :Windi afrianti gagamo
BalasHapusKelas : PAI 6E
NIM : 191012346
1.1 Latar belakang
Salah satu kompetensi yang perlu dimiliki seorang guru dalam melaksanakan tugasnya adalah mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar merupakan suatu faktor penting dalam keaktifan sebuah pembelajaran terlebih di tingkat perguruan tinggi. Kurangnya bahan ajar tentunya dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran.
1.2 Rumusan MasalahMasalah
1. Bagaimana definisi pengembangan?
2. Bagaimana asas materi ajar?
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui definisi pengembangan dan mengetahui bagaimana asas materi ajar.
1.4 Manfaat
Adapun manfaat yang didapatkan yaitu seorang guru dapat melakukan pengembangan bahan ajar agar pembelajaran lebih efektif dan efisien.
1.5 Definisi operasional variabel
Pengembangan berarti pola pertumbuhan, perubahan secara perlahan dan perubahan secara bertahap. Materi ajar adalah salah satu komponen sistem pembelajaran yang memegang peranan penting dalam membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
Nama :Windi afrianti gagamo
BalasHapusKelas : PAI 6E
NIM : 191012346
Topik : Pengembangan bahan ajar
1.1 Latar belakang
Salah satu kompetensi yang perlu dimiliki seorang guru dalam melaksanakan tugasnya adalah mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar merupakan suatu faktor penting dalam keaktifan sebuah pembelajaran terlebih di tingkat perguruan tinggi. Kurangnya bahan ajar tentunya dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran.
1.2 Rumusan MasalahMasalah
1. Bagaimana definisi pengembangan?
2. Bagaimana asas materi ajar?
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui definisi pengembangan dan mengetahui bagaimana asas materi ajar.
1.4 Manfaat
Adapun manfaat yang didapatkan yaitu seorang guru dapat melakukan pengembangan bahan ajar agar pembelajaran lebih efektif dan efisien.
1.5 Definisi operasional variabel
Pengembangan berarti pola pertumbuhan, perubahan secara perlahan dan perubahan secara bertahap. Materi ajar adalah salah satu komponen sistem pembelajaran yang memegang peranan penting dalam membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
Nama: Pira
BalasHapusKelas : PAI 6E
NIM 191012170
Topik :Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Online Akibat Pandemi *COVID-19*
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
_
B. Rumusan masalah
1. Seberapa tinggi motivasi belajar siswa pada masa pandemi covid-19
C. Tujuan penelitian
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mencari titik permasalahan yang menjadi kendala, faktor-faktor serta dampak yang ditimbulkan
pada masa pandemi Covid-19. Namun secara khusus tujuan penelitian ini
adalah:
1. Untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19
2. Untuk mengetahui kendala dalam memberikan motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19
D. Manfaat penelitian.
Motivasi belajar siswa pada pembelajaran online dapat di tingkatkan dengan memanfaatkan penggunaan media yang menarik, sehingga akan membuat siswa pembelajaran. Dalam hal ini, guru bisa membuat atau menggunakan media animasi untuk mendukung pembelajaran online.
Contohnya, guru bisa membuat atau menggunakan media animasi untuk mendukung proses pembelajaran, yaitu dalam proses penyampaian materi pelajaran
E. Definisi operasional variabel
Strategi Meningkatkan Motivasi belajar siswa:
*kebermaknaan*, siswa termotivasi belajar apabila hal-hal yang dipelajari mengandung makna tertentu baginya.
*Komunikasi terbuka*, siswa lebih suka belajar bila penyajian terstruktur
supaya pesan-pesan guru terbuka terhadap pengawasan siswa.
*Latihan yang bermanfaat*, siswa lebih senang belajar, jika mengambil
bagian yang aktif dari latihan/praktik untuk mencapai tujuan
pengajaran.
Bismillah
BalasHapusNama : Mutia kasim
Kelas : PAI 6 E
Nim : 191012192
Topik : "Upaya guru meningkatkan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di Madrasah Aliyah"
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
Bagaimana penerapan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di MA
Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan metode drill yang tepat?
3. Tujuan penelitian
Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode drill dalam pembelajaran al quran hadist di MA.
Untuk mengetahui metode drill yang tepat
4. Manfaat penelitian
Dengan adanya metode drill dapat meningkatkan pemahaman dan menambah motivasi belajar pada siswa. Dan juga materi akan lebih jelas dan mudah di terima oleh siswa.
5. Devinisi operasional variabel
a. Metode drill
b. Pembelajaran
Metode drill adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran pendidikan agama Islam dengan melatih peserta didik secara berulang-ulang dalam bentuk lisan, tulisan, maupun aktivitas fisik agar peserta didik memiliki keterampilan yang tinggi dalam menguasai bahan pelajaran
Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : Windi Dj Husain
BalasHapusNIM : 191012161
Kelas : PAI 6 E
Topik :
Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pelajaran PAI melalui penerapan motode pembelajaran Reading Guide.
Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana penerapan metode pembelajaran reading guide pada pelajaran PAI?
2. Apakah penerapan metode pembelajaran reading guide dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran reading guide pada pelajaran PAI.
2. Untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran reading guide dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
D. Manfaat
Dengan menerapkan metode pembelajaran reading guide ini di harapkan dapat memudahkan dan memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Diharapkan juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
E. Definisi Operasional Variabel
1. Hasil belajar adalah tingkat keberhasilan dalam menguasai bidang studi ilmu pengetahuan setelah memperoleh pengalaman atau proses belajar mengajar.
2. Reading guide suatu metode pembelajaran yang dalam pelaksanaanya menitik beratkan pada unsur membaca, yakni memandu siswa untuk membaca panduan yang disiapkan oleh guru sesuai dengan materi yang akan diajarkan dengan waktu yang sudah ditentukan, disisi lain guru juga akan memberi pertanyaan yang membahas seputar materi yang telah dibaca siswa.
Terima kasih🙏
Nama: Sri Lilis Tambiyo
BalasHapusKelas : PAI-6E
Nim : 191012173
Topik: Bimbingan belajar untuk Siswa berkesulitan belajar membaca
Bab I Pendahuluan
A. Latar belakang
B. Rumusan Masalah
1. bagaimana cara mengetahui siswa sebelum dan sesudah diadakannya bimbingan
2. pengaruh kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran terhadap dirinya dan lingkungannya
3. usaha apa saja untuk mengatasi kendala tersebut
4. peranan bimbingan dalam pembelajan siswa
C. Tujuan
1. mengetahui kesulitan apa yang dihadapi siswa sehingga ia tidak mampu mengikuti pelajaran bahasa Indonesia
2. melakukan observasi, pengamatan langsung pada objek untuk mengetahui masalah-masalah apa yang dihadapi siswa khususnya siswa yang kesulitan belajar bahasa Indonesia
3. memecahkan masalah/kendala-kendala yang dihadapi saat proses bimbingan
4. menjadikan siswa yang kesulitan belajar menjadi mudah dan mau belajar dengan lebih baik dari sebelum diadakan bimbingan
D. Manfaat
1. memberi kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan isi hatinya akan butuhnya perhatian dari orangtua dan kita selaku pendidik, pembingbing dan orangtua
2. memberikan perhatian atau mendapatkan perhatian khusus dari guru
3. memberikan/membangkitkan semangat belajar siswa dan aktif dan tidak merasa minder lagi, jadi lebih percaya diri dan membuang jauh-jauh rasa putus asa
4. setelah mendapatkan bimbingan, setidaknya mereka akan mencoba dan berusaha untuk menghadapi masalah yang mereka hadapi dengan bimbingan guru dan orangtua dan berusaha untuk lebih baik.
E. Devinisi operasional Variabel
Bimbingan merupakan suatu proses yang berkesinambungan melalui proses pemberian bantuan kepada siswa supaya individu itu dapat memahami dirinya sehingga ia mampu mangarahkan dirinya dan bertindak wajar sesuai dengan ketentuan dan keadaan keluarga serta masyarakat. Layanan bimbingan sangat dibutuhkan agar siswa siswi yang mempunyai masalah dapat terbantu, sehingga mereka dapat belajar lebih baik bimbingan itu, dapat dilakukan dengan cara motivasi, pengarahan dan penyuluhan kepada yang bersangkutan. Maka tujuan utama dari bimbingan itu untuk membantu mengatasi berbagai macam kesulitan yang dihadapi siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar yang efektif dan efisien dalam bidang bahasa Indonesia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu 🙏 🙏 🙏
BalasHapusNama : Indriyani M. Tuna
Nim : 191012191
Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"
Bab 1
Pendahuluan
A. Latar belakang...
2. Rumusan Masalah
1. Faktor apa saja yang dapat mempengaruhi Efektivitas belajar?
2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?
3. Tujuan penelitian
1. Dapat mengetahui Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Belajar
2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif
4. Manfaat Penelitian
Dengan adanya Penelitian Ini dapat menambah wawasan bagi guru agar menjadikan pembelajaran yang Efektif
5. Definisi Operasional Variabel
Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan
Terimakasih...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama. : Susanti m lahami
BalasHapusKelas. : PAI 6 E
Nim. : 191012174
Topik : upaya meningkatkan motivasi belajar siswa
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
1. Apakah penyebab rendahnya motivasi belajar pada siswa?
2. Bagaimana cara meningkatkan motivasi belajar pada siswa?
3. Tujuan
Adapun tujuan yaitu me motivasi dalam proses belajar siswa adalah dapat membuat siswa menjadi semangat belajar.
4. Menfaat
Membuat siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran dan membantu siswa dalam menemukan mimpinya.
5. Definisi operasional variabel
Motivasi belajar adalah keseluruhan daya dorong yang berasal dari dalam diri maupun luar individu yang mendorong individu untuk belajar demi mengadakan perubahan tingkah laku melalui proses belajar dan pengalaman.
Terima kasih 🙏
Nama : Ismi Alamati
BalasHapusKelas : Pai 6e
Cara Guru Dalam Memberi Penguatan Piskis Pada Pelajar
PENDAHULUAN
1.Latar belakang
2.Rumusan masalah
a. Apa yang harus dilakukan guru dalam memberi penguatan psikis pada pelajar
b. Meagapa guru diharuskan memberi penguatan pada pelajar
3.Tujuan penelitian
a. Dapat memberi acuan dan penguatan pada para pelajar agar mengetahui kelemahan dan kekurangan
b. Agar para pelajar bisa fokus pada tujuan melalui penguatan psikisnya
4.Manfaat penelitian
a.memberikan semangat agar bisa konsentrasi dan siswa terfokus pada tujuan yang terarah sesuai prosedur yang ia rencanakan
b. Meningkatkan kekuatan mental para pelajar yang dimana Masing masing individu siswa mengetahui potensinya di bagian yang mereka ketahui
5.Definisi variabel
a. Sebagai seorang siswa atau pelajar di tempat apapun itu. Mereka diharuskan untuk bermental kuata atau mempuanyai psiskis yang bisa dikendalikan dengan baik, karena psikis atau kekuatam begitu berpengaruh bagi sebuah proses yang sudah diarahkan oleh sistem kependidikan. Sebagai seorang guru kita dituntut untul bisamem membuat generasi selanjutnya bisa lebih baik. Jika satu atau bahkan hanya beberapa orang saja yang mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi serta psikis yang kuat maka kita akan begitu di apresiasi oleh lingkungan manapun, karena menjadikan sesorang bermental dan psikis yang kuat itu tidak mudah.sebab jika intelektual mumpuni dan psikis kuat akan berpengaruh baik untuk proses belajar.
b. Penguatan psikis sangat bermanfaat bagi pelajar. Dikarenakan akan membuat pelajar lebih terarah dalam belajar serta bersemangat fokus dan konsentrasi. Jika hanya logikanya yang berjalan baik dan berfikir cemerlang semntara jiwa dan mentalnya sedang jatuh. Semangat belajarnya akan menurun. Disebabkan tak ada yang memberi penguatan psikis di dalam diri pelajar tersebut. Dari sinilah Penguatan psikis begitu penting diberikan oleh para guru selaku tenaga pengajar yang tak hanya menciptakan orang orang terpelajar namun juga harus menghadirkan mental sehat dalam belajar agar tetap tercipta suatu tujuan yang baik bagi prestasi yang diinginkan serta jiwa yang sempurna dalam menggapai cita cita.
Terima kasih..
Nama : Guspina M Sulu
BalasHapusKelas : PAI 6E
Pendahuluan
1. Latar Belakang
2. Rumusan masalah
A. Bagaimana perkembangan motor (fisik) siswa?
B. Bagaimana perkembangan kognitif siswa?
C.bagaimna perkembangan sosial dan moral siswa?
3. Tujuan Masalah
A. Mengetahui perkembangan motor (fisik) siswa
B. Mengetahui perkembangan kognitif siswa
C. Mengetahui perkembangan sosial dan moral siswa
4. Manfaat penelitian
Untuk mengetahui hakikat perkembangan anak sehingga mereka akan mengerti bagaimana anak dan remaja tumbuh dan berkembang dalam hal kognitif,sosial,dan moral.Guru Taman kanak kanak juga harus mengerti seperti apa siswa siswi mereka,demikian juga dengan guru SD,SMP,SMA dan PT.
5. Definisi operasional variabel
Perkembangan motor ( motorvelopment) yakni proses perkembangaYang progresif dan berhungan dengan aneka ragam keterampilan fisik anak ( motor skills). perkembangan kognitif(cognitive delpmen), yakni perkembangan fungsi intelektual atau proses perkembangan kemampuan yang berhungan dengan pahaman,pertimbanga,pengelolaan informasi,pemecahan masalah, kesenangan dan keyakinan.
Terima kasih 🙏
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BalasHapusNama : Royin Mamonto
Nim : 191012165
Topik : Meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab pada mata pelajaran akidah ahlak
Bab 1 pendahuluan:
Identifikasi Masalah :
Materi kurang lengkap di jelaskan pada mata pelajaran akidah ahlak
Rumusan Masalah :
Apakah penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah ahlak?
Tujuan penelitian :
Untuk dapat mengetahui penerapan metode tanya jawab dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah ahlak
Manfaat penelitian:
Dengan adanya metode tanya jawab dapat melatih dan merangsang daya nalar serta daya ingat siswa
Definisi operasional variabel:
Hasil belajar siswa menggunakan metode tanya jawab
Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru tentang pemahaman membaca siswa.
Terimakasih🙏
Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"
BalasHapusBab 1
Pendahuluan
A. Latar belakang...
2. Rumusan Masalah
1. Hal apa saja yang menyebabkan kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat belajar?
2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?
3. Tujuan penelitian
1. Dapat mengetahui penyebab kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat Belajar
2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif
4. Manfaat Penelitian
Dengan adanya Penelitian Ini dapat memberikan ilmu baru bagi seorang guru dalam memberikan pelajaran demi kelangsungan pembelajaran yg dinamis dan efektif
5. Definisi Operasional Variabel
Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan
Nama: Adrian Albakir
BalasHapusKelas: PAI 6E
NIM:191012184
Topik : "keefektifan dalam pembelajaran"
Bab 1
Pendahuluan
A. Latar belakang...
2. Rumusan Masalah
1. Hal apa saja yang menyebabkan kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat belajar?
2. Bagaimana Model pembelajaran Yang Efektif ?
3. Tujuan penelitian
1. Dapat mengetahui penyebab kurangnya Efektivitas dari seorang guru saat Belajar
2. Dapat mengetahui Model Pembelajaran yang Efektif
4. Manfaat Penelitian
Dengan adanya Penelitian Ini dapat memberikan ilmu baru bagi seorang guru dalam memberikan pelajaran demi kelangsungan pembelajaran yg dinamis dan efektif
5. Definisi Operasional Variabel
Keefektifan pembelajaran berkenaan dengan jalan dan upaya teknik ataupun strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan secara cepat dan tepat.
pembelajaran dapat dikatakan efektif, apabila dapat mempasilitasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan si belajar melalui penyajian informasi dan aktivitas yang dirancang untuk membantu memudahkan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan khusus belajar yang diharapkan
Nama : Alfandri Male
BalasHapusKelas : PAI 6E
Nim. : 191012189
Pendidikan akhlak di sekolah.
A. Rumusan masalah
1. Factor apa yg mempengaruhi pendidikan akhlak terhadap siswa di sekolah ?
2. Bagaimana kah metode yg di gunakan dalam pendidikan akhlak ?
B. Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui factor2 yg mempengaruhi pendidikan akhlak terhadap siswa di sekolah.
2. Untuk mengetahui metode yg di gunakan dalam pendidikan akhlak.
C. Manfaat penelitian
Dgn adanya penelitian dpt menambah wawasan tentang pendidikan akhlak bagi siswa di sekolah.
D. Definisi operasional variabel
Pendidikan akhlak adalah usaha yang dilakukan secara sadar untuk membimbing dan mengarahkan kehendak seseorang untuk mencapai tingkah laku yang mulia dan menjadikannya sebagai kebiasaan